BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
LCD


__ADS_3

David,need dan Lewis bergegas meninggalkan apartemen Lewis setelah mendapatkan pembayaran mereka masing-masing


di dalam mobil mereka bertiga tertawa terbahak-bahak


"wah kau sangat pandai dalam memeras orang lain," ucap need


"dan kau menjadi kaki tangannya yang paling beruntung,"jawab David


membuat need bungkam seketika


"oh iya kalau ada kerjaan yang beginian lagi jangan lupa kabari," ucap desalan


"kalian berdua ternyata matre juga ya,"ucap David


"bukanya kau adalah gurunya," timpal need


membuat David mendengus sebal pada ke dua kaki tangannya dalam melakukan perampokan pada Lewis atas dasar membantu.


setelah menyelesaikan Maslah pembayaran ke tiga pria laknat yang menjadi pemeras berkedok sebagai artis

__ADS_1


Lewis masuk ke dalam kamarnya untuk melihat kondisi istrianya yang sedang terlelap dengan damai,Lewis mendekat lalu mencium seluruh wajah istrinya


"sayang aku sangat mencintaimu,dan anak kita ," ucap Lewis sambil mengusap lembut perut Tika yang masih rata


sementara itu tuan Wonda, tuan Ameru, Rusdi dan tuan Oman yang sedang berada di sebuah tempat di mana mereka akan kabur karena penjagaan di sana tampak tak ada


mereka sepakat untuk masuk kesebuah gua yang mereka pikir jalan keluar menuju kebebasan mereka ,dengan mengendap-endap mereka masuk ke gua tersebut yang minim penerangan


di dalam gua ada dua jalur yang harus mereka pilih,membuat langkah mereka terhenti untuk sesaat dan melihat tulisan di atas


" berbahaya apapun pilihan anda ujung-ujungnya tetaplah sama harap mundur secara teratur sebelum anda menyesal"


"jadi bagaimana lorong mana yang harus kita pilih," tanyak tuan Ameru


"bagaman kalau kita pilih yang kanan," jawab pangeran Wonda


"tapi bagaman kalau kita memilih yang salah ," ucap Rusdi


"bagaimana kalau kita bagi menjadi dua tim pangeran Wonda dan tuan Ameru di sebelah kanan sedangkan aku dan rusdi di sebelah kiri," ucap taun oman yang sedari tadi mendengar ocehan pangeran Wonda dan tuan Ameru

__ADS_1


"itu ide yang bagus," ucap pangeran Wonda


"tapi bagaman jika salah satu goa menuju jalan buntu dan kami tak dapat keluar lagi ," ucap tuan Ameru


"begini saja siapa yang bebas terlebih dahulu akan menolong orang yang memilih jalan yang salah," ucap pangeran Wonda


setelah berdiskusi akhirnya mereka mendapatkan kesimpulan, tim pertama pangeran Wonda dan tuan Ameru sedang tim ke dua tuan Oman dan Rusdi


nampak mereka mengendap sambil mengawasi di setiap langkah kaki mereka,beratap terkejutnya pangeran Wonda dan tuan Ameru saat mendapati tuan oman dan Rusdi juga berada di tempat tersebut


mereka saling mendekat saat mendengar suara-suara aneh di sekitar tempat tersebut


tak lama muncul sesuatu dari arah belakang pangeran Wonda dan yang lain, menghembuskan nafasnya kasar ke arah mereka,dengan tatapan tajam seolah-olah akan menguliti mereka


sontak saja pangeran Wonda, tuan Ameru, Rusdi dan tuan Oman langsung pucat Pasih tubuh mereka gemetar tak beraturan


bahkan tuan Oman dan taun Ameru pingsan seketika ,sedang pangeran Wonda dan Rusdi terusan mundur dan menjerit samby menyeret tubuh tuan Oman dan tuan Ameru agar menjauh dari makhluk tersebut


sedangkan para penjaga yang melihat dari ruang kemana semakin tegang melihat adegan yang akan terjadi selanjutnya, bahkan mereka sudah menonton menggunakan LCD agar gambar lebih jelas terlihat mereka benar-benar totalitas dalam meyaksikan adegan demi adegan yang terjadi

__ADS_1


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya s


__ADS_2