
setelah melihat istrinya masuk ke kamar mandi
"untung dia tak bertanyak mengenai gudang tersebut,kalau sampai dia tau kakek memberikan gudang senjata miliknya pada si kembar,bisa di cekik aku sama Erina," ucap David
David terus tersenyum karena rencana sudah tersusun rapi di otaknya
keesokan paginya di meja makan tampak si kembar sudah duduk manis di kursi masing-masing tapi yang aneh ada salah satu pelayan tertidur di dekat kursi makan si kembar
semua orang yang datang cukup terkejut tak biasanya pelayan tertidur saat melayani,karena Mereka selalu di berikan waktu istirahat yang panjang dan tak pernah lembut
ada apa nak kenapa pelayan tersebut tidur di situ ," ucap ibu Anita yang baru datang bersama Andrew
si kembar langsung saling menatap "aku tak tau nenek tadi kami hanya mencoba senjata yang di berikan paman need pada pelayan tersebut," ucap si kembar
ibu Anita dan tuan Andrew hanya mengangguk
"tolong bawa dia ke kamarnya," ucap ibu anita
beberapa pelayan langsung membawa pelayan tersebut ke kamarnya
"lain kali jangan mengunakan senjata tersebut untuk para pelayan ya," ucap ibu Anita
si kembar tersenyum dan mengangguk
sedang taun Andrew tampak santai dengan makanan yang ada di hadapannya
__ADS_1
David dan Erina baru saja bergabung "ada apa,apa ada sesuatu yang terjadi,? tanyak David
semua kompak mengeleng
membuat David dan Erina tak bertanyak lagi
David langsung ke kantornya di kantor David sudah anda desalan yang menunggunya
David yang sudah masuk langsung ikut duduk di sofa di hadapan desalan
"kenapa dengan wajahmu seperti belum di kasih jatah," ucap David
desalan hanya mengaguk,mengiyakan ucapan David
"memangnya apa yang terjadi," tanyak David
"nenek dan ibuku menemani indah tidur karena ketatnya kita baru menempati rumah baru," ucap deslan
David mengaguk mengerti
"sudahlah paling sebentar lagi indah akan menelepon untuk memberikanmu servis luar dalam,maklum hormon ibu hamil," ucap David menyemangati desalan
benar saja belum lima menit indah menelepon desalan
membuat deslan sumringah,desalan langsung pamit pulang,nanti makan siang lagi dia akan kemari untuk membicarakan rencana mereka
__ADS_1
David hanya mengeleng melihat kelakukan desalan
sementara need yang baru akan membuka pintu sangat terkejut melihat desalan yang berlari keluar dari ruangan David
akhirnya ke dua orang tersebut bertabrakan satu sama lain,hal tersebut sontak membuat David dan Tika tertawa melihat ke duanya
" kau ini kenapa pake acara lari,kau pikir ini lintasan apa ," ucap need sambil menggosok jidatnya yang bertabrakan dengan jidat desalan
"kenapa kau tak mengetuk pintu dulu sebelum masuk," ucap deslan yang tak kalah kesal karena jidatnya bengkak
"hei Subaida,aku sudah ketok pintu sedari tadi dasar telingamu aja yang telinga swasta," ucap need
desalan yang mengingat istrinya langsung berjalan tanpa mengubris ucapan need lagi
setelah kepergian desalan need langsung masuk ke dalam ruangan David
"kenapa dia terburu-buru begitu," ucap need sambil menyerahkan berkas pada David
"seperti yang kau lakukan saat goa love memanggil," ucapan David sontak membuat wajah need tersipu malu karena ucapan David
kau juga pasti akan melakukan hal yang sama jika pemilik sumur love sudah memanggil
membuat ke dua pria dewasa Tersebut tertawa terbahak-bahak, mengingat kelakuan mereka sendiri saat sang pujaan hati memberikan panggilan kenikmatan.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1