BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
makan malam bersama tuan wira


__ADS_3

setelah perdebatan dan perdamaian yang terjadi di dalam kamar


Erina dan David keluar untuk makan malam bersama Erina


ibu Anita tersenyum melihat menantu dan putranya


," Minggu depan aku akan mengajak si kembar berwisata," ucap ibu Anita


Erina dan David langsung melihat sang ibu


," memang ibu mau ke mana ," tanyak David penasaran


," mau ke puncak bulan madu bersama ayah kalian ," ucap ibu Anita enteng


David langsung tersedak mendengar perkataan ibunya sementara tuan Andrew tersenyum sumringah


,"berapa hari ibu akan berlibur di sana ," ucap Erin


," ibu akan berada di sana hanya dua hari,Sabtu dan Minggu saja ," ucap ibu Anita


Erina mengaguk mengerti


setelah makan Erina masuk ke kamar melihat kotak perhiasan tersebut sambil tersenyum


,"ingat besok kita akan makan malam bersama di rumah ayahmu," ucap David


," apa kita akan mengajak ayah dan ibu ," ucap Erina karena tak enak bila hanya mengajak si kembar


David berpikir sejenak


,"sebaiknya nanati saja kita akan makan bersama lain kali bersama mereka," ucap David


Erin hanya mengangguk


," aku akan ke ruang kerja ayah dulu ," ucap David sambil berlalu

__ADS_1


di ruang kerja ayah David tampak ibu Anita juga berada di dalam


David masuk lalu duduk bersama ke dua orangtuanya


David menceritakan siapa sebenarnya Erina dan apa yang terjadi,membuat ke dua orang tua David cukup terkejut atas identitas sang menantu yang mereka pikir seorang anak yatim piatu ternyata seorang putri


setelah menceritakan semuanya David pun mengatakan rencananya pada ke dua orang tuanya,stelah pembicaraan mereka David langsung keluar dan menuju ruang kerjanya


hari sudah sangat larut setelah menyelesaikan pekerjaannya David langsung menuju kamarnya tampak Erina sudah terlelap.


Joko yang telah kembali dari kampung tempat mereka tinggal langsung masuk dan menuju kamar dia melihat ibu Eni yang sedang terlelap,Joko tersenyum sebentar lagi kita akan hidup tenang ucap Joko .


hari telah berganti di sebuah markas tampak seorang pria sedang marah karena data perusahaannya bocor dan barang-barang yang akan di jualnya di pasar gelap tiba-tiba di amankan petugas


membuat Lewis sangat murka bagamana bisa semua terjadi dalam sekejap mata


mau tidak mau lewis terpaksa harus balik untuk melihat perusahannya, padahal dia sudah merencanakan penculikan


membuat Lewis harus mengundurkan rencana penculikannya,hal tersebut membuat Lewis sangat murka karena tak dapat secepatnya memiliki Erina.


hari ini adalah hari di mana Erina,David,Eni dan need serta si kembar akan makan malam di rumah ayah Wira


sedang Joko dan ibu Eni sudah menunggu dengan perasan tak menentu


kondisi tuan Wira semakin membaik setelah pertemuan dengan Erina


keluarga kecil David keluar dari mobil begitupun,need dan Eni yang baru sampai


Eni terpaku saat akan masuk ke dalam rumah matanya menatap pada sosok pria yang sedang berada di samping ibunya


need yang merangkul istrinya ikut mengehetikan langkahnya


need melihat ke arah yang di lihat Eni,need hanya melihat seorang pria paruh baya di samping mertuanya


Eni langsung berlari menghambur memeluk tubuh pria tersebut

__ADS_1


need terbelalak saat melihat istrinya berlari,need langsung menghampiri istri dan berjongkok memeriksa peluk istrinya yang sedang memeluk seorang pria


merasa perut istrinya tak apa-apa need langsung berusaha melepaskan pelukan Eni


membuat Eni sangat kesal karena need memisahkannya dari ayahnya


,"apa kau ingin terus memeluk pria lain di hadapan suamimu ," ucap need


membuat semua orang tersenyum melihat hal tersebut


Eni memutar matanya malas


,"apaan sih mas," ucap Eni melepas rangkulan need


ibu Eni langsung melerai sebaiknya kita masuk dulu


akhirnya mereka semua masuk ke dalam dan langsung ke meja makan


tak berselang lama Joko masuk ke kamar tuan Wira


tuan Wira dan Joko keluar bersama menuju meja makan


mata Eni membulat saat melihat tuan Wira


," paman anda masih hidup.... ," ucap Eni dengan terkejut,membuat need yang mendengar langsung melihat ke arah dua pria paruh baya yang berjalan ke arah mereka


tuan Wira tersenyum melihat mereka semua tapi matanya menangkap dua anak kecil yang sangat tampan dengan wajah datar tanpa ekspresi sedang duduk di samping Erina dan seorang pria tampan dengan wajah dan ekspresi wajah yang sama


,"ayah ," ucap Erina sambil tersenyum dan menghampiri tuan Wira


tuan Wira tersenyum dan menyambut pelukan Erina tapi dia terdiam saat merasakan ada yang menghalangi pelukan mereka


tuan Wira melihat ke arah perut Erina yang membuncit


membuat tua Wira menautkan alisnya

__ADS_1


tuan Wira berpikiran erina menikah dengan duda beranak dua dan sekarang sedang mengandung.


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2