
tuan Wira dan Joko saling melirik kalau mengatakan pangeran Ajima yang lebih tampan Merkea berbohong dan itu dosa,kalau mengatakan ayah si kembar paling tampan pangeran akan marah pikir ke duanya
"kenapa kalian diam saja pasti kalian bingung untuk mengatakannya karena aku sudah pasti jauh lebih tampan dari si jelek itu," ucap pangeran Ajima
"benar pangeran ," jawab keduanya spontan
membuat pangeran Ajima tertawa kegirangan.
sedangkan si kembar saat ini sedang berada di ruangan rahasia para klan pelindung
"maafkan kami ketua yang pernah menentang mu," ucap Fandi sambil memberi hormat
Brayen langsung mendekati Fandi dan menatapnya dengan tatapan tajam,bahkan Fandi langsung merinding melihat sendiri bagaman seorang anak kecil mengintimidasi dirinya
Fandi tak Berani menatap Brayen, "untung saja sodara ku tidak memberikan mu racun,jika kau berulah lagi bukan hanya racun yang aku berikan tapi semua organ tubuhmu akan ku buat menjadi pupuk tanaman ku ," ucap Brayen
membuat Fandi hanya mengaguk takut-takut
Brayen kembali duduk di dekat Brian yang sedang asik mengutak-atik ponselnya
"maaf ketua apa yang harus kami lakukan besok ,"Tanya maman
"sepeti biasa cukup kalian awasi dari jauh biarkan mereka menculik kami ,dan setelah itu kita ikuti permainan mereka," ucap Brayen
__ADS_1
"baik ketua aku mengerti," ucap maman
"Sekarang kalian pergilah kami harus kembali ke istana agar tak ada yang curiga ," ucap si kembar
dori dan lori langsung bersiap,untung mereka tiba di kamar tersebut bertepan dengan putri Erina yang datang untuk melihat keadaan si kembar
"bagaman keadaan dua malaikat mama yang tampan hari ini ," ucap Erin sambil tersenyum manis
Brayen dan Brian langsung tersenyum merekah
"kami baik-baik saja ," ucap si kembar sambil memeluk sang mama
sementara dori dan lori hanya mampu memendam segala rasa yang berkecamuk di dalam hatinya
melihat tuanya yang sangat manis dan imut di depan ke dua orang tuanya serta keluarganya yang lain
sementara itu Fandi yang masih tidak habis pikir, kenapa ketuanya tersebut sangat mengerikan,padahal usia mereka bahkan seusai anak Fandi
Fandi melihat Maman
"aku tak menyangka ketua akan semeyeram kan itu ," ucap Fandi
"dalam hati Maman berkata,itu belum terlalu menyeramkan di banding perbuatannya yang tanpa dosa menghancurkan markas orang lain dan seolah-olah bukan mereka pelukannya," ucap Maman dalam
__ADS_1
"kau juga pasti baru mengetahui bahwa ketua sangat mengerikan," ucap Fandi
"sebaiknya kau pulang beristirahat,besok kita harus mengawasi keadaan ketua dengan sangat Ketat,ketua tak suka jika ada kesalahan," ucap Maman
membuat Fandi mengaguk lalu pergi meningalakan Maman
sementara itu di kediaman Pangerang wonda,semua orang heran karena putri Amera tak pernah keluar dari kamar,jika akan keluar pasti mengunakan masker
tapi pikiran pangeran Wonda dia munkin sedang perawatan karena besok David akan datang untuk melamar putri Amera
sementara itu di kamar putri Amera sangat frustasi perawatan wajah yang di lakukanya,masih belum memadai wajahnya masih saja memiliki banyak jerawat apalagi besok David akan datang membuat putri Amera semakin frustasi
putri Amera kemudian kembali lagi mendatangi klinik langananya
dokter tersebut melihat wajah putri Amera yang hampir kering
"dok bagaman caranya agar besok jerawat ku bisa tertutup sempurna hingga acara selesai ," tanyak putri Amera
dokter berpikir sejenak
"bagaiman kalau mengunakan makeup yang bisa menutupi bekas jerawat dan sebagainya,tapi itu akan mengakibatkan wajah anda akan lebih parah jika menggunakannya," ucap dokter tersebut
"tidak jadi masalah dok asalakan besok saya bisa tampil cantik di depan umum," ucap putri Amera
__ADS_1
"baikalah aku dan asisten ku akan mengerjakannya," ucap dokter tersebut.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya