
sementara itu di sebuah rumah sederhana di sebuah kamar tampak seorang anak sedang terlelap dengan damai dengan infus yang terpasang di tangannya
wajahnya yang kemarin sangat pucat sudah berubah menjadi lebih segar
anak tersebut tiba-tiba membuka matanya melihat sekelilingnya
anak tersebut bingung pasalnya dia tak mengetahui tempat tersebut
tak berselang lama masuk seseorang,mata anak tersebut langsung berbinar melihat siapa yang berada di depan pintu ruangan tersebut
anak tersebut langsung menangis begitupun orang tersebut langsung saling berlari memeluk deni dan menangis bersama
,"mbak bawa Deni mbak Deni pengen hidup sama mbak aja ," ucap Deni yang baru sadar dari pingsannya selam tiga hari sejak kejadian tersebut
mbak dini hanya mengaguk
,"mbak janji gak bakalan tinggalkan Deni lagi kan," ucap Deni
mbak dini kembali mengaguk dia tak sanggup bicara
," mbak jawab dong Deni takut semua ini hanya mimpi," ucap Deni
,"iya tuan muda mbak akan selalu bersama tuan muda sampai tuan tak menginginkan mbak lagi," ucap mbak dini
membuat Deni semakin menagis
ibu Anita yang mengintip dari balik pintu hanya bisa menahan air matanya
__ADS_1
bahkan anak itu tak menanyakan anggota keluarganya dia hanya fokus pada sang Beby sister
ibu Anita masuk ke dalam adegan tadi pun terhenti
," nenek," ucap Deni sambil tersenyum melihat nenek Anita , baginya selain sang pengasuh hanya nenek Anita yang tulus menyayanginya
ibu Anita menghapus air matanya
,"bagmana keadaanmu sayang ," ucap ibu Anita
," Deni lebih sehat setelah bertemu mbak dan nenek," ucap Deni dengan tersenyum
membuat ibu Anita sangat terharu
," tapi nenek jangan bilang-bilang sana nenek Deni ya kalau Deni di sini sama mbak dini ,Deni mau tinggal sama mbak dini aja ," ucap Deni
membuat ibu Anita terdiam ,ibu Anita sungguh tak menyangka akan mendengar ucapan Deni yang tak ingin di ketahui keberadaannya oleh ibu Desi
," tidak aku hanya ingin sama mbak dini aja," ucap polos Deni
membuat ibu Anita merasakan sakit di hatinya,segitu sakitnya kah jiwa anak ini sampai-sampai dia lebih memilih orang asing dari pada keluarganya sendiri
,"apakah Deni tidak ingin kembali ke rumah ,'ucap ibu anita
Deni mengeleng
,"baiklah apa Deni mau menuruti semua perkataan nenek," ucap ibu Anita
__ADS_1
,"aku akan mengikuti semua ucapan nenek asalakan ada mbak dini ," ucap Deni tak ingin berpisah dari pengasuhnya
," baiklah mulai sekarang Deni akan tinggal bersama mbak Dini ," ucap ibu Anita
Deni langsung sumringah mendengar perkataan ibu Anita
," tapi tahun depan Deni harus bersekolah bersama adik kembar ,Deni mau kan ," ucap ibu anita
," wah si kembar Deni mau sekolah bareng adik kembar ," ucap Deni antusias
," baiklah nenek dan si kembar akan sering-sering menjenguk Deni ," ucap ibu Anita
Deni mengaguk
,"sekarang Deni istirahat karena nenek akan berbicara dengan mbak dini," ucap ibu Anita
ibu Anita dan mbak dini keluar menuju ruang tamu
,"kau sekarang bukan lagi pembantu tapi asisten yang merawat Deni,rawatlah Deni dengan baik di rumah ini sudah ada pembantu dan bodyguard jadi kalian tak perlu terlalu sering keluar," ucap ibu Anita
,"terimakasih nyonya atas kebaikan hati nyonya,saya berdoa semoga nyonya selalu bahagia," ucap mbak dini
," Deni adalah cucuku sama dengan si kembara," ucap ibu Anita
mbak dini hanya mengaguk,wanita berusia empat puluh tahun tersebut hanya bisa menangis bahagia baginya Deni seperti anaknya yang sudah lama tiada
,"baiklah aku akan pulang ," ucap ibu Anita dan berlalu
__ADS_1
mbak dini tersenyum mengatar kepergian ibu Anita.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya