
Pada saat itu Dita hanya bisa terdiam sambil menatap dengan tajam
"Sial!! sekarang aku harus jawab apa? kenapa juga dia harus mencari tau sampai sejauh itu?!!" gerutu Dita di dalam hatinya
Lagi-lagi Abimanyu tersenyum penuh arti
"Kamu tau apa yang membuat pikiran saya sedikit terganggu saat ini?" tanya Abimanyu dengan serius
Dita tetap setia dengan diamnya
"Karena saya dengar kalau sikap kamu berubah total setelah kamu mengalami kecelakaan, dan yang membuat saya terganggu adalah tatapan mata sama persis seperti perempuan itu." jelas Abimanyu
Dita pun tersenyum sinis
"Apa otak kamu bermasalah? kenapa kamu bisa punya pemikiran aneh seperti itu?" tanya Dita
Abimanyu pun tertawa lepas dan membuat Dita menatap ke arah Abimanyu semakin tajam
"Aneh kamu bilang? menurut saya lebih aneh lagi saat kamu mengetahui kunci cadangan rumah perempuan itu di simpan berada di mana, sedangkan menurut pengakuan orang tua perempuan itu hanya dia dan anaknya yang mengetahui tentang hal tersebut." jelas Abimanyu dengan serius
Lagi-lagi Dita hanya bisa terdiam dan tidak bisa memberikan bantahan apapun, sedangkan Abimanyu menatap ke arah Dita dengan lekat. Di suasana yang aneh tersebut tiba-tiba saja ponsel Abimanyu berdering
"Halo"
"Kami berhasil menemukan anak itu tuan muda"
"Apa kamu yakin dia benar-benar perempuan itu?" tanya Abimanyu dengan serius sambil menatap ke arah Dita
"Saya yakin tuan muda"
Abimanyu terlihat menghela nafas lega mendengar kabar baik tersebut, seolah seluruh beban di dalam hatinya menghilang begitu saja
"Syukurlah kalau perempuan itu benar-benar selamat, bagaimana keadaan dia saat ini?" tanya Abimanyu lirih
Dita pun merasa sedikit terkejut mendengar percakapan Abimanyu saat itu
"Perempuan itu dia bilang, atau jangan-jangan dia sudah berhasil menemukan tubuh aku? apa itu artinya Angel yang berada di dalam tubuh aku saat ini, aku harus secepatnya bertemu dengan Angel." batin Dita
"Keadaan anak ini terlihat cukup buruk tuan muda, sama seperti penjelasan dari orang yang kita temukan"
"Lakukan semua yang terbaik untuk membuat dia keluar dari tempat itu," ucap Abimanyu dengan tegas
__ADS_1
"Baik tuan muda"
Abimanyu pun memutuskan sambungan teleponnya dan masih tetap menatap ke arah Dita dengan seksama, tak lama kemudian dia pun tersenyum tipis
"Sepertinya saya harus meminta maaf terhadap kamu karena saya sempat memiliki pemikiran yang sedikit gila terhadap kamu"
"Maksud kamu?" tanya Dita
"Mungkin karena perasaan bersalah saya terhadap perempuan itu, membuat saya sampai punya pemikiran kalau kamu adalah dia. Tapi sekarang saya akan membuang jauh pemikiran gila saya itu, karena saya sudah berhasil menemukan dia dalam keadaan selamat." jelas Abimanyu lalu tersenyum tipis
"Berarti dugaan aku benar, dia sudah berhasil menemukan tubuh aku." batin Dita
Dengan mudahnya Dita bisa mengetahui bahwa saat itu Abimanyu terlihat bahagia dan lepas dari semua beban, Abimanyu pun bangkit dari duduknya
"Sekali lagi saya minta maaf karena telah menganggu waktu kamu," ucap Abimanyu dengan sopan
Dita masih terdiam dengan sejuta pertanyaan yang berada di dalam benaknya pada saat itu
"Kalau begitu saya permisi dulu dan saya janji saya tidak akan menganggu kamu lagi," ucap Abimanyu
Laki-laki tersebut pun terlihat akan melangkahkan kakinya untuk pergi, secara spontan Dita langsung memegang ujung pakaian laki-laki tersebut dan membuat Abimanyu menatap kembali ke arah Dita
"Menurut orang saya keadaan dia tidak terlalu baik, saat ini mereka sedang berusaha untuk membawa anak itu keluar dari sana"
"Apa saya boleh ikut kamu untuk melihat keadaan dia?" tanya Dita dengan kedua bola mata yang mulai berkaca-kaca
"Apa kamu yakin mau ikut aku dengan keadaan seperti itu?" tanya Abimanyu dengan wajah serius
Dita pun menganggukkan kepalanya tanpa rasa ragu sama sekali
"Dengan pakaian kamu yang seperti itu?"
Dita yang mendengar hal tersebut langsung menatap ke arah pakaian yang dia gunakan pada saat itu, ternyata saat itu Dita hanya menggunakan kaos oblong yang cukup besar dan celana pendek
"Apa kamu bisa tunggu aku sebentar? aku janji ga akan lama, aku cuma mau ganti pakaian aja." ucap Dita dengan serius
Abimanyu pun menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu mendudukkan tubuhnya di tempat semula
"Saya tunggu kamu di sini, dan ingat jangan terlalu lama atau saya akan tinggal kamu." ucap Abimanyu dengan tegas
Dita pun tersenyum bahagia dan langsung bangkit dari duduknya, dengan sedikit berlari Dita pun kembali ke apartemen Angel untuk berganti pakaian yang lebih sopan. Tak mau membuang waktu Dita pun segera keluar dan menuju ke tempat Abimanyu sedang menunggu dirinya, saat Dita keluar dari pintu utama bertepatan dengan Vino yang baru saja tiba di tempat itu
__ADS_1
"Mau pergi kemana Angel?" batin Vino
Dengan cepat Vino pun langsung menyusul ke arah Dita
"Ayo," ucap Dita bersemangat
"Tapi sebelum itu kita harus menjemput orang tua perempuan itu dulu," jelas Abimanyu
"Ga masalah kok," jawab Dita dengan cepat sambil tersenyum tipis
Entah mengapa hati Vino terasa sedikit sakit saat melihat Dita yang berada di tubuh Angel tersenyum seperti itu kepada laki-laki lain, tanpa sadar dia pun mulai melangkahkan kakinya semakin cepat ke arah mereka. Abimanyu pun mulai bangkit dari duduknya dan saat mereka akan pergi dari tempat itu, tiba-tiba saja Vino langsung memegang salah satu tangan Dita
"Kamu mau pergi ke mana Angel?" tanya Vino dengan tegas
"Aku mau pergi sama dia sebentar, ada urusan yang sedikit penting." jawab Dita
Vino mengabaikan penjelasan dari Dita dan langsung menatap tajam ke arah Abimanyu
"Apa kamu bisa jelasin ke aku siapa laki-laki ini?" tanya Vino penuh penekanan sambil terus menatap ke arah Abimanyu
Abimanyu menunjukkan sikap yang biasa saja dengan sikap Vino yang seperti itu, sedangkan Dita yang merasa sedikit jengkel langsung menarik tangannya dan membuat Vino langsung menatap ke arah Dita
"Dia kenalan aku!! tapi apa hak kamu bersikap seperti ini?" tanya Dita dengan tegas
"Karena aku tunangan kamu Angel, aku ga akan membiarkan kamu pergi berduaan dengan laki-laki yang tidak kamu kenal dengan baik." jawab Vino dengan tegas
Abimanyu pun merasa sedikit aneh karena dia harus terjebak di tengah-tengah keadaan yang seperti itu, dan sudah pasti dia tidak mungkin hanya berdiam diri dan menunda kepergiannya dari tempat itu
"Kami mau pergi menjenguk teman kami, kalau kamu memang tidak merasa tenang dia pergi dengan saya kamu bisa ikut dengan kami." ucap Abimanyu dengan serius
Dita pun memperlihatkan sebuah senyuman yang terlihat sedikit sinis
"Dia ini orang sibuk, jadi mana mungkin dia mau ikut dengan kita untuk urusan seperti ini." ucap Dita
"Aku mau ikut, dan kamu naik mobil aku Angel." ucap Vino dengan tegas
Abimanyu pun menghembuskan nafasnya dengan kasar
"Kalau kamu mau menjenguk perempuan itu kamu ikut mobil dia Angel," ucap Abimanyu dengan serius
Sudah pasti Abimanyu tidak ingin terlalu lama berada di tempat itu karena dia ingin secepatnya mengabarkan berita baik tersebut kepada ayah Dita, dia juga ingin menyaksikan dengan mata dan kepalanya sendiri bahwa Nindita Widianto benar-benar selamat
__ADS_1