
merasa heran pangeran Wonda pun bertanya
"pak tua di mana kau mendapatkan makan tersebut ," tanyak pangeran Wonda
pak tua tersebut melihat pangeran Wonda
"penjahat gak usah banyak tanyak," ucap pak tua tersebut
pangeran Wonda sangat kesal dengan jawaban pria tua tersebut
tak berselang lama perawatan membawa makan yang sangat enak dan langsung menaruhnya di meja makan pak tua tersebut,membuat pangeran Wonda dan yang lainnya menelan silvanya
perawat tersebut lalu pergi setelah meletakan semua makanannya,si kakek hanya tersenyum mengejek pada keempat orang tersebut
"kenapa apa kalian ingin," tanyak Kakek tua tersebut
semua serempak menganguk,membuat kakek tua itu tersenyum licik
"kalau kalian ingin, berikan aku harta kalian maka aku akan memberikan kalian makanannya," ucap sang kakek
mereka serempak saling melirik satu sama lain memindai tubuh mereka masing-masing untuk mencari benda berharga di tubuh mereka masing-masing
__ADS_1
pangeran Wonda menatap cincin di jari manisnya,yang merupakan perhiasan bertahtakan berlian sebagai identitasnya sebagai pangeran
semua mata melihat benda tersebut, soalnya hanya itu satu-satunya yang mereka miliki saat ini,yaitu cincin pangeran Wonda
pangeran wonda langsung menyembunyikan tanganannya agar ke tiga orang tersebut tak melihatnya tapi terlambat ketiga orang tersebut sudah melihatnya
mereka merebut cincin tersebut dari tangan pangeran wonda,tuan Ameru sumringah saat mendapatkan cincin tersebut
tuan Ameru langsung mendekati kakek tua dan menyerahkan cincin tersebut
"wah kalian memang pandai,silahkan ambil semua makanan ini," ucap kakek tua tersebut dengan wajah sumringah
mereka makan dengan lahap sementara Pangerang Wonda makan dengan hati sedih
"suster ini untuk biyaya makan enak selama tiga bulan," sontak saja ucap sang Kakek tua membuat ke empat orang tersebut menatap ke arah sang kakek yang memberikan cincin tersebut pada perawat tersebut
"baiklah Kakek silahkan tulis menu apa saja yang di inginkan selama tiga bulan dan juga cemilannya dan kakek akan mendapatkan ekstra bonus selama satu bulan makan gratis jadi total semuanya empat bulan," ucap perawat tersebut
ke empat orang tersebut langsung menatap tak perca pada kakek
pangeran Wonda melihat ketiga orang yang merebut cincin dari tangannya, ketiganya kompak menunduk
__ADS_1
" ini semua karena kalian, sehingga kita akan kelaparan selam empat bulan," ucap pangeran Wonda sambil terus mengomel
Rusdi diam-diam pergi untuk mencari perawat tersebut,Rusdi memangil perawat tersebut dan meyerahkan sebuah koin emas,tanpa di ketahui oleh yang lain
"untuk koin emas ini anda bisa makan enak selam dua bulan," ucap perawat tersebut membuat Rusdi bernapas lega
"terimakasih sus tolong makanannya di bawa ke ruanganku," perawat tersebut mengaguk
Rusdi kembali ke ruang perawatan di mana pangeran Wonda Masi saja mengomel
sang kakek yang melihat drama tersebut hanya cengengesan
"apa kalian yakin mau kabur dari sini," tanyak sang kakek mengalihkan pandangan pangeran Wonda dan melihat kakek tersebut
"iya kami akan melarikan diri sebentar malam," ucap pangeran Wonda
"saran ku sebaiknya kalian tak usah capek-capek melarikan diri, kalian akan menyesal," ucap kakek tersebut
"kami akan lebih menyesal lagi jika terus berada di sini dan menjadi mainan Jena ," ucap pangeran Wonda
"oh kalian sudah ketemu si manis Jena,pantas kalian ingin kabur,tapi sebaiknya kalian pertimbangkan kembali sebelum kalian bertemu Joe," ucap kakek tersebut
__ADS_1
tapi pangeran Wonda tak mengubris ucapan si kakek tua.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya