Bintang Untuk Bintang

Bintang Untuk Bintang
72.


__ADS_3

Setelah kejadian di depan toko, maka para pelayan memperlakukan Bintang dengan sangat hati-hati, bahkan tidak ada lagi pelayan junior yang melayani mereka, semuanya adalah pelayan senior yang sudah berpengalaman menghadapi para klien.


"Nona, ini adalah gambar-gambar rekomendasi kami untuk kalian berdua, merupakan gaun-gaun keluaran terbaru dari brand kami dan tentunya memiliki style yang sangat cocok untuk kalian berdua." Ucap pelayan menunjukkan beberapa gaun langsung membuat Rossa melihat-lihat gaun itu dan akhirnya mengambil salah satu gaun.


"Gaun ini sangat cocok untuk kakak ipar, cobalah," ucap perempuan itu membuat Bintang mengambil gaun itu dan melihatnya dengan seksama.


Dia melihat labelnya untuk mencari harga di sana, tetapi tidak ada harga yang tertera di sana, jadi dia merasa agak ragu untuk mencoba gaun itu, karena takutnya ketika dia mencobanya, gaun itu memiliki lecet dan akhirnya mereka harus mengganti rugi.


Yang pastinya, mereka akan mengeluarkan banyak uang untuk mengganti rugi gaun tersebut.


Jadi Bintang menatap Rossa dengan cemas, "Ini,,, aku ras--"


"Astaga,, kakak ipar, cobalah dulu baru berkomentar, karena aku merasa gaun itu sangat cocok dengan kakak ipar." Ucap Rossa sembari mendorong Bintang ke arah ruang pas untuk mencoba gaun tersebut.


Maka setelah dipaksa masuk ke ruang pas, maka mau tidak mau Bintang kemudian mencoba gaun itu lalu keluar untuk memperlihatkan gaunnya pada Rossa.


"Waw...!!!" Rossa sangat terkejut melihat gaun itu sangat cocok dikenakan oleh Bintang, bahkan bentuk tubuh Bintang yang begitu indah langsung membuat siluet gaun itu terlihat begitu pas di badan Bintang.


Tidak ada kecacatan sedikitpun, semuanya terlihat begitu sempurna seolah gaun itu benar-benar dibuat untuk Bintang.

__ADS_1


"Apakah ada yang aneh?" Tanya Bintang yang merasa risih karena semua pelayan yang ada di situ menatap ke arahnya bahkan Rossa juga menatap ke arahnya dengan ekspresi terkejut mereka.


Tentu saja para pelayan sangat terkejut karena tadinya ketika mereka baru melihat Bintang, mereka benar-benar mengira itu adalah seorang pelayan karena penampilan perempuan itu sangatlah buruk.


Tapi siapa sangka, setelah perempuan itu memakai pakaian yang layak untuknya, maka perempuan itu terlihat begitu mempesona, anggun dan sangat mencerminkan wanita yang berkelas.


"Tidak ada yang ane, ini sangat cocok untuk kakak ipar, jadi kita akan membeli gaun ini untuk kakak ipar." Ucap Rossa langsung membuat para pelayan tersenyum senang karena salah satu gaun termahal di toko mereka Akhirnya telah terjual.


"Ahh, baiklah," ucap Bintang hanya mengiyakan, lalu perempuan itu kembali dibuat mencoba beberapa gaun dan semua gaun yang dicoba akhirnya dibungkus oleh Rossa.


Rossa juga mendapatkan beberapa pakaian, lalu perempuan itu kemudian mengambil ponselnya untuk mengirim beberapa foto yang tadi ia dapatkan ketika Bintang selesai mencoba pakaian.


Semua foto-foto itu langsung dikirim ke Hoshi, hingga ponsel pria yang sedang rapat bersama dengan salah seorang kliennya langsung berdenting beberapa kali karena pesan dari Rossa.


Maka secara diam-diam pria itu mengambil ponselnya dan melihat pesan yang masuk.


Hoshi tidak bisa menahan senyumnya melihat perempuan cantik yang ada di foto, jadi dia kemudian melihat satu persatu foto tersebut dan merasa begitu terpesona dengan kecantikan kekasihnya.


Hal itu membuat pria itu tanpa sadar sudah mengabaikan rapat mereka hingga membuat sang klien kebingungan dengan sikap pria di depannya, karena tidak biasanya pria itu mengabaikan sesuatu yang penting yang sedang mereka bicarakan.

__ADS_1


"Tuan Bhaltazar," ucapkan klien diabaikan oleh Hoshi.


Hal itu membuat Wiggle yang menemani Hoshi akhirnya menelan air liurnya, Dia kemudian mendekati Hoshi untuk memperingatkan pria itu.


Tetapi bukannya berhasil memperingatkan, dia malah melihat Hoshi berdiri dan menatap ke arahnya, "kau teruskan rapatnya karena aku memiliki sesuatu yang penting untuk diurus." Ucap Hoshi tanpa menunggu jawaban lalu pria itu segera meninggalkan semua orang.


Dia sangat tidak sabar untuk melihat secara langsung bagaimana kekasihnya mengenakan pakaian-pakaian itu.


Semua orang yang menatap pria itu, mereka dihinggapi rasa bingung.


Wiggle yang ditinggalkan oleh Hoshi juga tertegun di tempatnya karena dia tidak menyangka bahwa pria itu akan meninggalkan rapatnya begitu saja.


'Apa yang membuat Tuan pergi begitu saja? Dan lebih tepatnya, Bagaimana aku akan menghadapi orang-orang ini?' ucap Wiggle dalam hati yang jelas tahu sifat orang yang sedang melakukan rapat bersama mereka, sama sekali tidak menyukai sedikitpun kecerobohan dan kesalahan!!!


Jadi dia jelas tahu bahwa dia akan tersiksa untuk membujuk orang-orang itu agar tidak tersinggung dengan sikap Hoshi yang barusan terkesan sangat menyepelekan rapat mereka.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.

__ADS_1


__ADS_2