
Erina sangat gembira karena berhasil mendapatkan Taperwer tersebut
sedang yang lain langsung lesu tak bergairah
sementara David yang bingung saat melihat istrinya kegirangan,pikir David mungkin Erina bahagia karena David sudah menyumbang
David mendekati Erina yang sedang memeluk ponselnya
"sayang sepertinya kau sangat bahagia," ucap David
Erina Meliahat David lalu tersenyum
"kau tau sayang,aku berhasil menjadi penyumbang terbesar dan mendapatkan hadiah," ucap Erina
membuat David tersenyum,pikirnya hadiahnya seperti berlian atau semacamnya
" benarkan,aku bisa dong meminta sesuatu sebagai bonus," ucap David berharap bisa si belut listrik masuk goa
"Erina menatap David,jika kau ingin si belut listrik masuk dengan aman dan damai,semua foto yang ada di internet harus hilang Tampa bekas," ucap Erina
membuat David tersenyum, lalu mengambil ponselnya dan menelepon seseorang, setelah menutup teleponnya David menatap pada Erina
"sayang kau boleh mengeceknya sekarang di jamin tanpa sisa," ucapan David
__ADS_1
Erina langsung menatap David, lalu melihat ponselnya,benar saja berita tersebut Sudah tak ada
Erina langsung tersenyum sambil mendekati David,"karena kau telah membuatku sangat senang hari ini,aku juga akan memberikanmu hadiah spesial," ucap Erina
membuat David sumringah,Erina langsung ke kamar mandi membersihkan dirinya,sementara David sudah menunggu di atas ranjang
sementara di Kamara ibu Anita,tuan Andrew mendekati istrinya yang sedang cemberut
"ada apa sayang kenapa wajahmu seperti itu,"tanyak tuan Andrew
"aku kalah sayang," ucap ibu Anita dengan wajah sedihnya
"bagmana bisa sayang katakan siapa yang menang aku akan membuat perhitungan dengannya," ucap tuan Andrew
membuat Anita menatap suaminya
"tentu saja aku yakin,kau boleh meminta apapun kepadaku jika aku tak berhasil membuat perhitungan pada orang yang berhasil mengalahkan mu," ucap tuan Andrew dengan pasti
ibu Anita tersenyum sumringah, baiklah karena kau sudah berjanji
"silahkan buat perhitungan dengan menantu kesayangan mu,"ucap Anita dengan tersenyum tipis
mata tuan Andrew terbelalak setelah mengetahui siapa yang bisa mengalahkan sang istri
__ADS_1
"alamat akan rugi bandar,pikir tuan Andrew apalagi dia berjanji mengabulkan semua keinginan istrinya
tuan Andrew menelan silvanya dengan kasar
"baiklah sebutkan permintaan mu," ucap tuan Andrew
ibu Anita tersenyum sumringah,"aku ingin kau tak menghalangi ku saat aku pergi ke istana menemani Erina di sana," ucap ibu Anita dengan senyuman licik
duarrrr........!!!!!! bagai tersambar petir seolah-olah ucap istrinya seperti sebuah hukum bukan sebuah permintaan
"dasar licik," ucap tuan Andrew yang hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri, tuan Andrew baru tersadar istrinya dari awal sudah menjebaknya saat mengatakan ingin memenangkan hadiah tapi sebenarnya ada tujuan yang lain di otaknya
tuan Andrew melihat istrinya dengan tatapan yang sulit di artikan mencari celah sekecil apapun untuk bisa mengubah permintaan istrinya
tuan Andrew berpikir sejenak tapi kali ini tampaknya dia harus mengakui bahwa istrinya lebih licik dari dirinya tapi selalu ada jalan menuju Roma.
"baiklah aku akan mengijinkan mu pergi bersama Erina dan si kembar tapi kau bukan tinggal di istana tapi di luar istana bersamaku," ucapan tuan Andrew sontak membuat ibu Anita langsung terbelalak
bisa-bisanya suaminya memikirkan ide tersebut
ibu Anita berpikir dari pada dia gagal ke istana bersama Erina,dan dia juga sebenernya belum tau keadan istana jadi dia punya rencana lain bila tak nyaman tinggal di istana
"Baiklah,aku setuju,asalakan Ruman tersebut harus dekat dengan istana,kalau bisa tepat di pagar istana," ucap ibu Anita
__ADS_1
tuan Andrew tersenyum dan mengaguk.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya