
sementara itu di ruang David tampak desalan dan need bersama David membicarakan sesuatu yang sangat serius
sementara si kembar sedang bersekolah setelah pelajaran selesai saat masuk ke mobil seorang pria bertopeng ikut masuk dan melaporkan sesuatu,membuat si kembar langsung menautkan alisnya
si kembar Brayen berbicara pada pria tersebut,sedang Brian langsung memberikan sesuatu pada pria tersebut, pria tersebut memberi hormat lalu keluar dari mobil secepat kilat
"Mereka pasti berpikir kita tak akan tau apa yang mereka lakukan," ucap Brian
"biarkan mereka merasakan akibatnya karena berani menentang kita," ucap brayen
membuat Brian mengaguk setuju, kemudian memeriksa sesuatu
"sepertinya aku salah memberikan bubuk," ucap Brian sontak membuat Brayen menoleh
"jangan bilang kau memberi mereka serbuk beracun," ucap Brayen
"bukan aku memberikannya bubuk hormon," ucap Bria
"tak Maslah yang penting bukan racun karena kita hanya memberikan mereka hukuman kecil," ucap Brayen
__ADS_1
"tapi apa tak Maslah jika mereka bersikap seperti wanita yang sedang hamil dan semua bulunya rontok Hinga tak tersisa," sontak saja ucapan Brian langsung membuat sopir tersebut berbalik melihat ke dua anak kembar tersebut
sedangkan Brayen tampak berpikir sejenak
"sama saja kan tadi kau akan memberikan obat pencahar tapi ternyata obat yang lain yang kau berikan yang penting khasiatnya sama, sama-sama membuat mereka tersiksa ," ucap brayen
membuat Brian menganguk
sang sopir yang mendengar perkataan si kembar bersumpah dalam hati tak akan melakukan apapun yang akan membuat dia berurusan dengan si kembar,dengan mudahnya ke dua anak tersebut membuat seseorang menjadi seperti itu
mobil si kembar memasuki pekarangan rumah,si kembar langsung keluar saat melihat sang mama sedang menyambut mereka
"semua baik-baik saja," ucap si kembar
"baiklah ganti baju kalian dan makan kemudian beristirahat," ucap Erina
si kembar langsung mengaguk sambil berjalan menuju kamar Mereka
sementara itu di markas besar klan pelindung terjadi kehebohan Besar beberapa orang dari klan pelindung yang memprotes perintah ke tua mereka si kembar
__ADS_1
tiba-tiba semua bulu yang ada di tubuh mereka rontok dan yang lebih parah mereka menjadi lebih sensitif,bahkan sampai ada yang menangis karena merasakan dadanya nyeri saat di Sentuh
sedangkan orang yang di perintahkan oleh si kembara terbelalak menyaksikannya semua yang terjadi, Pasalnya dia pikir serbuk tersebut semacam obat pencahar
"membuatnya langsung begidik ngeri ternyata kedua bocah tersebut,selain licik, Mereka juga sangat kejam, Untung saja tuan Joko sudah memperingatkan dirinya untuk selalu melakukan apa yang di perintahkan oleh si kembar bahkan para tetua tidak ada yang protes
dia kasihan melihat temannya,tapi dia sudah pernah berkata agar selalu mengikuti perintah ketua klan
tapi karena temanya berpikir si kembar masih kecil,mereka terpilih hanya karena memiliki kalung tersebut, sehingga dengan berani mengabaikan perintah si kembar
pria tersebut yang bernama Fandi akhirnya datang ke temannya untuk mempertanyakan sesuatu yang merupakan orang kepercayaan si kembara yang bernama Maman
"Maman kenapa hanya kami yang mendapatkan hal seperti ini....!!! lihatlah dadaku seperti membengkak dan rasanya sakit,belum lagi semua bulu di tubuhku rontok,bahkan lollipop kesukan istriku sudah tak mempunyai penutup," ucap Fandi dengan wajah yang memelas
"maaf fandi,ini adalah hukuman dari ketua klan," ucapan Maman membuat Fandi terbelalak
"kau jangan bercanda," ucap Fandi sambil menggelengkan kepala tak terima dengan perkataan maman
"kalau kau tak percaya silahkan bertanyak pada para tetua," ucap maman.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya