Bertukar Tubuh

Bertukar Tubuh
Bisa Gila Sendiri


__ADS_3

Para gadis tersebut masih menunjukkan wajah sombong mereka di hadapan Dita


"Berhenti untuk bersikap sombong Angel!! apa kamu pikir sekarang kami masih takut sama kamu? semua orang juga tau kalau perusahaan papa kamu saat ini berada di ujung tanduk," ucap gadis tersebut dengan sombongnya


Dita tetap memasang wajah dingin dan mulai melangkahkan kakinya untuk mendekat, aura yang Dita pancarkan pada saat itu membuat nyali para gadis tersebut sedikit menciut bahkan tanpa sadar mereka sampai memundurkan langkah kakinya


Tetapi setelah beberapa langkah para gadis tersebut tidak bisa lagi melangkah mundur karena tubuh mereka sudah bertemu dengan dinding, tapi Dita tetap melangkahkan kakinya hingga berada tepat di depan para gadis tersebut


"Apa maksud kamu aku menyerahkan tubuh aku sama Vino?" tanya Dita penuh penekanan


Para gadis tersebut hanya bisa terdiam karena hati mereka selimuti perasaan takut melihat sosok Angel yang seperti itu


"Apa kamu baru mau menjelaskan kalau wajah cantik kamu itu aku hiasi dengan pukulan?" tanya Dita dengan dingin


Wajah para gadis tersebut mulai terlihat pucat pasi karena merasa ketakutan


"Jawab!!" teriak Dita


"Karena kamu sudah mengejar Vino dalam waktu yang lama, bahkan kalian sudah bertunangan cukup lama. Tapi baru sekarang Vino membawa kamu secara resmi datang ke sebuah acara," jelas salah seorang gadis sambil menutup kedua bola matanya


"Kenapa cuma karena itu kalian punya pemikiran aku menyerahkan tubuh aku ke Vino?" tanya Dita penuh penekanan


"Karena semua orang sudah tau kalau perusahaan keluarga kamu sedang di ujung tanduk, jadi kami berpi...."


Gadis tersebut tidak bisa melanjutkan kata-kata yang akan dia ucapkan karena tatapan mata Dita saat itu seperti akan menelan dia hidup-hidup, Dita pun tersenyum dingin lalu menepuk pelan pipi gadis tersebut


"Kalian semua harus tau kalau kami berdua belum pernah melakukan hal kotor seperti yang ada di dalam pikiran kalian saat ini, tapi saat ini aku akan memaafkan kalian semua karena kalian sudah mengingatkan aku akan sesuatu." ucap Dita dengan dingin


Para gadis tersebut hanya bisa terdiam dengan tubuh yang mulai bergetar karena perasaan takut


"Tapi kalau kalian berani melakukan hal itu di kemudian hari, aku bersumpah akan memberikan pembalasan yang tidak bisa kalian bayangkan seumur hidup kalian." lanjut Dita


Tanpa rasa bersalah sama sekali Dita langsung meninggalkan para gadis tersebut yang sedang ketakutan setengah mati, tapi tentu saja kata-kata para gadis tersebut tidak bisa Dita abaikan begitu saja. Bahkan saat Dita kembali ke tempat semula Dita masih memikirkan tentang hal tersebut


"Astaga!! kenapa aku bisa lupa tentang hal itu? aku ingat malam itu sebelum menghilang jiwa Angel sempat mengatakan hal itu, dia minta aku untuk bicara sama Vino. Apa sekarang semuanya belum terlambat?" batin Dita

__ADS_1


Ekspresi wajah Dita saat itu menunjukkan dengan jelas kalau dia sedang memikirkan sesuatu


"Apa ada masalah?" tanya Vino dengan serius


Dita hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya


"Kalau mereka saja bisa mendengar tentang kabar itu, seharusnya kamu juga pasti sudah mendengar tentang permasalahan keluarga Angel. Tapi kenapa kamu ga membantu mereka? apa aku benar-benar harus membahas tentang ini sama Vino?" batin Dita


Setelah merasa cukup puas berada di tempat itu mereka pun meninggalkan tempat itu, saat di perjalanan tiba-tiba saja Dita mulai menatap ke arah Vino dengan seksama


"Apa kamu ada waktu sebentar? ada sesuatu yang mau aku bahas sama kamu," ucap Dita


Vino pun membawa Dita ke sebuah mini cafe dan memesan minuman hangat untuk mereka berdua


"Apa yang mau kamu bahas sama aku Angel?" tanya Vino dengan serius


"Tadi aku dengar beberapa cerita aneh"


"Cerita apa maksud kamu?"


Vino pun menganggukkan sedikit kepalanya


"Apa kamu ga ada niat untuk membantu keluarga aku?" tanya Dita dengan serius


"Aku bukan ga mau bantu, tapi aku memang mengajukan satu syarat sama om Firman. Apa om Firman ga membahas tentang itu sama kamu?" jawab Vino dengan serius


Dita hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya


"Tapi syarat yang aku ajukan di tolak mentah-mentah sama om Firman," ucap Vino


"Dasar laki-laki ga berperasaan!! paling ga keluarga Angel pernah membantu keluarga saat mereka berada di posisi yang sama, tapi sekarang kamu malah berani mengajukan syarat!!" batin Dita dengan wajah tidak suka


"Apa syarat yang kamu minta dari papa aku?"


"Syarat yang aku ajukan ke om Firman berhubungan dengan kamu," jawab Vino lalu tersenyum tipis

__ADS_1


"Apa dia minta untuk membatalkan pertunangan dia dan Angel? aku tau kalau seharusnya aku ga boleh mengambil keputusan apapun di dalam hidup Angel, tapi aku yakin Angel akan mengerti alasan aku melakukan hal ini. Aku membuat keputusan ini demi menyelamatkan keluarganya," batin Dita


Sudah pasti saat itu Dita meyakini pemikirannya sendiri


"Aku setuju dengan syarat yang kamu ajukan ke papa aku," ucap Dita dengan yakin


Wajah Vino pun terlihat sumringah dan perasaan bahagia terpancar dengan jelas pada saat itu


"Apa kamu yakin Angel?"


"Aku setuju, jadi kapan kamu mengumumkan pembatalan pertunangan kita?" tanya Dita dengan wajah serius


Sontak saja Vino pun langsung menghilangkan senyuman di bibirnya setelah mendengar ucapan dari Dita


"Siapa yang bilang kalau aku minta hal itu dari papa kamu?" tanya Vino dengan wajah yang sudah kurang bersahabat


"Apa ada hal lain yang bisa aku berikan selain hal itu?" tanya Dita dengan serius


"Aku mau kita menikah," jawab Vino dengan serius


Dita membulatkan kedua bola matanya dengan sempurna karena merasa terkejut, dia benar-benar tidak menyangka kalau keinginan Vino berbeda jauh dengan apa yang ada di dalam benaknya. Dita pun langsung tertawa kecil untuk mengusir perasaan canggung yang sedang dia rasakan pada saat itu


"Kamu pasti lagi bercanda," ucap Dita


Vino hanya terdiam dan menatap ke arah Dita dengan wajah yang serius, Dita pun harus menghentikan tawanya karena tak enak hati


"Apa kamu serius?" tanya Dita dengan hati-hati


"Aku serius Angel, aku mau kita menikah." jawab Vino dengan yakin


"Apa alasan kamu meminta syarat seperti itu?" tanya Dita dengan serius


"Ga ada alasan khusus Angel, aku melakukan itu karena hati aku sudah memilih kamu." jawab Vino dengan yakin


"Kalau begini ceritanya aku jadi bisa gila sendiri!! kalau cuma memutuskan pertunangan aku masih berani, tapi ini dia minta menikah. Sebaiknya aku pastikan dulu ucapan Angel yang waktu itu," batin Dita

__ADS_1


__ADS_2