BABY JENIUS YANG TAMPAN

BABY JENIUS YANG TAMPAN
mbok Evi


__ADS_3

apakah kalian sudah makan?sudah nenek jawab si kembara tapi mulutnya menguap,ayo sekarang tidur siang ke duanya mengaguk


sementara itu di perusahan David dan need sedang memikirkan si kembar,apa kau sudah menghubungi paman Tris apa katanya,si kembar sudah pulang ucap need


David menghela nafas panjang,baiklah ada berita apa kali ini,kepala IT ingging bertemu,baiklah suruh masuk


ada apa,maaf tua saya hanya ingging memberikan sebuah data yang anda minta,baiklah ucap David sambil mnegambil amplop coklat di atas meja yang tadi di bawa oleh kepala IT


sementara itu Erina dan Eni yang sedang menjenguk ibu Evi sangat kasian melihat wanita Tersebut badannya semakin kurus saja

__ADS_1


bagaman dok kondisi ibu evi, dokter menghela nafasnya, kankernya sudah stadium empat ucap seng dokter membuat Erina dan Eni syok pasalnya ibu Evi tidak pernah terlihat sakit mereka tak menyangka juga ibu Evi menderita kanker stadium empat


tapi dok aku tak pernah melihatnya sakit apalagi meminum obat",pasien tidak mau minum obat jadi kami setiap bulan menyuntikan obat terbaru yang belum di pasarkan sebagi uji coba,dan semua itu atas permintaan pasien,tapi ternyata obat itu hanya menahan rasa sakit dan membuat tubuh tidak cepat lelah,tapi tak bisa menekan sel kanker terlalu lama


Erin dan Eni merasa bersalah karna tidak mengetahui tentang penyakitnya yang di derita mbok Evi


akhirnya mereka berdua masuk ke Dalam ruangan perawatan mbok Evi,maafkan saya nona ucap mbok Evi karna merasa bersalah sudah di tolong dan di anggap keluarga dia sengaja menyembunyikan penyakitnya karena tak ingging merepotkan Erina yang berjasa padanya


setelah berpelukan cukup lama Erina dan Eni baru sadar kalau ibu Evi sudah terkulai tak berdaya,Erina langsung memanggil dokter talk,tapi Tuhan berkehendak lain mbok Evi telah berpulang

__ADS_1


akhirnya Erina dan Evina mengurusi pemakaman mbok Evi,setelah itu mereka Langsung pergi ke rumah orang tua David,Eni tampak gugup melihat rumah mewah di hadapannya,tampak ibu Anita uang keluar menyambut sang menantu


para pelayan langsung membawa barang-barang Erina dan Eni sesuai arah yang di berikan sang nyonya tadi,aduh kesayang ibu sudah datang ucap ibu Anita lebay sangat


Erin langsung mencium dan memeluk ibu Anita,Eni nampak ragu-ragu akhirnya iya juga meraih tangan ibu Anita,mereka masuk dan duduk di ruang tamu,kenapa wajah kalian,?mbok Evi meninggal Bu ucap erina, membuat ibu Anita langsung memeluk erina,munkin tuhan lebih sayang padanya dan Erina mengguk


Eni apa yang kau lakukan saat ini ucap ibu Anita mengalihkan perhatian pada eni,saya dokter Tante di salah satu rumah sakit,jangan Tante ibu dong seperti Erina memanggil,ucap ibu Anita baik Bu,apa kau sudah punya pacar? Eni menggeleng kepala,aku Tidak mau pacaran mau langsung nikah ucap Eni sambil tersenyum,


ibu Anita tersenyum lebar baiklah,apa kalian sudah makan,sudah ucap mereka baik istirahatlah dulu akhirnya Erina dan Eni istirahat di kamar masing-masing

__ADS_1


ibu Eni juga masuk ke kamarnya menelpon seseorang dengan senyuman yang bahagia,pasti,dia bahagia jika aku memeberitau nya,ibu Anita menelepon.?


hai kesayanganya Arturo selamat beraktifitas di hari Senin salam sejahtera,jangan lupa komen,like,vote dan hadiahnya..... makasih


__ADS_2