
jam telah menunjukkan pukul sebelas tigah puluh ibu Anita,Erina serta si kembar telah bersiap untuk keluar
mereka akhirnya masuk ke dalam mobil menuju salah satu restoran yang cukup mewah dan berkelas
dengan meja makan yang hanya beberapa buah saja sehingga membuat suasana restoran tersebut sangat tenang dengan suasana bangunan bergaya klasik Eropa dengan berbagai lukisan serta keramik yang berharga tinggi membuat restoran tersebut sangat di minati para pengusaha kalangan atas
,"wah restoran ini sangat indah," ucap Erina membuat ibu Anita tersenyum
akhirnya mereka memesan makanan
dari arah pintu masuk nampak David dan need masuk ke restoran tersebut dan langsung duduk di meja dimana sudah ada seorang pria dan asisten yang menunggunya
David dan need tak sadar jika ibu Anita dan Erina berada di restoran yang sama dengan mereka.
sementara Rita yang selalu mengikuti mobil David dari tadi merasa ini adalah waktu yang tepat akhirnya Rita keluar dan hendak menyusul David ke dalam restoran, tapi sialnya saat akan melangkah menuju restoran
beberapa orang pria membiusnya akhirnya Rita pingsan dan di bawa entah ke mana
sementara itu di dalam restoran tampak ibu Anita tersenyum puas sambil makan
David yang sedang membicarakan kerjasama bersama pria di depannya langsung tersenyum begitu menyadari keberadaan keluarga di tempat tersebut
setelah melakukan pertemuan tersebut David langsung ke meja ibu Anita
__ADS_1
,"Kalian juga di sini ,"ucap David
membuat ibu anita,Erina juga si kembar juga tersenyum karna bertemu sang ayah
,"iya kami sengaja makan di tempat ini,"ucap ibu Anita
membuat David hanya mengangguk mengerti
baiklah kalian nikmatilah makan kalian aku mau ke kantor dulu ucap David
si kembar langsung salim pada David dan need munkin si kembar sudah sadar bahwa need adalah calon mertua masa depannya
akhirnya David dan need kembali ke perusahaan
saat di perjalanan tiba-tiba mobil mereka di hadangan ibu Anita tampak santai saja bersama si kembar beda halnya Erina yang panik apalagi mobil yang menghadang mereka lebih dari dua puluh mobil
Erina langsung memeluk ke dua putranya ,"ibu apa yang terjadi.... ," ucap Eni karna sungguh dia tak menyangka hal seperti ini terjadi apalagi kondisinya yang sedang hamil muda
,"kau tenanglah pikirkan tentang kanduanganmu ,"ucap ibu Anita santai tanpa mempedulikan orang-orangnya yang sedang berkelahi di luar
,"tapi ibu lihat mereka semakin mendekat ke sini ,"ucap Erina panik
ibu Anita memberi kode pada si kembara sehingga Brian langsung mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya
__ADS_1
,"ibu minumlah air ini dulu,"ucap Brian membuat Erina langsing meneguk minuman tersebut
tak berselang beberapa saat Erina langsung tertidur
,"kau yakin itu aman untuk mama dan adik ,"ucap Brayen pada Brian saat melihat sang mama sudah terlelap
,"kau tenang saja aku sudah mencobanya pada salah satu pelayan yang sedang hamil ,"ucap Brian santai
membuat ibu Anita langsung menatap Brian yang mengatakan salah satu pelayannya hamil
,"dari mana kau tau dia hamil,"ucap ibu Anita sambil menatap si kembar
,"aku mendengarnya saat dia berbicara di telepon dengan seseorang tentang kehamilannya ,"ucap Brian
membuat ibu Anita langsung diam sejenak
,"jadi kau mengetahui kejadian hari ini karna tak sengaja mendengar percakapan pelayan yang sedang hamil tersebut ," ucap ibu Anita, Brian langsung menganguk
membuat ibu Anita mengeleng entah apa rencana ke dua cucunya sehingga membuat mereka berada di situasi seperti ini
walaupun tak tau apa yang di pikirkan sang cucu tapi ibu Anita yakin si kembar ingging semua masalah cepat selesai
jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya
__ADS_1