
pagi menjelang ke empat orang dewasa itu sudah bersiap ,Erina sudah terlihat membaik begitupun eni,mereka akan pulang apalagi David dan need sudah di telepon sang sekertaris yang sangat kesal pada ke dua bosnya.
,",sayang apa kau yakin sudah inggin pulang kita bisa menundanya sampai sore,"ucap David pada Erina saat melihat istrinya yang sedang duduk di ranjang.
",mas aku ingging pulang dan memeluk si kembara aku juga kangen papa dan ibu di rumah,"baiklah ayo kita berangkat.
akhirnya ke empat orang tersebut pulang setelah menempuh dua jam perjalanan mereka tiba di rumah masing-masing
Erina langsung masuk ke rumah di sambut dan mertua dan si kembar.
,"sayang apa kau baik-baik saja ,"?tanyak ibu Anita pada sang menanatu yang terlihat lelah ."aku baik Bu cuma butuh istirahat,'ibu Anita mengguk.
akhirnya Erina dan David langsung ke kamar setelah menyapa isi rumah.
,"sayang kau jangan khawatir aku akan mencari semua bukti kejahatan pamanmu,"Erina hanya tersenyum mengaguk dia tau suaminya akan berusaha melindungi dan membatunya.
David membersihkan diri bersiap ke kantor,"sayang aku ke kantor dulu istirahat jangan ke mana-mana,"ucap David sambil mencium kening sang istri yang berbaring di ranjang, lalu ke luar kamar di man sudah ada need yang menunggu.
sementara di sebuah perusahan seorang wanita sangat antusias dia baru saja di terima bekerja sebagai resepsionis di perusahan tersebut,Karana pamannya salah satu manejer pemasaran.
__ADS_1
,"apakah tuan muda hari ini masuk,"? ucap wanita tersebut pada temannya yang sama-sama menjaga resepsionis.
sedangkan gadis yang di tanyak menatap tak suka pada gadis yang di sampingnya dia sombong dan tak menghargai orang lain.
,"aku tak tau aku bukan sekretarisnya,",jawab wanita tersebut yang bernama Carlina.
sebuah mobil mewah sudah terparkir di lobi tampak dua orang pria tampan turun dan langsung masuk ke perusahan tersebut dengan aura kepemimpinan yang kuat dan dengan wajah dingin
resepsionis yang tadi bertanyak sontak terpesona pada ke dua pria tersebut yang sangat tampan dan yang pasti kaya raya
",wah mereka ternyata sangat tampan aslinya dan mereka belum menikah,"ucapan wanita tersebut sontak membuat teman sesama resepsionis melihatnya dengan menaikan sala satu alisnya.
David sudah sampai dalam ruangannya begitupun need mereka sedang sibuk mengurus berkas-berkas yang ada di ruangan mereka masing-masing
penelepon
halo tuan
need
__ADS_1
halo iya bicaralah
penelepon
aku sudah menemukan buktinya tuan dan aku juga menemukan sesuatu yang sangat mencurigakan tapi sebaiknya tuan lihat sendiri
need
aku akan menemui di restoran D dekat kantor di ruang 456 bilang saja pada manejer restoran VIP angka tiga mereka akan mengantarkan mu ke ruangan tersebut
penelepon
baik tua.
Tut Tut Tut
need mengahiri teleponnya dan bergegas ke restoran tersebut apalagi mengingat sang istri yang menghawatirkan sang ibu yang entah berada di mana
need memasuki restoran tersebut dan langsung menuju ruangan tempat dia berjanji pada orang suruhannya.
__ADS_1
need langsung duduk di hadapan pria tersebut ,"ini tuan informasi yang berhasil saya dapatkan dan sepertinya mereka mencari wanita yang bernama erina,"ucap sang informan need
,"dari mana kau tau mereka mencari wanita Tersebut,"kemarin detektif uang dia sewa telah menemukan cafe milik wanita tersebut dan mereka juga menyuap salah satu karyawan kafe tersebut untuk mengetahui keberadaan wanita tersebut," ucap sang informan pada need.