BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
penculikan


__ADS_3

pangeran Ajima langsung menuju ke kediamannya untuk beristirahat


sementara si kembar yang hendak masuk ke kamarnya tiba di hadang beberapa pria bertopeng, dori dan lori langsung di lumpuhkan begitu saja


sementara klan pelindung maman dan anak buahnya hanya melihat, sedang Fandi yang melihat hendak membatu tapi Maman langsung memberikan kode untuk membiarkan saja


si kembar di bawa ke markas klan pemberontak dengan sangat mudah


pangeran Wonda,tuan Ameru,Rusdi dan tuan Oman yang sudah menunggu di dalam markas klan pemberontak tertawa terbahak-bahak


"ternyata sangat mudah menculik ke dua anak David ," ucap pangeran Wonda


"ya kupikir dia akan memberikan perlindungan yang ketat kepada ke dua putranya," ucap tuan Ameru


"ya ku pikir juga begitu dia pasti tak pernah berpikir bahwa kita akan menculik anaknya di dalam istana," ucap tuan Oman


"apakah mereka sudah tiba," tanyak Pangeran Wonda yang sudah tak sabar untuk bertemu si kembar


"mereka sudah hampir sampai karena ke dua Anka tersebut hanya Pasarah saja ," ucap Rusdi


sementara itu setelah si kembar dan para penculikannya pergi

__ADS_1


dori dan lori bangun dari Akting pura-pura pingsan yang mereka lakukan


dori dan lori seperti biasa menjaga kamar si kembar setelah tiga puluh menit baru mereka akan memberitahukan pada David


"aku turut berbelasungkawa ke pada para penculik si kembar," ucap dori


"aku juga gak tau mau bagaman mengungkapkan keprihatinanku, tapi aku akan membawakan mereka bunga atas apresiasinya dalam hal mencari masalah di hidup mereka ," ucap lori


"menurut mu apa yang akan terjadi di sana ," tanyak dori


" mudah-mudahan saja tidak sampai masuk rumah sakit ," ucap lori


"ya dan aku tak akan pernah membayangkan apa yang di lakukan dua setan kuadrat tersebut," ucap lori


sementara itu di luar markas klan pemberontak tampak klan pelindung sendang mengawasi Markas Tersebut


si kembar sudah di bawah masuk ke dalam markas


tampak pangeran Wonda dan tuan Ameru langsung menyambut si kembar dengan senyumannya


"wah kalian sangat mirip ayah kalian,ternyata ayah kalian tak menyayangi kalian buktinya kalian tak di jaga olehnya sebaik dia menjaga mama kalian ," ucap pangeran Wonda

__ADS_1


si kembar Hanya menatap datar pada semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut


"wah bahkan kalian masih sangat angkuh, lihatlah wajah datar tanpa ekspresi kalian yang sangat menyebalkan," ucap tuan Ameru


membuat si kembar tersenyum tipis pada tuan Ameru


"hai kakek haram dan oh hai paman haram aku akan memberikan kalian hadiah ," sontak ucapan si kembar membut tuan Ameru dan Rusdi terbelalak


"terimakasih untuk kalian yang telah bersedia menculik kami,aku sangat terharu atas permainan ini membuatku sangat bahagia," ucap si kembar dengan senyuman mengembang


"membuat pangeran Wonda,tuan Ameru,Rusdi dan tuan oman ," mantap bingung kepada si kembara


"ha ha ha ha kalian ternyata memiliki mulut yang tajam,kalian pikir ini hanya permainan,dasar anak kecil bodoh,kalian bahkan tak sadar apa yang akan terjadi pada kalian berdua ," ucap tuan Ameru


tak beberapa lama terdengar teriakan dari beberapa pengawal yang tadi memegang si kembar


tak berselang lama muncul teriakan yang lainnya


membuat Rusdi langsung pergi memeriksa para bawahannya,bertapa terkejut Rusdi melihat apa yang terjadi


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2