
wajah need memerah menahan malu dia bergegas menelepon seseorang,tak berselang lama datang sopir keluarga need dengan paper bag di tangannya dan langsung meyerahkannya pada need
sementara di benua lain tampak seorang pria paruh baya sedang duduk di kursi kebesaranya
,"maaf tuan kami menemukan mereka pingsan di dekat markas,"ucap pri tersebut
,"obati luka mereka sepertinya mereka melarikan diri dari markas David ,"ucap pria tersebut akhirnya ke dua orang tersebut di bawa ke ruang kesehatan
,"kapan Lewis akan datang ," ucap pria tersebut
,"dia akan kemari tiga hari lagi setelah penjualan senjata yang di lakukanya selesai apalagi ini adalah pembelian senjata terbesar ,'ucap tom
baiklah aku ingin bertemu dengannya secepat mungkin dan bila mereka berdua sudah sadar aku sendiri yang akan menanyai mereka ," ucap tuan Estonia pada tom
,"sepertinya luka mereka tidak terlalu parah ," ucap tom
satu hari berlalu ke dua pria tersebut sudah sangat sehat
di ruang kerja tuan Estonia
," apa yang terjadi sampai kalian bisa tertangkap ," ucap tim pada ke dua pria tersebut
sedangkan tuan Estonia duduk sambil memperhatikan mereka
__ADS_1
,"kami menculik anak tuan David dan mereka menemukan kami,lalu menghancurkan semua yang berada di dalam markas tersebut ,' ucap dori dan lori serempak
,"terus bagaman kalian bisa kabur ," tanyak tom
,"kami berhasil kabur atas bantuan teman satu sel kami yang terpisah saat kami bertiga berhasil kabur dari markas besar David ,"ucap lori
,"tapi sepertinya kalian tak terlalu di siksa buktinya tubuh kalian tak terdapat luka yang serius ,"ucap tom
lori mendekat dan membisikan sesuatu pada tom,membuat tom terbelalak tak percaya
,"apa benar mereka melakukan hal tersebut,"ucap tom merasa tidak percaya
,"kau bisa buktikan sendiri,"ucap dori dan lori
aku sangat prihatin pada kalian berdua Aku tak menyangka bahwa David bisa seperti itu ucap tom merasa iba pada ke dua orang tersebut
tuan Estonia merasa binggung dengan raut wajah sang asisten setelah mendengar bisikan dari ke dua orang di hadapannya
,"ada apa coba jelaskan metode penyiksaan yang di lakukan David sampai tom ikut merasa iba," ucap tuan Estonia
,"mereka mencabuti semua bulu yang ada di tubuh kami,bahkan are terlarang juga mereka cabut membaut kami serasa mendapatkan pelecehan sekaligus penyiksaan,kami lebih baik mati,tapi mereka tak membiarkan kami mati,bahkan kadang kami sampai pingsan saat mereka mencabutnya dengan kasar dan mereka lebih sadis saat mencambuk kami tapi mengunakan kain basah sehingga tak berbekas tapi sakitnya berbekas di otak kami,"ucap lori bercerita dan di setujui dori
,"ternyata David lebih kejam dari ayah dan kakeknya ,"ucap tuan Estonia
__ADS_1
ke dua orang tersebut menganguk
,"terus kenapa pergelangan kaki dan tangan kalian membiru dan bengkak ," ucap tuan Estonia
,"kami di suruh kerja paksa dengan cara di rantai kaki dan tangan agar tak mudah melarikan diri ," ucap lori dan dori
,"baiklah kalian berdua istirahatlah dahulu dan pergilah ke klinik untuk meminta obat penumbuh buku,agar kalian bisa melupakan kejadian tersebut," ucap tuan Estonia
setelah kejadian tersebut akhirnya tiba waktu di mana Lewis datang
seorang pria tampan masuk ke dalam markas besar tuan Estonia beserta beberapa pengawal dan asistennya
,"halo paman apa kabar,"? sapa Lewis pada tom yang menyambut
,"aku baik tuan muda mati silahkan masuk ," ucap tom sambil membuka ruang kerja tuan Estonia yang sedang duduk di sofa
Lewis tersenyum dan langsung memeluk sang ayah dengan erat
Lewis langsung duduk setelah berpelukan
,"sepertinya ayah membutuhkan bantuan ku ,"ucap Lewis
,"aku ingin kau membantuku untuk mengurus David dan keluarganya," ucap tun Estonia
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya