
,"sayang aku dan Alen tadi hanya bercerita sepertinya Alen sedang patah hati jadi aku menghiburnya ,"ucap david
Erina melihat David dan Alen bergantian
,"emang Alen bisa patah hati juga ,"ucap Erina dengan polosnya
membuat alen mendengus sebal
,"kau pikir aku benda mati apa, begini-begini aku ini punya hati yang lembut ,"ucap Alen
,"emang patah hati dengan siapa ," ucap Erin penasaran
David mengkode agar Alen jangan memberitahukan masalah tersebut pada Erina
tapi tampaknya Alen tak mengerti kode dari David dengan santai dia berkata
,"aku jatuh cinta pada need ,"ucapnya
membuat David langsung menutup matanya dia tau apa yang akan terjadi selanjutnya
duarrrrr prak minuman yang di pegang oleh Erina jatuh
,"kau mulai besok tidak aku ijinkan masuk ke mari kalau kau masih menyukai need dan mulai besok aku ingin kau memakai paken pria ," ucap Erina
membuat Alen terkejut dengan perkataan istri sahabatnya tersebut
__ADS_1
kalau kau tak mendengarkan ku akan ku santet dirimu atau ku adukan pada ibu bahwa kau telah menyakitiku ," ucap Erina
membuat Alen melotot tak percaya pada perkataan perempuan yang ada di hadapannya
Alen melirik David meminta bantuan tapi sahabatnya masa bodoh seolah-olah dia tak berada di situ dia sibuk memeluk pinggang sang istri
,"tapi aku kan ,"ucapan Alen terhenti saat melihat wajah beringas Erina
dia teringat perkataan David tentang tahu tempe bila Erina marah
,"tapi kau tak akan memberikan ku makan tempe,tahu kan jika aku datang ,"ucap Alen pada Erina karna dia tak menyukai tempe dan tahu dia takut Erina akan memaksannya makan tempe,tahu saat marah padanya
Erina langsung binggung atas ucapan Alen
,"apa maksudnya,"ucap Erina karna belum tau maksud ucapan Alen
,"sayang sebaiknya kita biarakan Alen pulang dulu ,"ucap David agar pembicaraan tersebut tidak berlanjut lagi
,"tidak sayang aku ingin tau kenapa Alen bilang begitu padaku ," ucap Erina yang masih berdiri di tempatnya
,"karena tadi David berkata,"ucapan Alen terhenti saat David menarikannya dengan keras
,"sayang sepertinya terjadi sesuatu di kantor aku akan kekantor dulu bersama Alen ,"ucap David setelah mencium kening istrinya dan menarik Alen keluar dari rumah
Erina sangat terkejut dengan tindakan sang Suami yang berburu-buru tapi karna tau ke sibukkan sang suami Erina hanya bisa mengehela nafasnya panjang
__ADS_1
akhirnya dia masuk ke dalam dengan berbagai macam pikiran entahlah Hanay Erina dan tuhan yang tau
sementara itu David langsung menjalankan mobilnya setelah mereka berdua sudah duduk di dalam mobil dengan sopir yang siap dua puluh empat jam
,"jalan kita akan ke markas ," ucap David pada sang sopir
lalu beralih pada sang sahabat yang duduk di sampingnya
,"kau jangan mengukit tentang tahu, tempe lagi ,"ucap David
,"aku kan hanya takut erina memberikanku makan tersebut kau tau kan aku kurang suka makan tersebut ,"ucap Alen
," iya aku tau tapi kau jangan membicarakan hal itu lagi kau tak tau apa yang terjadi kalau sampai Erina tau aku mengatakan hal tersebut di hadapan banyak orang bisa-bisa aku di suruh tidur di sofa," ucap David
,"aku kok jadi merinding ya ," ucap Alen
membuat David langsung menatap aneh pada alen
,"emang perempuan gitu ya kalau lagi marah ngeri amat, untung gue bukan perempuan ,"ucap Alen kecoplosan
,"emang selama ini kamu tidak sadar kalau kau bukan perempuan ,"ucap David
,"aku bukannya tidak sadar tapi lebih ke berusaha menutupi kenyataan bahwa aku adalah seorang pria yang berusaha mengubah jati diriku menjadi seorang perempuan ,"ucap Alen
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya selamat pagi all
__ADS_1