Bad Love With My Brother

Bad Love With My Brother
Kepulangan Jennie tanpa Putrinya


__ADS_3

Setelah tiga hari akhirnya Jennie bisa kembali ke rumah.


Namun Jennie merasa sedih karena putrinya belum bisa dibawa pulang karena masih membutuhkan perawatan dan pantauan dari dokter.


Dan kata Dokter putrinya paling cepat bisa keluar rumah sakit besok lusa.


"Sudah sayang, kamu nggak boleh sedih dan stress ! Kata Dokter itu bisa mempengaruhi kelancaran ASI kamu sayang" ucap Kai.


Sebenarnya pria itu juga merasa sedih karena belum bisa membawa putrinya kembali. Tapi mau bagaimana lagi, bayinya memang sangat butuh perawatan yang baik oleh Dokter.


"Tapi Jennie merasa tidak tega meninggalkan putri kita disana" jawab Meli sendu.


"Kam ada Bunda yang jagain. Lagian ini demi kebaikan putri kita sayang. Sekarang kita doakan saja semoga putri kita bisa membaik secepatnya !" balas Kai.


Kai membawa istrinya masuk dalam pelukannya. Pria itu mengelus lembut punggung istrinya agar marasa sedikit tenang. Sesekali Kai mengecup pucuk kepala Jennie dengan penuh kasih sayang.


"Ya sudah, sebaiknya kamu istirahat dulu ya ! Mas ingin menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tidak sempat diselesaikan oleh Ayah. Kasih juga Ayah kalau semua urusan kantor dikerjakan olehnya" ucap Kai membawa Jennie ke atas ranjang.


Jennie mengangguk dan membaringkan tubuhnya. Setelah Jennie tertidur pulas akhirnya Kai keluar kamar dan masuk ke ruang kerjanya. Tampak beberapa dokumen sudah menunggunya di atas meja.


Kai menghela nafas, sungguh Ia merasa tubuhnya lelah karena selama di rumah sakit pria itu tidak pernah istirahat dengan cukup dan sekarang sampai di rumah dirinya disambut oleh pekerjaan kantor.


Namun Kai cukup menikmati kesibukannya saat ini. Terlebih lagi saat putrinya keluar dari rumah sakit.

__ADS_1


Kai sudah membayangkan bagaimana dirinya nanti kurang tidur karena begadang untuk putrinya. Kai tersenyum tipis membayangkan hal itu.


"Aku akan menjaga putriku dengan baik seperti Ayah menjaga Jennie saat kecil. Aku akan mencurahkan kasih sayangku pada pada putri kecilku bahkan setelah menikah nanti," ucap Kai.


🌹🌹🌹


Malam harinya Jennie dan Bunda Maryam saling Video Call. Lebih tepatnya Jennie sedang VC dengan putrinya karena yang muncul hanya wajah putri kecilnya.


"Putri Mommy sangat cantik ya" puji Jennie. Wanita itu sekuat tenaga menahan air matanya agar tidak terjatuh.


Entah mengapa Jennie gampang sedih hanya dengan mengingat keadaan putrinya.


"Aku memang cantik Mommy karena kecantikan Mommy turun kepadaku" jawab Bunda Maryam dengan menirukan suara anak kecil.


"Bunda tidak lelah dan kesepian kan jaga cucu Bunda sendirian ?" tanya Jennie yang merasa tidak enak hati pada ibu mertuanya.


"Tidak sayang, Bunda kan nggak ngapa-ngapain jadi Bunda tidak merasa lelah. Dan juga Bunda tidak kesepian karena ada banyak orang juga disini yang jagain anak² mereka" jawab Bunda Maryam.


"Maafkan Jennie Bunda karena telah membuat Bunda kerepotan" ucap Jennie.


"Sudah sayang, Bunda sama sekali tidak merasa direpotkan. Bahkan Bunda merasa senang karena menjaga cucu cantik Bunda" balas Bunda Maryam.


"Sebaiknya kamu istirahat dan jangan terlalu banyak pikiran ya sayang !" lanjut Bunda Maryam.

__ADS_1


"Baik Bun, terima kasih ya sudah jagain Jennie dari kecil sekarang jagain putri Jennie" ucap Jennie tulus.


Wanita itu merasa bersyukur karena mendapat ibu angkat sekaligus ibu mertua seperti Bunda Maryam.


"Sama-sama sayang. Kalau begitu Bunda matikan sambungan telponnya ya"


"Baik Bun, selamat malam"


Setelah panggilan terputus, Jennie mencoba keluar mencari suaminya yang belum juga muncul.


Jennie berjalan ke ruang kerja suaminya dan benar saja pria itu sedang tertidur dengan posisi duduk.


"Kasihan mas Kai, pasti dia sangat lelah" ucap Jennie yang merasa kasihan pada suaminya.


Jennie mengambil selimut yang memang sengaja disimpan di ruangan ini.


Wanita itu menyelimuti suaminya dengan pelan agar sang suami tidak merasa terganggu tidurnya.


"Maaf mas karena membuat kamu lelah karena harus menjagaku" ucap Jennie lirih. Lagi-lagi Ia merasa sedih dan merasa bersalah melihat suaminya yang tertidur lelap karena kelelahan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jennie perasaannya sedang sensitif, selalu merasa bersalah dan merasa sedih🤧

__ADS_1


__ADS_2