
akhirnya ayah Andrew dan ibu Anita ke kamar,ayah Andrew membersihkan dirinya setelah itu dia duduk sejenak di ruang tengah berharap si kembar turun sedang ibu Anita sibuk memasak masakan istimewa untuk sang suami
kepala pelayan lewat di ruang tengah dari kamar menuju taman
,"apa kau melihat si kembar,"? ucap ayah Andrew bertanyak pada Sang kepala pelayan
,"maaf tuan bukanya tadi si kembar di bawah oleh nyonya ke rumah tuan besar katanya mereka menginap di sana," ucap kepala pelayan tersebut
ayah Andrew langsung bangkit ke kamar dan membawa tasnya lalu berlalu begitu saja
yang senior biasa saja saat sang majikan keluar membawa tas ransel sedang pekerja baru merasa bingung
setelah kepergian tuan Andrew,ibu anita pun langsung ke kamar mencari sang suami
setelah mencari ke sana kemari tak kunjung dia temukan,
akhirnya Anita bertanya pad salah satu pelayan
,"apa kau melihat tuan besar,"ucap ibu Anita
sang pelayan bingung mau berkata apa,
,"maaf nyonya tadi tuan ke luar membawa tasnya," ucap sang pelayan
,"dasar mafia karatan,muka boleh datar dan bengis,kelakukan boleh kejam tapi hati helo Kitty bangat,"
__ADS_1
,"kalau sudah ngambek pasti bawa tas, eh belum satu jam udah kembali lagi,kaya anak perawan labil saja,"umpat ibu Anita pada sang suami
akhirnya ibu Anita pasarah dan menunggu sang suami pulang itulah kelakuan minus sang suami yang kalau lagi ngambek dengannya
setelah menunggu sampai malam ibu Anita mulai berpikir yang tidak-tidak pasalnya sang suami tidak pernah begini lagi setelah anaknya David lahir kelakuan tersebut hanya saat dia masih muda saat Andrew sangat marah padanya atau kecewa
karna kelakukan sang suami yang selalu ngambek dan pergi membawa tas tapi belum satu jam udah balik lagi walaupun masih lanjut ngambek
akhirnya ibu Anita menelepon sang suami tapi tak di jawab sama sekali
akhirnya ibu Anita menelepon asisten sang suami
ibu Anita
,"halo Jimi apa tua bersamamu,"
halo tidak nyonya sejak tuan pulang saya belum bertemu tuan
ibu Anita
baiklah Tut Tut Tut ibu Anita langsung menutup telepon
sedangkan yang di cari sedang bersantai sambil bermain dengan sang cucu di rumah orang tuanya
,"apa ayah akan menginap di sini bersama kami," ucap David
__ADS_1
,"iya ayah akan menginap bersama kalian ," ucap sang ayah
,"bagaman bisa ayah meningalakan ibu di rumah , ayah kan tak bisa tidur kalau tidak memeluk tubuh ibu,"ucap David yang tau kelakuan ayahnya
,"tenang aku sudah membawa handbody,parfum dan baju yang sering di gunakan oleh ibumu untuk mengurangi kerinduanku kalaupun ayah tak sanggup ayah akan pulang".ucap ayah david
membuat David memutar bola matanya jengah dengan kelakukan ayahnya
,"ayah yakin apa ayah tak takut ibu balik marah ke ayah,"bisa-bisa si lunak gak ketemu cetakannya,",ucap David
ayah David sejenak berpikir dan menimbang apa dia harus pulang saat ini.
tak berselang lama ibu Anita datang,David dan ayahnya terkejut sang ibu sudah di hadapan mereka,
ibu Anita melihat sang suami dengan tatapan garang karna sudah membawa handbody dan parfum kesayangannya mana stoknya hanya itu
,"sayang kau menyusul ku,," ucap ayah Andrew kepedean tinggi,
,"jangan mimpi mana handbody dan parfum ku pasti kau yang mengambilnya dan membawanya,"ucap ibu Anita pada sang suami
ayah David menelan silvanya kuat alaram tidur di sofa atau ruang tamu
belum juga menjawab pertanyaan sang istri, tiba-tiba si kembar yang tadi ke belakang sudah datang dan berteriak
,"nenek mau menginap bersama kami ,"ucap si kembar
__ADS_1
mau tidak mau ibu Anita tersenyum lembut pada sang cucu dan menganguk.