
sementara David dan Alen sedang menuju markas tempat para penjahat di amankan oleh para bawahan David kita melihat pria yang sedang menemani sang istri tercinta
di sinilah need sedang menemani sang istri yang sedang makan makanan sahabatnya
,"sayang bagaman keadaanmu ," ucap need melihat sang istri yang tampak sedikit kurus
,"ini hal biasa sayang di awal kehamilan kau jangan terlalu khawatir,"ucap Eni menenangkan sang suami yang wajahnya tampak penuh kekhawatiran
,"makanlah yang banyak setelah itu aku akan menemanimu untuk beristirahat ," ucap need
Eni hanya mengangguk Dan terus memakan makannya
setelah makan Eni need langsung membawa sang istri ke tempat tidur mereka
,"sayang apa kau akan keluar ,"ucap Eni
,"ya aku akan bertemu David setelah kau sudah tidur ,"ucap need sambil memeluk istrinya
tak berselang lima belas menit sang istri nampak sudah terlelap
need bangkit dari tidurnya dan bersiap ke markas menyusul David dan Alen
sedangkan di markas tampak sang tuan tanpa nama dan sang asisten sedang di ikat di dalam sebuah ruangan
mereka melihat sekelilingnya tapi sepertinya tempat ini tidak seperti markas pada umumnya
__ADS_1
walaupun ada kurungannya tapi sangat bersih bahkan tak ada bau yang aneh di sini seperti bukan markas penjahat
dan yang lebih aneh lagi saat melihat keluar tampak tempat tersebut di kelilingi peternakan dan perkebunan berbagai macam kebutuhan pokok membuat tuan dan asistennya semakin binggung dengan tempat Merkea di kurung
dan di luar tampak ramen oleh para pekerja
tak berselang lama muncul David dan Alen di susul need
David langsung menuju ruangan ke dua orang yang telah dengan berani menculik ke dua putranya bahkan tak memberikan Mereka makan
,"apa kalian siap menerima hukuman karna telah menculik ke dua putraku ,"ucap David sambil tersenyum sinis
,"jika kau ingin menyiksa kami cepat lakukan atau bunuh saja kami sekalian tapi kami tak akan mengatakan apapun ,"ucap sang tuan tanpa nama dengan senyuman sini
,'ha ha ha ha .....tentu saja kalian akan ku siksa sampai kalian akan mengaku sendiri ," ucap David
sementara Alen terus melihat need sedang need cuek aja
tuan tanpa nama sangat terkejut saat mereka di suruh ganti paken dengan paken yang bertuliskan
,kami adalah orang yang jahat ,
setelah mengunakan paken tersebut mereka langsung di suruh ke kandang sapi
,"sekarang pekerjaan kalian berdua adalah membersihkan kandang sapi dan merawat sapi ,' ucap sang penjaga
__ADS_1
ke dua orang tersebut langsung terkejut
,"tidak kami tidak mau ,"ucap mereka serempak
,"baiklah kalian pasti ingging bertemu dengan Jena saudara kembar jeni ," ucap sang penjaga
,"apakah dia cantik ,"ucap sang tuan tanpa nama dengan bodohnya
,"tentu saja dia kesayangan tuan muda ,"ucap penjaga tersebut sambil tersenyum penuh arti
membuat sang asisten tampak curiga dengan perkataan sang penjaga
baiklah karna kalian tak mau berkerja aku akan mengatar kalian pada jena
tampak sebuah kandang besar di dalamnya tampak sebuah goa besar
penjaga langsung membuka kandang dan menyuruh ke dua orang tersebut masuk dan mengunci kadang tersebut
,"tak berselang lama muncul David Jena sayang keluarlah ada yang mencarimu," ucap david
tampak gorila keluar dari goa tersebut membuat sang tuan tanpa nama dan asistennya langsung berhamburan mereka langsung berusah membuka pintu
sedang jena berusaha terlihat manis, tersenyum penuh arti sambil mengedipkan matanya centil karna melihat mangsa baru
,"Jena bermainlah bersama ke dua Boneka barumu jika mereka menyakiti mu dan berusaha kabur gigit kepalanya Hinga putus," ucap david
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya