
"sayang aku harap kau mau menyumbangkan uangmu untuk pembangunan yayasan yang akan kami dirikan bersama,Erina dan yang lainnya ," ucap Eni dengan senyuman manisnya
need melihat sang istri,pikir need lima miliar cukup untuk menyumbang sebagian gajinya
"baiklah aku akan mentransfer uang tersebut padamu," membuat Eni tersenyum,lalu mencium pipi need
"oh iya sayang aku hampir lupa ini catatan dari ibu, ucap eni sambil menyerahkan sebuah kertas pada need.
"need tersayang
ibu akan menyumbang lima puluh miliar untuk yayasan yang kami akan bangun dan ayah mu setuju jadi sebagai anak yang berbakti kau harus mentransfer dana tersebut sekarang ke rekening ke bendahara yayasan kami no rek. 345267988 titik tanpa koma, dari ibumu tersayang,ibu dan ayah pergi berbulan madu dulu.isi pesan ibu Elisa
need langsung terbelalak mendapatkan catatan ibunya,tapi apa boleh buat,titah ayahnya adalah apapun keinginan sang ibu harus di kabulkan
"jadi sayang berapa yang akan kau transfer ke rekeningku untuk sumbangan," ucap Eni antusias
melihat istrinya yang sangat antusias membuat need dilema,karena Tidak munkin dia hanya memberikan lima miliar ke istrinya untuk menyumbang sementara ibunya lima puluh miliar
need berpikir keras akhirnya dia mendapatkan solusinya
__ADS_1
mata Eni terbelalak ketika mendapatkan notifikasi dari ponselnya bahwa tabungannya telah mendapatkan transfer dana sebesar lima puluh miliar
"astaga sayang kau mau aku menyumbang sebanyak ini kau memang suami idaman," ucap Eni yang sangat bahagia
"aku akan membaut si terong malam ini sangat puas," sontak saja ucapan Eni membuat need langsung Tersenyum merekah di buatnya
sebentar lagi si terong akan di manjakan dengan spa dan totok wajah
sementara itu di perusahaan Dino ibu Desi menyuruh Dion untuk menyumbang seratus miliar untuk yayasan sebagai salah satu hukuman dan semua itu di lakukan dengan sistem Dino tak akan di gaji selama tiga bulan oleh perusahaan
membuat Dion sungguh jera dengan apa yang terjadi,dia pikir ibunya akan cuek saja seperti yang lalu tapi tampaknya ibunya serius kali ini dan itu membuat Dino takut,mengingat kekuasan ibunya yang dengan mudah dapat membuat Ayahnya bertekuk lutut
setelah semua perdebatan di kantor,Tante Desi sekeluarga pun pulang ke rumah
sampai di rumah tampak istri Dino menyambut mereka
istri Dino heran melihat wajah suaminya yang agak sedikit sendu
setelah masuk kamar, istrinya bertanya
__ADS_1
"sayang kenapa wajahmu sendu,"ucap istri Dino
"aku sedih sayang karena sebentar malam harus keluar negri selama tiga bulan untuk mengurus perusahaan ibu yang di luar negri," ucap Dino
membuat istrinya tersenyum karena berpikir yang tidak-tidak.
"aku takut meningalakan mu yang sedang hamil seperti ini apalagi empat bulan lagi anak kita akan lahir," ucap Dino
"sudahlah sayang kalau ibu menyuruhmu,munkin memang perusahaan sedang bermasalah,yang penting kau pulang sebelum persalinan karena aku membutuhkan mu ," ucap istri Dino
Dino mengaguk dan tersenyum lalu mencium perut istrinya
sementara itu di rumah sakit tampak Enda telah di pindahkan di ruang perawatan dengan penjaga polisi,Lisa terus menemani ibunya di rumah sakit dia bingung apa yang harus di lakukanya saat ini dia akan menunggu sampai ibunya sadar dia takut ibunya akan stres bila tau wajahnya rusak akibat kecelakaan tersebut.
Enda yang akhirnya tersadar dari pingsannya,merasakan wajahnya sakit dan panas serta tubuhnya tak bisa bergerak bebas
Enda meliahat Lisa yang sedang duduk sambil menatap dengan tatapan kosong
"air..... ucap Enda membuat Lisa langsung tersadar dari lamunannya dan menghampiri ibunya.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya