BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
gajah


__ADS_3

Ketiganya masuk ke dalam rumah, tampak Lewis yang menunggu mereka di ruang keluarga, akhirnya kalian datang, "tapi sejak kapan kalian jadi pecinta alam." tanyak Lewis yang tak tau apa-apa


"Sejak sebelum negri api menyerang." ucap desalan asal


"Kami mandi dulu kau tunggu lah dulu ." ucap David


Lewis hanya mengaguk sambil melihat ketiga orang pria tersebut menghilang dari pandangannya


lima belas menit kemudian mereka sudah sanagat rapi, " sejak kapan kau kemari." tanyak David


"Sebaik tadi aku bahkan makan malam di sini, makan hutan istrimu sangat enak terutama ayam goreng dan rendangnya.” ucapan Lewis membangkitkan memori sedih mereka bertiga yang memakan tahu tempe tawar


membuat ke tiganya saling memandang Lewis dengan tatapan yang tak bisa di artikan." apa kau ada kegiatan Minggu depan." tanyak kompak ketiga orang yang berada di hadapan Lewis


"Tentu saja memangnya apa yang kalian inginkan apa kalian akan melakukan kegiatan pencinta alam di gunung." tanyak Lewis antusias


"Ya begitulah kebetulan aku akan membuat acara di kebun belakang, bagaiman kalau kau ikut berpartisipasi ." tanyak David


"Wah aku sangat ingin, menikmati acara yang bertemakan kebun." ucap Lewis dengan pikiran positifnya

__ADS_1


"Baikalah kita sepakat akan berkumpul lagi Minggu depan, Oh iya kenapa kau mencari kami." tanyak David


"Oh iya aku hampir saja lupa, apa kalian tau di mana aku bisa membeli gajah yang sedang hamil." tanyak Lewis


Spontan ke tiga pria tersebut mental bingun pada Lewis


"Istriku ngidam ingin memilki gajah yang sedang hamil, dan kalau tidak di kabulkan anakku bisa ileran ." ucap Lewis


"Kenapa tak menyuruh asistenmu saja mencarikan gajah tersebut." tanyak need


"Itu masalahnya dia sedang berbulan madu dan aku tak munkin menggangunya." ucap lewis, membuat ketiga pria tersebut mengaguk setuju


"Saat aku di kurung di markas mu aku melihat beberapa gajah ." ucap Lewis


"Sebenarnya gajah tersebut satu keluarga, aku merawatnya karena kasihan." ucap david


"Bolehkah aku membelinya." tanyak Lewis


"Begini saja aku akan menyewakannya, angap sebagai bayaran untuk makan mereka, kau tau tak baik memisahkan keluarga lama-lama, aku akan memberimu seratus juta perjam." ucap David

__ADS_1


"Kok mahal sekali aku kan hanya meminjam satu saja yaitu gajah betina yang hamil." tanyak Lewis


"Justru karena itu harganya mahal, karena kalau sampai betina itu kembali dan yang jantan berpikir istrinya selingkuh darinya dan Tidak mengakui anak dalam kandungannya, maka gajah tersebut akan menjadi janda dan harus merawat anak kan butuh modal." ucap David


"Sejak kapan binatang peliharaan menikah." tanyak Lewis bingun


"Sejak saya mengatakannya." ucap David


"Kalau gajah yang hamil hamil tanpa suami biyaya sewanya berapa." tanyak Lewis


"Kalau yang hamil tanpa sumi seratus lima puluh juta per jam ." ucap David.


"Kok gitu sih emang harus bayar segitu kan dia gak punya suami ." tanyak lewis,


"Masalahnya dia adalah janda muda yang baru saja di tinggal suaminya menikahi gajah yang akan kau sewa di harus mencari nafkah sendiri." sontak saja ucapan David membuat Lewis kebingungan sendiri


"Sudah aku sewa yang punya suami aja, tolong siapkan identitas dan buku nikah aku mau cek itu pasangan halal apa kumpulkebo." sontak ucapan Lewis membuat David terbelalak


"Apa Tika bisa menunggu, karena untuk surat-surat aku harus bertanyak pada pasangan Tersebut." ucap David dengan senyuman liciknya, yang tau wanita ngidam selalu ingin semua ada di hadapannya saat itu juga, membuat Lewis berpikir kembali

__ADS_1


"Baiklah aku menunggu gajah tersebut besok pagi di depan rumahku." ucap Lewis, David mengaguk setuju


jangan lupa like, komen, vote dan Hadiahnya


__ADS_2