
Brrruuummm........
Bintang duduk dalam mobil Hoshi sembari memegang sabuk pengamannya dengan erat.
Perempuan itu sangat tegang, karena dia kebingungan harus menyuruh pria itu untuk mengantarnya ke mana.
Kalau dia kembali ke gudang tempat ia tinggal, maka dia tidak akan sempat untuk datang ke toko tempat waktu.
Tetapi kalau pergi ke toko, maka pria itu pasti akan menarik perhatian banyak orang.
'Apa yang harus kulakukan? Kenapa juga pria ini mau mengantarku? Dan Kenapa juga aku mau diantar olehnya?' ucap Bintang dalam hati sembari menggigit bibir bawahnya menggerututi kebodohannya yang sudah melebihi kebodohan kambing.
"Kenapa kau sangat tegang?" Tanya Hoshi ketika dia menyadari bahwa sejak masuk ke dalam mobil Bintang selalu berada dalam ketegangannya.
Jadi pria itu berpikir bahwa mungkin saja Bintang tidak menyukai suasana dalam mobilnya.
"Ah?" Bintang terkejut dengan pertanyaan tiba-tiba pria itu, jadi dia berusaha membuat rileks tubuhnya, "ini,, Saya hanya tidak terbiasa menaiki mobil mewah seperti ini." Jawab Bintang langsung membuat Hoshi mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"Jadi kalau aku menggunakan mobil yang biasa-biasa saja, kau mau pulang pergi setiap hari bersamaku?" Tanya pria itu langsung membuat Bintang melototkan matanya menatap pria yang sedang menyetir.
"A,, apa?" Tanya perempuan itu yang tak menyangka bahwa Hoshi mau mengendarai mobil yang tidak sesuai kelasnya hanya karena pria itu mau mengantarnya pulang pergi.
"Iya, kalau kau tidak suka dan menaiki mobil mewah, aku bisa membeli mobil yang lebih sederhana lagi." Jawab Hoshi kembali membuat Bintang tercengang, karena dia benar-benar tidak menyangka dengan jawaban pria itu.
"Itu,,, Tuan tidak perlu melakukan itu karena,,, saya bisa pergi sendiri dan pulang sendiri dari kantor." Ucap Bintang kembali tertunduk dengan tangan perempuan itu memegang erat sabuk pengamannya.
"Jadi Apakah kau baru saja menolak perintahku?!!" Tiba-tiba kata Hoshi langsung membuat Bintang kembali menatap pria itu.
"Pe,, perintah?!" Tanya Bintang yang merasa bingung dengan pria itu.
"Itu,, tapi,, saya tidak ingin membebani tuan," ucap Bintang yang kini semakin tidak mengerti dengan pria yang sedang berkendara.
"Tapi perasaanku jadi lebih baik Kalau dekat-dekat denganmu. Dan seorang asisten bertugas untuk membuat perasaan atasannya selalu baik agar pekerjaan berjalan dengan lancar." Ucap Hoshi kembali membuat Bintang semakin tidak mengerti dengan pria itu.
Kenapa perasaan pria itu membaik setiap berdekatan dengannya?
__ADS_1
'Apakah itu juga alasan dia memindahkanku ke ruang kerjanya?' pikir Bintang dalam hati kembali mengingat Bagaimana ucapan Wiggle padanya.
"Pokoknya kau akan bekerja satu ruangan dengan tuan muda. Dan ingat, apapun yang terjadi Kau harus selalu membuat tuan muda berada dalam suasana hati yang baik. Juga jangan pernah membantah perintahnya dan kau harus sering-sering melihat ke arahnya!!!" Ucapan Wiggle kembali terputar dalam otak Bintang.
Maka perempuan itu menelan air liurnya dan kembali mengintip ke arah pria yang sedang menyetir.
Perempuan itu mengerjapkan matanya melihat sebuah senyum sedang terukir di wajah pria tersebut.
'Apakah dia benar-benar merasa senang saat dekat-dekat denganku?' pikir perempuan itu dalam hati, lalu dia kembali memalingkan wajahnya sambil berkata, "kalau begitu, Tuan boleh dekat-dekat dengan saya kalau di kantor. Tapi kalau,,, kalau, kalau,,, sudah bukan jam kantor--"
"Tidak bisa!" Sela Hoshi, "Kalau aku tidak mengantarmu pulang dan tidak menjemputmu untuk pergi ke kantor juga akan membuat moodku menjadi lebih buruk. Itu akan mempengaruhi pekerjaanku saat berada di kantor," ucap Hoshi membuat Bintang tak bisa lagi berkata apapun untuk menolak ucapan pria itu.
Bagaimanapun, Wiggle sudah memperingatkannya bahwa dia harus mengikuti seluruh perintah pria itu dan juga harus selalu membuat hati pria itu berada dalam suasana yang baik.
'Hah,, , kalau aku tidak menuruti ucapannya dia juga bisa saja memecatku kapan saja, dan kalau aku dipecat, maka aku harus membayar denda senilai 100 miliar pada Rosa. Itu sama saja dengan memberikan nyawaku dan juga nyawa ibuku pada Rossa!!!' ucap Bintang dalam hati lalu dengan berat hati perempuan itu berkata, "baik, saya akan menuruti perintah Tuan."
Ucapan Bintang langsung membuat Hoshi mengukir senyum yang paling indah di wajahnya.
__ADS_1
"Jadi ke mana aku akan mengantarmu?" Tanya pria itu dengan suasana hati yang sangat baik.