
"wah sungguh hadiah yang sangat luar biasa,sampaikan rasa terimakasih kami kepadanya," ucap Lewis
"untuk berterimakasih cukup minum ramuan tersebut sehabis menyantap cemilan yang kami sediakan," ucap pelayan tersebut lalu berlalu keluar dari kamar Lewis dan Tika
Lewis duduk di sofa mendekati Tika dan langsung merangkulnya,Tika sedikit risih karena mereka terlalu intim,Tika sebenarnya cemas kalau sampai Lewis meminta haknya dia belum siap
melihat gelagat sang istri yang seperti itu membuat Lewis tersenyum sumringah
"sayang kenapa,kita sekarang sudah menjadi suami istri,katakan saja apa yang kau inginkan katakan ," ucap Lewis berusaha menenangkan istrinya yang jauh lebih muda darinya
Tika semakin tertunduk dia bingung harus bagaimana mengatakan keinginannya di satu sisi dia juga mencintai Lewis dan tak ingin Lewis kecewa
tapi di sisi lain Tika merasa takut,karena dia pernah bertanyak pada sahabatnya Tetang malam pertama dan sahabatnya mengatakan itu akan terasa sakit dan dia tak akan bisa berjalan berhari-hari,mengingat semua itu Tika menjadi takut sendiri
Tika yakin mereka belum melakukannya saat di dapat sang ayah di hotel karena karena dia tak merasakan apapun,pakean dalamnya masih lengkap dan tak ada noda darah
Lewis yang melihat istrinya hanya menunduk,semakin membuat dia sangat gemas
"ada apa Hem," tanyak Lewis sambil memegang wajah Tika,lalu mengakatnya hingga wajah Tika mendongak ke atas
Tika terpaku melihat wajah tampan Lewis
__ADS_1
Lewis mendekati wajah Tika, mengikis jarak di Antara mereka
Tika yang sedang terpaku sangat terkejut kita sebuah benda kenyal mendarat sempurna di bibirnya,membuat Tika hendak mundur,tapi Lewis sudah menahan kepala Tika
Lewis melepaskan tautan bibir mereka saat merasa Tika sudah kehabisan nafas
Tika langsung ngos-ngosan saat tautan mereka terlepas
"kau ingin membuatku mati kehabisan napas,"ucap Tika di sela-sela napasnya yang memburu
"mana mungkin aku membunuh istriku yang sangat cantik dan menggoda ini," ucap Lewis sambil tersenyum nakal
"bagmana rasanya ciumanku," ucap Lewis
duarrrrr.......bagaikan di sambar petir di siang bolong,rasanya lewis Ingin menenggelamkan dirinya di dasar laut setelah mendengar perkataan Tika
terkutuk lah asistennya yang memberikan makanan yang yang banyak mengandung bawang putih
dia akan memberikan hukuman pada asistennya nanati
Lewis cengengesan sambil bangkit mencari permen yang selalu di bawanya di kantung jasnya
__ADS_1
Tika hanya menatap bingun pada Lewis
Lewis kembali duduk di sofa, "sebaiknya kita makan dan meminum vitamin yang sudah di berikan pada pemilik hotel," ucap Lewis
setelah makan,Tika meliahat ke arah Lewis setelah mereka selesai memakan makanan dan meminum yang mereka pikir vitamin
"bolehkah kita melakukan hal itu nanati ," sontak ucap Tika membuat Lewis langsung menatap ke arah Tika
"melakukan apa," ucap Lewis yang pura-pura bodoh
"itu.....!!! melakukan....yang bisa di lakukan pengantin," ucap Tika dengan wajah merona menahan malu
membuat Lewis tersenyum melihat istrinya yang tersipu malu, apalagi kedua pipinya sampai merona membaut Lewis ingin menerkam Tika sekarang juga
"baiklah aku akan melakukannya saat kau ingin melakukannya, sekarang sebaiknya kita beristirahat,ayah memberikan kita tiket bulan madu,kita akan berangkat besok pagi,"ucap Lewis
membuat Tika sangat antusias,Tika langsung mengaguk
"maksih sudah mau mengerti," ucap Tika tulus dengan senyuman yang merekah di bibirnya
membuat Lewis ikut tersenyum, meliahat istrinya tersenyum bahagia
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya