Bintang Untuk Bintang

Bintang Untuk Bintang
77.


__ADS_3

Ucapan perempuan itu langsung membuat Bintang menjadi panik jadi dia kemudian mengangkat wajahnya dan berkata, "Tolong jangan, Saya harus membeli sepatu itu karena itu adalah sepatu untuk adik ipar saya. Tunggu sebentar, saya akan mencari kartunya dengan baik."


Setelah berbicara Bintang kembali merogoh tasnya, dan dia merasa keringatnya sudah memenuhi keningnya ketika dia tidak kunjung mendapatkan kartu Sultan milik Hoshi.


"Halla,, masih banyak bicara juga," kesal perempuan itu lalu melihat pelayan, "cepat proses kartuku atau Aku tidak akan jadi membeli barang itu!!!"


🐾🐾🐾


Maka sang pelayan yang dibicarai langsung menatap Bintang dengan raut wajah yang sangat menyesal bercampur dengan kekesalannya pada Bintang.


Perempuan itu kemudian berkata, "Maaf sekali, Nona Tetapi kalau Nona benar-benar tidak memiliki uang untuk membayar ini maka sebaiknya barang ini diberikan pada orang lain yang mampu membayarnya. Dan lain kali, tolong jangan lagi melakukan penipuan karena hal seperti ini benar-benar sangat merugikan toko kami dan membuang-buang waktu kami."


Setelah berbicara demikian, maka pelayan itu mengambil kartu kredit milik perempuan yang menghina Bintang dan hendak menggeseknya ketika seorang pria tiba-tiba saja datang menyerahkan sebuah kartu kredit berwarna hitam keemasan.


"Aku akan membayarkan itu untuk kekasihku," ucap pria itu dengan suara yang tegas langsung membuat Bintang mengangkat wajahnya karena merasa familiar dengan suara itu.

__ADS_1


Begitu melihat wajah Hoshi, Bintang langsung menghela nafas dengan lega lalu dia berkata, "Untung kau ada di sini, aku tidak bisa menemukan kartu kredit yang tadi kuletakkan ke dalam tasku."


Sang pelayan yang hendak menggesek kartu, kini ia melihat sebuah kartu sultan yang diserahkan oleh sang pria, jadi perempuan itu mengambil kartu Sultan itu dan dengan tangn gemetar memperhatikan kartu tersebut.


"Ini,, kartu ini,,," semua orang begitu terkejut melihat kartu itu dan tak menyangka bahwa ternyata pria pemilik kartu itu adalah kekasih dari perempuan yang mereka anggap sebagai perempuan yang tidak mampu untuk membeli sepatu dari toko mereka.


Tetapi Hoshi mengabaikan mereka semua dan hanya mengulurkan tangannya mengambil alih tas Bintang lalu pria itu berusaha mencari kartu kredit di dalam tas itu.


Setelah beberapa saat Hoshi menarik sebuah kartu berwarna gold dari dalam tas itu, "ini, kartunya terselip di salah satu nota yang ada di dalam tasmu." Ucap Hoshi langsung membuat Bintang tersenyum konyol.


"Lain kali, jangan berbuat ceroboh seperti ini lagi. Aku tidak ingin ada orang yang menghinamu hanya karena kecerobohanmu menyimpan sebuah kartu." Ucap Hoshi langsung membuat Bintang mengangguk.


"Iya, aku yang salah," ucap Bintang.


Semua orang yang ada di sana dan melihat interaksi kedua orang itu dan bahkan melihat kartu gold yang baru saja keluar dari tas Bintang kini tak mampu berkata apapun lagi.

__ADS_1


Mereka benar-benar tak menyangka bahwa ternyata di dalam tas yang terlihat kusam itu memang tersimpan sebuah kartu yang tidak akan pernah mereka miliki bahkan jika mereka sudah menabung seumur hidup mereka untuk membuat kartu kredit seperti itu.


"I,,,, ii,, ini,, saya akan menggeser kartu ini sekarang," ucap sang pelayan sembari mengembalikan kartu milik perempuan yang sudah menghasutnya, lalu dia menggesek kartu Sultan milik Hoshi.


Setelah beberapa saat, transaksi kemudian berhasil dan dengan kesal Hoshi mengambil barang belanjaan mereka dan menyimpan kembali kartu mereka.


Dan sebelum pergi,menatap ke arah 2 pelayan itu sambil berkata, "lain kali tolong berikan pelayanan yang lebih baik untuk para pelanggan kalian. Untung saja masih Kami yang mendapatkan barang ini, kalau tidak, toko ini akan segera tutup dan tidak akan bisa lagi dibuka di seluruh negara ini!!!" Tegas Hoshi dengan kesal.


Setelah itu, dia hendak membawa Bintang pergi dari tempat itu ketika dia kembali teringat akan dua perempuan yang menghina Bintang, jadi dia kembali menghentikan langkahnya dan menatap 2 perempuan itu dengan tatapan tajam.


"Kalian berdua, sebaiknya kalian berhati-hati karena jika aku mengetahui keluarga dan perusahaan kalian, maka aku tidak akan membiarkan keluarga dan perusahaan kalian masih tetap bisa berada di ibukota ini!!!" Tegas Hoshi langsung membuat ke-4 orang di sana merasa gemetar di tempat mereka karena tidak menyangka bahwa orang dengan aura seperti Hoshi akan muncul menolong seorang perempuan yang mereka anggap sebagai perempuan penipu.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.

__ADS_1


__ADS_2