
Bintang yang mendengar ucapan itu kebingungan di tempatnya, karena dia sama sekali tidak mengerti aturan di tempat itu, sementara penata rias Kim yang tadi bersamanya kini sedang pergi keluar untuk mengambil beberapa barang dari ruangan VIP.
"Ah,, itu, apakah ada masalah?" Tanya Bintang dengan bingung langsung membuat perempuan yang berada di samping Bintang kini berdiri dan menatap Bintang dengan mata melotot.
"Masalah? Tentu saja masalah, kau ini bukanlah seorang pelanggan VIP, tetapi kenapa penata rias Kim harus menjadi penata riasan yang menangani mu?!!" Tanya perempuan itu kembali membuat Bintang kebingungan di tempatnya.
🐾🐾🐾
"Itu,, Saya juga tidak tahu kenapa. Tapi apakah ada masalah kalau penata rias yang menangani saya adalah penata rias kim?" Tanya Bintang masih dengan raut wajah yang bingungnya.
Melihat perempuan di depannya yang sama sekali tidak mengerti dengan ucapannya langsung membuat Helenia menggertakkan giginya, lalu dia kembali duduk sambil berkata, "aku harus menelepon Rossa, bisa-bisanya penata rias yang dikhususkan untuk Rossa malah menata seorang perempuan rendahan!!!"
__ADS_1
Bintang yang duduk di samping perempuan itu bisa mendengar apa yang dikatakan perempuan itu jadi dia merasa agak gugup di tempatnya namun dia tidak mengatakan apapun dan hanya menunggu penata riasnya datang menghampirinya.
"Maaf, apakah Nona menunggu lama?" Ucap sampe nata rias ketika dia sudah tiba dan melihat bintang tampak meramas-remas jari-jari tangannya.
Mendengar ucapan sang penata rias, Bintang tersenyum dan berkata, "jangan khawatir, saya baik-baik saja."
Mendengar itu, sang penata rias merasa lega dalam hati karena dia takut kalau perempuan itu sampai mendapatkan pengalaman tidak menyenangkan di tempat mereka, hingga membuat salon mereka di buat bangkrut oleh Tuan Muda Bhaltazar yang mungkin akan mengamuk.
"Kalau begitu saya akan mulai sekarang," kata sang penata rias mulai mengambil salah satu botol pembersih wajah agar dia mulai membersihkan wajah Bintang sebelum meriasnya.
Pertanyaan itu langsung membuat sang penata rias menatap perempuan yang kini menatapnya lalu dia berkata, "ahh, nona ini memang adalah tamu VIP Di sini, tetapi karena sekarang ruangan VIP sedang penuh dan dia buru-buru, maka saya menyarankannya untuk berada di sini. Nona ini sangat baik hati, jadi dia mengerti akan posisi kami."
__ADS_1
Ucapan sang penata rias tidak membuat perempuan yang ada di samping Bintang menjadi puas, karena selain panggilannya tidak diangkat oleh Rossa dia juga merasa kesal bahwa perempuan yang sedang memakai pakaian lusuh di depannya ternyata adalah seorang tamu VIP?
Jadi perempuan itu segera berkata, "kau yakin dia adalah tamu VIP? Lihat pakaiannya, dan lihat penampilannya,, sama sekali tidak mencerminkan orang yang bisa membayar pelayanan VIP di tempat ini!! Aku yakin dia pasti sedang menipu kalian apakah kalian sama sekali tidak curiga padanya?"
Ucapan perempuan itu langsung membuat penata rias menggertakan giginya Karena dia sudah merasa kesal dengan apa yang terjadi sebelumnya dan sekarang ada perempuan lain lagi yang mempertanyakan Bintang yang sedang ia layani??
Jadi dia menatap perempuan di depannya sambil berkata, "dia menipu kami atau tidak, bukankah tidak ada hubungannya dengan Nona? Jadi silakan tenang mendapatkan pelayanan dari salon kami dan tidak perlu mencampuri urusan orang lain."
Setelah berbicara demikian sang penata rias kemudian mengabaikan perempuan di samping Bintang dan perempuan itu kembali fokus untuk menata Bintang supaya dia tidak membuang-buang terlalu banyak waktu.
Tuan muda Bhaltazar bisa mengamuk Jika dia menunggu terlalu lama!
__ADS_1
Sementara perempuan yang duduk di samping Bintang, dia merasa sangat anget kesal dengan penata rias Kim yang terkenal itu malah membela seorang perempuan yang berpakaian buruk ketimbang dirinya yang sedang mengingatkan mereka.
Jadi dia berbalik menggerakkan giginya sambil mengepal kuat tangannya, 'ini tidak bisa dibiarkan, Pokoknya aku harus mengirim pesan pada Rossa.' ucap perempuan itu dalam hati lalu dia mulai mengetik pesan dan mengirimkannya pada Rossa.