
setelah ibu Desi pergi di saat ibu Anita dan si kembar akan berdiri nyonya ambrika menghampiri mereka
nyonya Anita bolehkah aku berbicara denganmu,ibu Anita binggung akhirnya dia mengguk,aku sangat penasaran dengan si kembar bolehkah aku menawarkan beasiswa full pada si kembar saat dia mau masuk sekolah dasar ucap nyonya ambrika the de points
ibu Anita teringat akan deni, bolehkah aku meminta sayarat jika si kembar masuk ke sekolamu,?, (katakanlah) bisa aku kau menerima Deni sebagai salah satu muridmu ucap ibu Anita
nyonya ambrika sebenarnya keberatan dengan permintaan ibu Anita
aku yakin anak itu pandai dengan metode pengajaran yang tepat ibu Anita meyakinkan, akhirnya cara terakhir ibu Anita mulai bercerita dengan air mata yang mengalir bahwa Deni kurang pandai karna ibu Desi yang selalu memarahinya bahkan sampai memukulnya dan bahkan jarang memberikannya makan ucap ibu Anita bohong demi mendapatkan rasa simpati dari nyonya ambrika
mendengar semua itu jiwa emak-emak nyonya ambrika seakan-akan meronta-ronta bahkan bisa dia membiarkan seorang anak tersiksa apalagi melihat Deni yang kurus dengan wajah murung
tapi itu akan membuat masalah Karna nilainya kurang memuaskan ucap nyonya ambrika
__ADS_1
apa tidak ada jalan lain agar Deni dapat masuk ke sekolah tersebut?
terkecuali dia berhasil lolos ujian yang akan sekolah berikan dan hanya satu orang yang bisa mengikuti ujian dari pihak sekolah ucap nyonya ambrika tapi soalnya cukup sulit ucap nyonya ambrika karna merasa khawatir jika deni tidak dapat mengerjakan soal tersebut
bisakah aku meminta tolong agar kau berkata pada ibu Desi bahwa kau memberikan peluang dengan cara belajar kelompok,aku yang akan menjemput Deni untuk belajar bersama si kembar Samapi hari ujian bagmana tawar ibu Anita
nyonya ambrika agak ragu tapi karena inggin melihat tingkat kejeniusan si kembar dan selama ini ibu Anita juga selalu membuktikan kata-katanya
ibu Anita tersenyum lega,sementara si kembar hanya melihat interaksi ke dua wanita paruh baya sambil bermain ponsel apa yang di lakukan ke dua bocah tersebut sampai mereka sangat fokus pada ponselnya
melihat hal itu nyonya ambrika semakin penasaran pada ke dua bocah tersebut
ibu Anita tersenyum saat melihat ibu ambrika fokus melihat si kembar dia yakin pasti nyonya ambrika akan menyetujui persyaratan yang di ajukanyan
__ADS_1
kembar panggil ibu Anita,si kembar yang fokus pada ponselnya langsung melihat sang nenek,apa kalian mau membantu Deni belajar ucap sang nenek dengan mata yang berbinar,si kembar saling pandang dan mengaguk
membuat ibu Anita bersorak, untung cucunya sangat pengertian dan suka membatu orang lain dan mereka selalu membagi ilmu mereka,
semoga David cepat menghasilkan lagi seorang putri cantik agar aku bisa membuat si desi semakin iri ucap ibu Anita dalam hati
nyonya ambrika tidak punya pilihan kalau ingging mengetahui sejauh mana level kejeniusan si kembar dia harus mau menerima sayarat dari ibu Anita.
baiklah dua Minggu lagi adalah ujian masuk sekolah dan aku harap Deni sudah siap di tes saat itu karna jika dia tidak lolos maka sekolah tak akan pernah menerima dirinya lagi dan dia hanya bisa sekolah di sekolah biasa
ibu Anita bernapas lega saat nyonya ambrika menyetujui sayarat tersebut
aku up ya kesayangan..... Arturo......jangan lupa komen,like,vote dan hadiahnya....salam sejahtera
__ADS_1