
akhirnya Erina dan David Sampai di parkiran apartemen desalan saat akan keluar mobil Erina melihat mobil yang biasa di gunakan need masuk ke parkiran
benar saja mobil tersebut adalah milik need akhirnya Erin memutuskan menunggu need dan Eni
Eni dan need keluar dari mobil dan langsung menuju ke mobil David yang terparkir
,"ayo kita naik sepertinya desalan sudah tak sabar menunggu kita," ucap David
akhirnya mereka berempat berjalan menuju tempat desalan
semenjak di dalam apartemen desalan sedang bersiap dia bingun baju apa yang akan di kenakanya pasalnya dia jarang mengunakan paken pria
indah yang datang merasa binggung karna deslan hny melihat isi lemarinya sedari tadi
,"apa yang kau lakukan ,"ucap indah
,"menurutmu baju yang mana yang cocok untuk aku kenakan,"ucap deslan meminta pendapat
indah menautkan kedua alisnya
,"memang saat kumpul makan malam bersama tuan David dan need biasanya mas pake baju apa," ucap indah
sontak ucapan indah membuat desalan menegang mukanya sangat pucat melihat indah ,bagaman mungkin dia mengatakan selalu memakai paken wanita saat bersama David dan need
aku....aku..bisakah kau memilihkan ku baju kali ini ,"ucap desalan agar indah tak bertanyak lebih jauh lagi
indah tak ingin lebih banyak bertanyak akhirnya indah memilihkan baju untuk desalan
__ADS_1
deslan tersenyum melihat dirinya di depan cermin entah apa yang di pikirkanya saat melihat dirinya memakai paken pria entah dia merasa lucu atau dia sudah merasa nyaman mengunakan baju model pria hanya Tuhan dan dirinya yang tau
Tak berselang lama bel pintu apartemen berbunyi
desalan yang sedang duduk di ruang tamu langsung berdiri dan membuka pintu
tampak empat pasang di depan pintu Erina melotot melihat desalan yang sudah berpakaian setelan pria
,"apakah kau sehat ,'ucap Erina saat melihat deslan yang berpakaian pria
membuat desalan berdecak sebal membuat Eni binggun dengan reaksi Erina dan desalan
akhirnya mereka semua masuk dan langsung duduk di ruang tamu desalan
mata desalan menatap Eni denganya tatapan yang sulit dia artikan membuat Eni sedikit merasa risih
indah tiba-tiba datang menghampiri mereka di ruang tamu
,"tuan, nona,"sapa indah pada pada ke empat pasangan di hadapannya
Erina menatap indah dengan tatapan instenb meneliti dari ujung kaki sampe Unjung kepala
indah tersenyum canggung melihat tatapan Erina
,"jangan menatap istriku seperti itu," ucap desalan
sontak saja Erina melotot tak percaya
__ADS_1
,"apa yang kau katakan di istrimu dan dia seorang perempuan ," ucap Erina dengan tatapan terkejut saat desalan berkata indah adalah istrinya
desalan memutar bola matanya jengah sedang indah tertunduk malu atas ucapan Erina
,"saya perempuan tulen nona bukan kaleng-kaleng ,"ucap indah dengan polosnya
membuat David dan need ingin tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan indah yang sangat polos
Erina langsung melihat sang suami dengan tatapan yang sulit di artikan
melihat tatapan sang istri David langsung menganguk
membuat Erina langsung keceplosan ,"jadi kau sudah berubah jalur dari suka jeruk sekarang suka kue lemper ," ucapan Erina sontak membuat semua orang melihatnya
wajah indah langsung berubah bingung mendengar ucapan Erina
desalan langsung menatap tajam Erina
sedang Erina langsung menutup mulutnya karena kecoplosan
sedang Eni tak mengerti sama sekali apa yang mereka bicarakan
David dan need saling memandang dan tersenyum penuh arti
sebaiknya kita makan malam saja langsung sepertinya istriku sudah lapar ucap David tak ingin membuat suasana jadi gaduh akibat mulut sang istri yang selalu kecoplosan saat melihat desalan
aku up sesuai permintaan....selamat membaca jangan lupa sumbangan like, komen, vote dan hadiahnya......salam
__ADS_1
sabar untuk malam pertama desalan dan indah kita istirahat kan si acar agar besok bisa jadi timun