Bertukar Tubuh

Bertukar Tubuh
Mimpi Aneh


__ADS_3

Dita pun menatap ke arah Vino dengan serius


"Boleh aku tanya sesuatu? dan aku harap kamu akan menjawab pertanyaan aku dengan jujur," ucap Dita


Vino pun menganggukkan sedikit kepalanya


"Apa kamu mau kita menikah karena kamu yang sekarang merasa tertarik sama aku?"


Vino pun menganggukkan kepalanya tanpa rasa ragu sama sekali


"Apa yang membuat kamu tertarik sama aku?"


Saat itu Vino terlihat diam dan memperhatikan Dita dengan seksama


"Karena aku adalah Angel atau karena kepribadian aku yang sekarang?" tanya Dita dengan serius


Vino pun tersenyum tipis


"Aku rasa aku tertarik sama kamu karena kepribadian kamu yang sekarang," ucap Vino dengan yakin


"Kalau kamu melakukan itu karena aku berarti aku ga boleh menerima syarat yang kamu ajukan, karena aku sendiri ga yakin kapan jiwa Angel akan kembali ke tubuh ini? kalau hal itu sampai terjadi dan sikap kamu berubah menjadi seperti dulu, berarti aku sudah membuat kalian berdua hidup dalam kesulitan." batin Dita


Dita pun membuang nafasnya dengan kasar


"Kalau begitu aku ga bisa menerima syarat dari kamu"


"Kenapa Angel? bukannya hubungan kita belakangan ini sudah lebih baik?" tanya Vino dengan wajah serius


Dita pun tersenyum penuh arti


"Karena aku bukan Angel," jawab Dita dengan yakin


Vino pun langsung mengerutkan keningnya sambil menatap Dita dengan lekat


"Apa maksud kamu?"


"Saat ini aku ga bisa mengingat apapun tapi kamu malah menyukai kepribadian aku yang saat ini, apa kamu masih menyukai aku kalau suatu saat nanti aku bisa mengingat semuanya dan menjadi Angel yang dulu?" tanya Dita lalu tersenyum tipis


Vino pun hanya bisa terdiam karena dia sendiri belum tau apa yang akan dia rasakan bila Angel berubah menjadi Angel yang seperti dulu


"Aku rasa kamu harus menunggu sampai aku bisa mengingat semuanya, saat itu kamu bisa bertanya sama hati kamu. Apa kamu masih menginginkan aku menjadi pendamping hidup kamu?" lanjut Dita

__ADS_1


Untuk sesaat Vino terlihat terdiam karena memikirkan itu semua, dia pun menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu mulai menatap ke arah Dita dengan serius


"Aku rasa ucapan kamu ada benarnya, gimana kalau sekarang aku mengajukan syarat yang baru ke kamu untuk membantu perusahaan orang tua kamu?" tanya Vino dengan serius


"Syarat apa yang kamu minta dari aku?"


"Kalau kamu sudah bisa mengingat semuanya, izinkan aku yang menentukan jalan yang akan kita tempuh. Memutuskan hubungan kita atau melanjutkan hubungan kita ke jenjang yang lebih serius," ucap Vino dengan serius


Dita pun menyetujui hal tersebut karena bagaimana pun itulah pilihan terbaik yang ada saat itu, sedangkan Vino langsung berjanji akan membantu perusahaan keluarga Angel untuk keluar dari masalah yang sedang mereka hadapi


Semua keadaan kembali menjadi seperti semula, Dita juga memberitahukan kabar baik tersebut kepada Angel. Dan Angel benar-benar berterima kasih atas bantuan Dita saat itu


Di sisi lain Dita menghubungi Abimanyu karena ingin meminta bantuan dari Indra, dia hanya ingin Indra menunjukkan letak pemukiman orang-orang yang telah menyelamatkan dirinya. Dita pun mengirimkan berbagai macam kebutuhan untuk tanda terima kasih atas pertolongan mereka


Waktu pun terus berlalu dengan sangat cepat dan semuanya berjalan dengan sangat lancar tanpa ada hambatan yang berarti, tubuh Dita semakin membaik dan Angel sediri mulai merasakan sesuatu aneh di dalam hatinya. Angel merasakan kedamaian yang belum pernah dia rasakan di dalam hidupnya selama ini


Di sisi lain hubungan antara Dita dan Vino menjadi semakin dekat dengan sendirinya, karena Vino selalu menggunakan waktu senggang yang dia miliki untuk bertemu dengan Dita


Tetapi malam itu Dita yang sedang terlelap di alam mimpi tiba-tiba saja mulai terlihat gelisah dalam tidurnya, mimpinya pada malam itu membuat dia menjadi seperti itu


"Kejar anak itu!!" berteriak


"Bersembunyi adalah hal terbaik yang bisa aku lakukan pada saat ini, kalau aku lari pasti aku akan bertemu dengan salah satu dari mereka. Aku bisa keluar setelah keadaan benar-benar akan, semoga aja kakak itu bisa meloloskan diri." batin Dita kecil


Satu persatu para penculik mulai kembali ke tempat itu, Dita kecil merasa bahagia saat mendengar percakapan mereka. Dari percakapan mereka Dita kecil mengetahui bahwa anak laki-laki tersebut tidak berhasil mereka temukan, tak selang berapa lama kemudian pemimpin mereka ikut bergabung bersama mereka sambil membawa sesuatu


"Apa itu bos?"


"Sepertinya potongan baju dari anak itu"


"Lalu anak itu ada di mana bos?"


"Sepertinya anak itu terjatuh ke lereng yang cukup curam, saya rasa anak itu tidak akan selamat"


Dita kecil pun harus meneguk kesedihan saat mendengar hal tersebut, Dita kecil menutup rapat mulutnya dan menangis dalam diam. Semua orang yang berada di tempat itu langsung terlihat pucat, mereka sudah membayangkan akan kehilangan uang tebusan yang telah di janjikan oleh keluarga Mahendra


"Jadi bagaimana dengan uang kita bos?" tanya seseorang dengan lirih


"Uang yang kita minta sudah di kirim, tapi sebaiknya kita segera berpencar dan melarikan diri dari tempat ini. Karena kita ga bisa mengembalikan anak itu dalam keadaan selamat," jelas sang pemimpin


"Lalu bagaimana dengan anak yang perempuan bos? sepertinya anak itu juga melarikan diri"

__ADS_1


"Biarkan saja, karena anak itu ga ada gunanya untuk kita"


Semua orang langsung membubarkan diri dari tempat itu, merasa keadaan sudah aman Dita kecil pun mulai keluar dari tempat persembunyiannya. Tetapi tiba-tiba saja sang pemimpin para penculik muncul di dekat Dita karena baru saja pergi ke toilet


"Kamu masih ada di sini nak?" tanya orang tersebut dengan ramah


Dita kecil yang merasa panik pun langsung berlari sekuat tenaga


Sang pemimpin para penculik tersebut langsung mengejar Dita kecil sambil terus berteriak meminta dia untuk berhenti, sudah pasti Dita kecil tidak mau menuruti kata-kata orang tersebut. Dita kecil terus berlari dan dia hampir saja terjatuh ke sebuah lereng yang cukup curam, tetapi sang pemimpin para penculik berhasil menangkap tubuh Dita kecil


"Lepasin!! kalian semua orang jahat!!" teriak Dita kecil


Orang itu mencengkram kedua lengan Dita kecil berharap Dita kecil berhenti untuk meronta


"Saya memang orang jahat karena telah melakukan sesuatu yang jahat, tapi saya juga terpaksa melakukan ini semua demi biaya pengobatan anak saya.!!" teriak orang tersebut


"Kalian semua orang jahat!! kalian sudah membunuh kakak itu!!" teriak Dita kecil


Tiba-tiba saja orang tersebut tersenyum tipis


"Kata siapa kami sudah membunuh anak itu?"


"Apa kamu pikir saya ga mendengar obrolan kalian?" tanya Dita kecil tanpa rasa takut


"Saya yakin kalau anak itu akan selamat, karena saya melihat saat orang-orang baik itu membawa dia pergi." jelas orang tersebut


Dita kecil menatap orang tersebut dengan tajam


"Kamu orang itu jahat!! sekarang kamu pasti sedang berbohong!!"


Lagi-lagi orang tersebut tersenyum tipis


"Saya berani bersumpah demi apapun, kalau anak laki-laki itu sudah berada di tangan yang aman"


Dita kecil pun langsung memasang wajah sedikit bingung


"Kalau begitu yang tadi saya dengar?" tanya Dita kecil


"Saya hanya berbohong agar mereka membubarkan diri, sekarang ayo saya antar kamu pulang. Pasti kedua orang tua kamu sedang cemas memikirkan kamu," ucap orang tersebut dengan lembut


Entah mengapa saat itu Dita kecil merasa bahwa dia bisa mempercayai orang tersebut, dengan patuh Dita kecil mengikuti orang tersebut pergi meninggalkan tempat itu. Tetapi Dita harus menghentikan mimpi aneh tersebut karena dia mulai terbangun dari tidurnya

__ADS_1


__ADS_2