
David yang sudah berada di rumah langsung ke kamar dan mencari istrinya
tampak Erina sedang duduk di sofa sambil melihat pemandangan dari balkon kamar
David mendekati Erina dan langsung memeluknya dari belakang
"sayang sedang memikirkan apa? tanyak David sambil duduk di samping Erina
Erina yang tadi sedang melamun langsung terkejut
Erina tersenyum sambil menoleh pada David
"tidak aku hanya berpikir bagaman keadaan ayahku saat ini," ucap Erina
David tersenyum sambil memeluk erat Erina
"kau jangan khawatir semuanya akan baik-baik saja , ucap David sambil terus mencium pucuk kepala Erina.
sedangkan di markas David para penjaga yang melihat keadaan Lewis yang sudah sehat kembali langsung di bawa menuju kandang Jena
Lewis berteriak meminta tolong tapi tak ada yang menolongnya,sampai di depan kandang tampak dori dan lori
"dori... lori.....tolong aku,"ucap Lewis berharap di tolong oleh ke dua mantan bawahannya
__ADS_1
"maaf tuan kami sudah trauma semenjak jena menjadikan kami kincir angin,"ucap dori dan lori
membuat Lewis terpaku mendengar penuturan dori dan lori
Jena yang baru keluar dari rumah mungilnya dengan pakaian lengkap untuk melanjutkan lukisannya yang sempat terhenti
Jena melihat dori dan lori,Jena tersenyum nakal sambil mengedipkan matanya
membuat dori dan lori begidik ngeri ,Lewis langsung terbelalak melihat jena melakukan hal tersebut
dori dan lori di tugaskan membawakan cet untuk Jena melukis, walaupun awalannya mereka tidak mau karena takut dengan Jena tapi setelah di ancam dengan kepala bodyguard sehingga dori dan lori bersedia
dori dan lori masuk dengan perasan cemas dan takut sedang Jena memperhatikan semua tingkah laku dori dan lori
membuat dori dan lori salah tingkah dan gemetaran
para penjaga yang bersiap langsung mengangkat tubuh dori dan lori,rupanya mereka masih sangat trauma dengan Jena
Lewis yang melihat hal tersebut begidik negeri apalagi melihat Jena tertawa tapi saat melihat ke arahnya Jena langsung terlihat sangat kesal padanya.
"tolong ijinkan aku berbicara dengan David," ucap Lewis
"tuan David akan datang besok kau bisa mengatakannya besok ,saat ini Jena sedang ingin melanjutkan gambarnya yang tertunda kemari,"ucap penjaga tersebut
__ADS_1
Jena yang sudah menunggu menatap tajam lewis,membuat penjaga langsung memasangkan baju yang berbentuk kuas
Jena tersenyum begitu melihat Lewis yang sudah seperti kuas hidup
para penjaga langsung memasukkan Lewis ke kandang Jena
Jena dengan antusias mengakat kuasnya dan melanjutkan menggambar
sementara dori dan lori yang baru sadar langsung bangun dan melihat sekelilingnya mereka berdua bernapas lega saat berada di dalam kamar mereka
"kasian tuan Lewis di jadikan kuas,untung saja kita hanya di jadikan kincir angin selama satu jam saja , ucap dori
"iya untung Jena lagi hobi melukis,coba kalau lagi hobiy lempar lembing,bisa mati tuan Lewis , ucap lori
mendapatkan anggukan dari dori
"sebaiknya kita mengabdi pada tuan David dan si kembar,aku tak mau lagi bertemu jena, jantungku seakan mau terlepas begitu melihatnya tersenyum,ucap dori
" iya aku setuju aku tak mau berurusan dengan setan kuadrat yang kapan saja bisa membuat kita jadi gila, ucap lori
setelah berdiskusi akhirnya lori dan lori mencapai kesepakatan final
sementara itu di sebuah apartemen mewah tampak seorang wanita sedang melihat sebuah foto di majalah bisnis
__ADS_1
"calon suamiku memang tampan,tidak sia-sia aku menyetujui permintaan kakek dan nenek untuk ke mari, ucap wanita tersebut percaya diri
jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya