
kita tinggalkan sejenak sepasang suami-istri yang sedang terlelap karena kelelahan
kita ke sebuah apartemen di mana seorang sedang minum karna patah hati .....sambil terus meraung tak jelas
dia cukup frustasi karna pria idamannya atau tepatnya lelaki yang di kaguminya sebagi sang pangeran kuda putih telah menikah dan sebentar lagi akan memiliki anak
harus kah aku juga menikah dengan wanita seperti need dan David ucapnya di sela-sela rasa frustasinya
membuatnya terus meneguk minumannya hingga akhirnya dia tertidur
di sebuah markas tepatnya di markas besar davidkini pagi menjelang tapi tampak dua orang sedang berteriak sehabis mandi
,"apa kau juga," ucap sang tuan membuat sang asisten mengguk
apa yang harus kita lakukan aku tak mau seperti ini bagamana kalau yang di dalam celana juga rontok ucap sang tuan saling memandang
,"tuan kita harus bertemu ke dua bocah setan kuadrat tersebut aku tak mau pohon yang ku miliki tak memiliki daun ," ucap sang asisten
membuat pria tersebut menganguk setuju
__ADS_1
,"tapi apa yang harus kita lakukan agar dapat bertemu dengan ke dua bocah licik tersebut ," ucap sang tuan tanpa nama
,"bagaman kalau kita mengatakan akan bekerja sama Dengan mereka untuk mempertemukan mereka dengan tuan Estonia ,"ucap sang asisten memberikan ide
membuat sang tuan berpikir sejenak kemudian menganguk
sepertinya mereka meyerah sebelum perang karena bulu-bulu yang ada di tubuh mereka rontok apalagi di bagian kaki nampaknya sudah tak bersisa
akhirnnya mereka sepakat saat jam istirahat makan siang mereka akan mengatakan keinginan mereka untuk bertemu si kembar
akhirnya mereka mulai ke tempat kerja mereka kandang sapi dengan susah payah menahan bau kandang sapi mereka membersihkan sisa pembuangan para sapi setelah itu memerah susu dan memberikan makan sapi-sapi tersebut
kita tinggalkan dua pria yang sedang berpikir keras
kita ke Yola dan Yoli yang sudah di sembuhkan oleh ustadz yang di kenal sang sopir
membuat ke dua wanita cantik itu semakin baik kelakuannya munkin mereka sudah belajar dari pengalaman sehingga mereka tak lagi ingging mengagu pria yang tak menyukai mereka
kita tinggalkan Mereka yang telah bahagia dengan keinginannya masing-masing
__ADS_1
sementara itu di belahan dunia lain tampak seorang pria paruh baya yang sedikit lebih muda dari kakek David sedang duduk di kursi kebesaranya dia sangat murka karna salah satu orang kepercayaannya menghilang apalagi tempat yang biasa mereka jadikan markas hancur bahkan cctv semau rusak dan tak dapat di pulihkan
,"apakah ada kabar tentang mereka atau mayat mereka bagamana munkin markas yang begitu besar dengan perlengkapan dan alat teknologi yang sangat canggih tak meningalakan bekas apapun juga," ucap pria tersebut
sang asisten yang bernama tom hanya mampu diam dan menunduk bahkan alat-alat yang telah lama mereka sembunyikan di sana rusak dan hanya menjadi sampah
,"apa ini munkin Perbutan sodara tuan,"ucap tom pada pria tersebut
pria tersebut melihat sang asisten dan kembali mengalihkan pandangannya ke tempat lain
,"tak munkin bahkan pria tersebut sedang berjuang melawan penyakitnya,"
membuat sang asisten terdiam
,"apa mungkin putranya ,"ucap sang asisten lagi dan kali ini benar saja pria tersebut langsung melihat sang asisten dengan tatapan yang sulit di artikan
,"tapi Andrew sudah lama tak berurusan dengan hal seperti itu semenjak anaknya lahir,"ucap pria tersebut
membuat sang asisten kembali diam entah apa yang dia pikirkan saat ini.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya