
Keesokan harinya, Bintang kembali lagi bekerja dan dia begitu terkejut saat ia hendak memasuki lift menuju lantai di mana ruang CEO berada, dia dicegah oleh penjaga.
"Ada apa?" Tanya Bintang yang merasa aneh pada penjaga yang menahannya.
"Kalau tidak memiliki kartu tanda pengenal maka tidak bisa memasuki lift. Lagi pula, lift ini lift khusus untuk CEO, tidak bisa digunakan oleh sembarang orang. Kau juga adalah perempuan, tidakkah kau tahu kalau perusahaan kami tidak mengizinkan perempuan berkeliaran di sini?" Tanya penjaga itu langsung menatap sinis pada Bintang.
Bintang kebingungan di tempatnya, dia memang tidak punya tanda pengenal untuk membuktikan bahwa dirinya bekerja di tempat itu Jadi bagaimana caranya akan masuk ke tempat itu???
Tqpi beberapa saat kemudian dia berkata, "tapi, saya adalah asisten CEO, saya baru bekerja kemarin jadi belum sempat membuat tanda pengenal."
Ucapan Bintang langsung membuat kedua penjaga yang ada di depan lift kini terkekeh.
"Apakah karena kau adalah teman dari nona Rosa maka kau berpikir kami akan mengijinkanmu untuk pulang pergi dari sini sesuka hatimu?! Jangan harap!!" Bentak salah satu penjaga langsung membuat Bintang berjalan pergi menjauhi lift sambil menghela nafas.
'Jam masuk tinggal 5 menit lagi, dan aku masih tertahan di sini.' ucap Bintang dalam hati kini merasa sangat gugup sebab Dia tidak diizinkan masuk.
__ADS_1
Tiba-tiba dia melihat Wiggle yang turun dari mobil dengan tergesa-gesa.
"Tuan!!" Teriak Bintang langsung menghampiri Wiggle.
Wiggle tidak mengatakan apapun pada Bintang, tetapi pria itu dengan cepat menarik tangan Bintang dan membawa perempuan itu memasuki lift.
"Mengapa kau masih berlama-lama? Kita akan terlambat dalam 4 menit lagi!!!" Ucap Wiggle yang merupakan karyawan teladan yang tidak pernah terlambat.
"Hah! Hah! Hah!" Bintang menghembuskan nafasnya dengan kasar, lalu dia menatap pria itu sambil berkata, "aku sudah datang dari tadi, tetapi para penjaga tidak mengizinkan aku masuk. Katanya aku tidak punya tanda pengenal."
"Terima kasih sudah memperhatikan saya," ucap Bintang yang merasa senang mendapat rekan kerja yang mau membantunya.
"Lain kali kalau kau butuh bantuan apapun, Kau bisa mengatakannya padaku. Oh ya, dan aku punya satu permintaan padamu," kata Wiggle sembari menatap perempuan di depannya membuat Bintang menjadi penasaran tentang permintaan pria itu.
"Apa itu?" Tanya Bintang.
__ADS_1
"Pokoknya apapun yang terjadi Kau tidak boleh meninggalkan kantor ini. Aku sangat senang karena mulai sekarang aku punya rekan kerja di lantai yang sama. Tidak membosankan lagi sendirian di tempat kerjaku." Ucap Wiggle langsung membuat Bintang mengangguk dengan semangat.
"Tenang saja, aku tidak akan pernah pergi, gajiku bekerja di sini sangat banyak." Ucap Bintang yang merasa amat senang.
"Baguslah," kata Wiggle merasa puas dengan jawaban Bintang.
Bagaimanapun, semenjak ia bekerja dia hanya sendiri yang di tempat kerjanya dan itu sangat membosankan baginya.
Tapi tidak ada yang bisa ia lakukan, karena atasannya adalah orang yang tidak menyukai keramaian dan hanya bisa memperkerjakan satu orang asisten untuk segala hal.
'Yang lebih penting, Tuan menyukai Bintang. Jadi selama perempuan ini berada di kantor ini maka aku berharap suasana hati Tuan akan terus berada dalam kondisi yang baik.' ucap Wiggle dalam hati sembari melirik perempuan yang berdiri di sampingnya.
Tetapi dalam hati pria itu dia juga bertanya-tanya Bagaimana cara Bintang bisa mendekati Hoshi hingga pria itu benar-benar menyukai Bintang.
Padahal, selama ini pria itu benar-benar tidak pernah berhubungan dengan perempuan, dan jika ada perempuan yang ada di dekatnya dia akan merasa sangat risih.
__ADS_1
Tapi bersama Bintang...?