Bertukar Tubuh

Bertukar Tubuh
Lambang Keluarga


__ADS_3

Waktu pun terus berlalu dengan sangat cepat dan kini Angel yang berada di dalam tubuh Dita sudah mendapatkan izin untuk pulang ke rumah, dan untuk pertama kalinya dia menginjakkan kaki ke dalam rumah sebagai seorang Nindita Widianto


Angel tidak menyangka bahwa dia bisa menemukan sebuah ketenangan di rumah yang bisa di bilang cukup kecil tersebut, sudah pasti rumah Dita akan terbilang kecil jika di bandingkan kediaman kedua orang tuanya


Dengan sangat telaten ayah Dita memperhatikan semua yang Angel butuhkan, Angel pun bisa belajar tentang menghargai orang lain dari orang-orang biasa seperti mereka


Sedangkan Bisma sudah mulai merapikan barang-barang yang akan dia bawa untuk pindah ke luar kota, Bisma memasukkan foto dirinya bersama Vino dan Angel ke dalam barang bawaannya. Bisma berencana akan pergi besok malam


Di sisi lain Vino sedang merencanakan makan malam yang romantis bersama Angel, dia ingin memberikan Angel sebuah cincin untuk mengganti cincin pertunangan mereka. Vino merasa pertunangan mereka tidak di dasari oleh perasaan cinta sama sekali, dan dia ingin membuka lembaran baru bersama Angel


Sedangkan Dita di sibuk memikirkan tentang benang kusut yang harus dia urai agar dia bisa kembali ke tubuhnya sendiri, tapi dia sendiri tidak tau harus memulai semuanya dari mana? sekeras apapun Dita berpikir dia tetap tidak bisa menemukan sebuah jawaban dari semua pertanyaan yang hadir di dalam benaknya


Hari pun berganti dengan hari yang lainnya, Bisma sedang bersiap-siap untuk meninggalkan kota itu untuk selamanya. Sedangkan Vino mulai menjemput Dita dan membawa Dita ke sebuah restoran yang terkenal akan suasana romantisnya


Tapi di tempat yang berbeda Angel memutuskan untuk masuk ke dalam kamar setelah selesai makan malam, tiba-tiba dia teringat bahwa hari itu adalah hari di mana Bisma akan meninggalkan kota tersebut


"Setidaknya aku harus mengucapkan kata perpisahan sama dia," batin Angel


Angel pun segera mencari keberadaan ayah Dita untuk meminjam ponselnya, tapi saat itu Angel tidak bisa menemukan keberadaan ayah Dita di ruang tamu


"Ayah"


"Ayah ada di gudang Dita"


Angel pun mulai melangkahkan kakinya ke arah gudang dan melihat ayah Dita sedang memisahkan barang-barang yang sudah tidak terpakai


"Ayah lagi apa?"


Ayah Dita pun tersenyum dengan hangat


"Cuma lagi rapi-rapi aja, barang yang sudah ga terpakai rencananya mau ayah buang aja." jelas ayah Dita


Angel hanya menganggukkan sedikit kepalanya


"Kenapa kamu cari ayah? apa kamu butuh sesuatu?"


"Apa aku boleh pinjam handphone ayah?" tanya Angel


"Tapi handphone ayah ada di kamar, kamu ambil sendiri aja di atas tempat tidur ya. Badan ayah lagi berdebu," jelas ayah Dita

__ADS_1


Angel pun mulai melangkahkan kakinya ke arah kamar ayah Dita dan melihat ponsel tersebut sedikit jauh dari tepi tempat tidur, Angel pun berusaha untuk meraih ponsel tersebut dalam keadaan berdiri. Tapi karena keadaan kaki Dita belum benar-benar pulih membuat Angel tak berhasil melakukan hal tersebut, Angel pun mendudukkan tubuhnya di tepi tempat tidur dan mencondongkan tubuhnya agar bisa meraih ponselnya tersebut


Klontang....


Alat bantu berjalan yang biasa Angel gunakan terjatuh karena tersenggol oleh kakinya sendiri


"Ya ampun, kok pakai jatuh segala sih." gerutu Angel


Angel pun meraih ponsel ayah Dita dan coba untuk meraba bawah tempat tidur tapi tangannya tak bisa menggapai alat bantu jalan tersebut, dengan sedikit terpaksa Angel pun membuat tubuhnya duduk di atas lantai dan mencoba mengintip ke bawah tempat tidur


Pada saat itu Angel bisa melihat alat bantu berjalan yang dia cari, tetapi kedua bola matanya tertuju ke arah sebuah kotak yang berada di bawah tempat tidur. Kotak tersebut terlihat usang seperti sudah sangat lama berada di sana


"Kotak apa itu?" gumam Angel


Entah mengapa timbul perasaan penasaran yang teramat besar di dalam hati Angel pada saat itu, bahkan hati kecilnya seolah berkata agar dia membuka kotak tersebut. Dengan sedikit bersusah payah Angel pun berhasil meraih kotak tersebut dan melihat isinya


"Aneh, kenapa barang seperti ini harus di simpan sih?" batin Angel sambil mengerutkan keningnya


Ternyata di dalam kotak tersebut hanya berisikan sebuah jaket anak-anak yang warnanya pun bahkan sudah mulai pudar, dan ada beberapa bagian dari jaket tersebut yang telah rusak. Tapi tak lama kemudian kedua bola mata Angel membulat dengan sempurna saat melihat tanda di jaket tersebut, dan tanda tersebut adalah lambang dari keluarga besarnya


"Ini jaket siapa? kenapa bisa ada lambang keluarga aku di jaket ini? kenapa aku merasa pernah melihat jaket ini?" batin Angel


Angel pun langsung menatap ke arah ayah Dita dengan seksama


"Ini jaket siapa?" tanya Angel dengan serius


Ayah Dita terlihat menghembuskan nafasnya dengan kasar dan mulai melangkahkan kakinya ke arah Angel


"Kenapa kamu duduk di lantai? gimana kalau kamu jadi sakit?" tanya ayah Dita dengan lembut dan membantu Angel untuk bangkit


Mereka pun akhirnya sama-sama duduk di tepi tempat tidur


"Ayah belum jawab pertanyaan aku, itu jaket siapa? kenapa ayah simpan jaket ini?" tanya Angel dengan serius


"Kalau kamu tanya ke ayah jaket siapa itu? ayah ga bisa jawab, karena ayah sendiri ga tau dari mana kamu mendapatkan jaket itu. Kamu memakai jaket itu waktu kamu mengalami kecelakaan saat kamu kecil," jelas ayah Dita


Angel hanya bisa terdiam karena masih merasa bingung


"Kalau kamu tanya kenapa ayah simpan jaket itu, karena mendiang ibu kamu ingin menjadikan jaket itu sebagai tanda peringatan untuk kami. Karena kami telah lalai menjaga kamu di hari itu," lanjut ayah Dita

__ADS_1


"Berarti jaket ini bukan jaket aku?" tanya Angel dengan serius


"Kalau ayah ga salah ingat, seharusnya hari itu kamu memakai jaket berwarna putih dengan gambar malaikat yang sedang membentangkan sayapnya"


FLASH BACK


Dita kecil yang sedang terpisah dari kedua orang tuanya merasa butuh ke toilet, dia pun segera mencari toilet terdekat di tempat itu. Setelah menyelesaikan apa yang dia inginkan Dita kecil membasuh tangannya di wastafel, tepat di samping Dita kecil ada seorang gadis kecil seumuran dengan dirinya menatap dia dengan tajam


"Ada apa?" tanya Dita


"Siapa nama kamu?" tanya anak tersebut dengan wajah sombongnya


"Dita"


Gadis kecil tersebut pun tersenyum dengan sedikit sinis


"Apa ada masalah dengan nama aku?" tanya Dita dengan tegas


"Nama kamu itu Dita, tapi kenapa kamu pakai jaket bergambar malaikat?"


Dita kecil pun tertawa lepas dan membuat gadis kecil tersebut memasang wajah kurang suka


"Kenapa kamu ketawa?"


"Ya karena kamu aneh, memang apa masalahnya kalau aku pakai jaket dengan gambar malaikat?" tanya Dita sambil menahan tawanya


"Seharusnya aku yang pakai jaket itu karena nama aku Angel, dan Angel itu artinya malaikat." ucap gadis kecil tersebut dengan sombongnya


Ternyata gadis kecil tersebut adalah Angel kecil, tanpa banyak bicara Dita kecil langsung melepaskan jaket yang dia gunakan pada saat itu


"Ini untuk kamu," ucap Dita kecil sambil menyodorkan jaket miliknya


Angel kecil tidak ingin menerima pemberian orang lain begitu saja, dia pun melepaskan jaket yang dia gunakan pada saat itu dan memberikan jaket tersebut kepada Dita kecil. Sedangkan Dita kecil mengambil jaket tersebut karena tidak ingin memperpanjang masalah


Mereka pun keluar dari sana dengan saling bertukar jaket, sedangkan di luar sana para penculik sedang memperhatikan gerak-gerik Angel kecil sedari awal


Mereka hanya berpatokan dengan jaket yang di gunakan oleh Angel kecil, saat Dita kecil keluar dan terlihat sedikit kebingungan mereka pun segera menghampiri Dita dan seolah akan menawarkan bantuan. Alhasil mereka pun menjadi salah sasaran pada saat itu


FLASH OFF

__ADS_1


__ADS_2