
mendengar ucapa David need langsung berbinar,benar kata David Eni sangat menuruti ibunya
,"kau memang pandai kawan ,aku keluar dulu, selamat menghayal menjadi suami tuan putri," ucap need sambil tertawa
David hanya bisa melihat need saja dengan tatapan yang sulit di artikan
sementara itu si kembar yang sedang berada di sekolah sedang asiknya belajar tangan mungil mereka mengetik sesuatu entah apa yang sebenarnya ke dua bocah itu lakukan tanpa melihat profesor yang sedang mengajar
sedangkan profesor yang menjelaskan sebuah rumus di depan merasa bahwa si kembar tidak memperhatikan apa yang di ajarkannya
si profesor pun berjalan ke meja si kembar
," kalian berdua selesaikan rumus di atas ," ucap profesi
si kembar hanya diam saja
si profesor tersenyum sinis ,"aku tau kalian pasti tidak mengerti rumus tersebut ," ucap profesor tersebut dengan sombong
,"maaf profesor sepertinnya rumusnya salah dan jawabannya akan berbeda ," ucap si kembar
membuat profesor menatap si kembar dengan wajah merah padam karena malu apalagi banyak siswa yang mendengar yang mengatakan bahwa dirinya salah rumus
,"kalian masih anak kecil mau sombong bilang saya salah," ucap si profesor tidak terima
__ADS_1
belum sempat melanjutkan ucapannya bel berbunyi
,"kalian berdua ikut saya ke ruangan kepala sekolah ," ucap profesor tersebut
si kembar pun mengikuti langkah profesor yang akan ke ruangan nyonya ambrika
tok tok tok celk
nyonya ambrika mengehetikan kegiatannya dan melihat ke arah pintu tampak profesor dan si kembar
,"selamat siang nyonya ambrika maaf kami mengagu waktu anda," ucap profesor seraya masuk di ikuti si kembar
,"oh profesor Daniel ada apa sampai kau datang ke ruanganku," ucap nyonya ambrika
nyonya ambrika melihat si kembar biasa saja dengan wajah datar mereka
,"sebenarnya ada apa mengapa kalian tidak mengikuti pelajaran yang di berikan profesor Daniel," tanyak nyonya ambrika pada si kembar
,"maaf nyonya tapi profesor salah dalam mengajarkan rumus ," ucap si kembar sontak saja membuat nyonya ambrika menatap mereka bertiga
,"baiklah begini saja coba prof kau jawab soal ini dengan rumus yang kau ajarkan dan kembar kalian juga jawab soal ini dengan rumus yang menurut kalian benar ," ucap nyonya ambrika
si kembar dan profesor mulai mengerjakan soal mereka masing-masing
__ADS_1
sedang nyonya ambrika mengawasi mereka
sementara di dalam kelas si kembar para murid sedang heboh karena profesor yang biasanya sombong dan tak mau menerima masukan mereka telah di permalukan oleh si kembar
kembali ke ruangan nyonya ambrika
profesor terdiam saat melihat rumus yang di gunakan tak menemukan jawabannya,membuat profesor Daniel terdiam sesaat
sementara si kembar yang telah menyelesaikan jawaban dengan rumus yang mereka sempat pelajari di perpustakaan milik kakeknya tersenyum sumringah
ibu ambrika mengambil ke dua kertas tersebut
profesor Daniel nampak tertunduk karena ternyata di sini dia yang salah
sedang si kembar tampak biasa saja
,"maaf profesor Daniel kau bisa lihat sendiri siapa yang salah dan siapa yang benar di sini ,saya harap ke depannya anda bisa mengajar dengan lebih baik lagi,ucap nyonya ambrika yang tidak munkin memecat profesor Daniel yang sudah mengajar sedari selokan ini di bangun
,"maaf saya mengaku saya kurang memperhatikan apa yang saya ajarkan saya akan menempuh pendidikan ulang demi kelancaran proses belajar mengajar di sekolah ini," ucap Daniel yang tau bahwa dirinya telah salah
nyonya ambrika hanya mengehela nafas panjang
," semua keputusan ada di tanganmu ," ucap nyonya ambrika .
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya