BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
Calon mantu idaman


__ADS_3

David menyingkirkan ibunya dengan wajah sumringah sedang ibu David Dengan wajah masamnya melepaskan pelukannya dan menyingkir sedikit


Setelah berpelukan si kembar membicarakan rencananya pada sang nenek dan ayahnya, ke dua orang dewasa tersebut sangat antusias dengan ke dua anak kembar tersebut


"baiklah nenek sangat setuju dengan ide kalian kebetulan dulu nenek seorang artis," membuat David menatap aneh ibunya, artis dari Hongkong, bakat akting ibunya dia dapat karna sering berekting saat menginginkan sesuatu


"Jadi nenek harus siap-siap, oke." ucap si kembar, ibu david mengaguk sambil menaikan jempolnya


"Mbok Evi pangil si kembar membangunkan mbok Eva yang sedang terlelap dengan suara keras mereka


Mbok Eva terkejut dan mengucek matanya yang terasa berat di samping anak-anak tersebut ada wanita paruh baya yang sedang bersedih


melihat dari penampilan wanita tersebut pasti orang kaya, tapi kenapa dia bersedih, "den ini jam berapa." tanyak mbok Evi, " jam lima mbok waktunya pulang." ucap si kembar


Ibu David memasang wajah sedihnya, "mbok kayanya nenek itu lagi nangis deh, bagamna kalau kita aja ke kafe aja." ucap Brayen berekting seolah-olah tak mengenali neneknya

__ADS_1


"tapi den mbok tanyak dulu ya." ucap mbok Evi, "iya mbok." iye mbok ucap si kembar , "maaf nyonya,apakah nyonya mau ikut kami ke kafe bersama si kembar." tanyak mbok Evi dengan wajah yang di buat sesedih mungkin, ibu Anita mengaguk setuju


"Kalau nyonya mau bisa ikut kami ke kafe depan, nyonya bisa istirahat untuk minum." ucap mbok Evi menawarkan, ibu David hanya mengangguk sok sedih


Sementara si kembar tersenyum dengan akting nenek mereka


Sementara di seberang jalan, David, need dan sang sopir yang melihat sang nyonya besar sedang akting, mengeleng kepala, seandainya ibunya seorang artis pasti dia akan sangat terkenal pikir David, sedang need berpikir seandainya dia tak mengenal nyonya nya dengan baik dia pasti akan meneteskan air mata melihat akting sang nyonya


Sedang sang sopir berpikir, tenyata nyonya seorang artis berbakat


Akhirnya mereka berempat sampai di cafe tempat si kembar yang pamfletnya bertuliskan B&B


Erina langsung mendekati mereka, "kembar ada apa." tanyak Erina sambil menatap ke dua putranya


"tadi nenek ini menagis karna cucunya hilang dan belum di temukan dan cucunya juga kembar." ucap si kembar

__ADS_1


Erin yang mendengar merasa sangat sedih, "mari nyonya kita duduk dulu." ucap Erin sambil berjalan bersama ke salah satu meja dan menyuruh pelayan membawakan air minum


Ibu David pun meminum air putih tersebut, "apa nyonya sudah makan." tanyak Erin, ibu David mengeleng,


"baiklah nyonya tunggu sebentar aku buatkan nasi goreng." ucap Erina bergegas ke dapur, ibu David mengangguk mempertahankan wajah sedihnya


padahal dalam hati dia sangat bahagia melihat sikap wanita yang melahirkan cucu-cucunya sikapanya, sopan, baik dan ramah pada semua orang membuatnya tak sabar membawa mereka pulang


setelah lima belas menit menunggu, Erina keluar dengan nasi goreng di tangannya, "maaf nyonya saya hanya membuat nasi goreng yang menurut saya paling cepat di hidangkan." ucap Erina sopan


"Terimakasih nak sudah memasak untuk saya." ucap ibu David dengan tulus


"Nyonya makan dulu." ucap Erina, ibu David memakan nasi goreng buatan Erina rasanya enak dan pas di lidah, membuat ibu David makin senang dengan sang calon mantunya.


David memang pintar menghamili anak gadis orang, benar-benar mantu idamanku sejak dulu ucap ibu David dalam hati

__ADS_1


jangan lupa like dan komen,,,,maaf kalau kadang terlambat up jaringan kadang galau ....sama dengan perasan ini kadang nyambung kadang korselet


tetap semangat semoga semua sehat selalu


__ADS_2