
Eni tidak pernah mengingat bahwa dia pernah menolong mama need saat tak sengaja jatuh di lobby rumah sakit semenjak saat itu mama need mencari informasi dari rumah sakit yang kebetulan milik sang kakak dan menyuruh orang untuk melaporkan kegiatan Eni Samapi dia tau bahwa ibu Anita juga mengenal eni akhirnya si ratu akting dan si ratu tanpa perasan mengatur rencana demi penerus bangsa
Sementara di tempat lain nenek dan kedua cucunya sedang dengan bahagianya bermain di tempat permainan dan ke tempat-tempat yang di sukai si kembar
mereka bertiga bagaikan serangkai yang saling terikat, setelah lelah bermain akhirnya mereka ke restoran
saat masuk mata mama Anita menangkap selulit seseorang yang sangat di kenalnya,dia sedang mengobrol dengan kepala sekolah nyonya ambrika seorang kepala sekolah yang sangat terkenal bertangan dingin bahkan sekolahnya adalah sekolah terfavorit bahkan para siswanya yang sudah tamat semuanya adalah para pejabat dan pengusaha, sekolahnya merupakan sekolah yang sangat sulit untuk di masuki hanya dengan mengunakan otak baru dapat masuk ke sekolah tersebut, setiap tahun hanya menerima sepuluh orang siswa.
ibu Anita mendekat menyapa mereka nyonya Desi menatap tak suka pada ibu Anita apalagi datang bersama ke dua cucunya
membuat dirinya semakin ingging mengerjai ibu Desi,dia tau benar tuhan ibu Desi bertemu nyonya ambrika,pasti ingging Deni masuk ke sekolah nyonya ambrika
__ADS_1
melihat ibu Desi yang semakin kesal,"ibu Anita cuek dengan percaya diri dia duduk bersama sambil mengenalkan dirinya,di ikuti si kembar yang mencium tangan ke dua wanita paruh baya tersebut dengan wajah datarnya
nyonya ambrika melihat si kembara dia tersenyum,apa mereka anak david,ibu Anita tersenyum dan mengangguk, mereka sangat tampan ucap nyonya ambrika
sementara ibu Desi sudah mengepalkan tangannya,padahal maksud pertemuan dengan nyonya ambrika agar sang cucu bisa masuk ke sekolah nyonya ambrika
apa kalian juga ingging masuk sekolah ucap nyonya ambrika si kembar menyakan si kembar si kembar menjawab dengan polosnya masih tahun depan ucap si kembar dengan bahasa yang sang jelas,membuat nyonya ambrika tersenyum
Deni bisa kah kau membawa catatan ini ke pelayan dan memintanya untuk menghitung kembali karna sepertinya mereka memberikan catatan yang salah ucap ibu ambrika pada Deni,ibu Desi langsung semat menyuruh cucunya,Deni hanya mengikuti saja arahan sang nenek memberikan pada pelayan bahwa bill tidak sesuai
sang pelayan mendekat dan berbicara tentang pajak yang di kenakan pada makanan
__ADS_1
si kembar langsung menimpali,maaf nenek tapi setiap toko makanan memang mempunyai PPN sebesar 10 persen
jika nenek makan harganya seratus ribu setelah maka saat meminta bon kasir akan menambahkan sepuluh persen menjadi seratus sepuluh ribu ucap si kembar
membuat nyonya ambrika tersenyum tidak salah dia memberikan ujian dengan cara seperti ini nampaknya ke dua anak David mengikuti otak David yang jenius
sementara wajah nyonya Desi sudah memerah menahan amarah karna,dia merasa sudah kecolongan,dan apa-apaan ibu Anita membawa cucunya ke mejanya, jelas-jelas dia sedang bicara serius,ibu Desi mengeram kesal pada ibu Anita yang sengaja memprovokasi dirinya
ibu ambrika melihat Deni nampaknya anak tersebut sangat tertekan sengat berbeda dengan si kembar yang bisa mengeluarkan ekspresi mereka walau dengan wajah datar
aku up yaaa.......maksih sudah dukungan..... jangan lupa terus dukung ya,,,,jangan lupa komen,like,vote dan hadiahnya
__ADS_1