
"Ini adalah berkas terakhir yang harus Tuan tanda tangani hari ini, dan jadwal nanti sore sudah saya kosongkan karena baru saja Nona Rosa menelpon bahwa tuan dan nyonya besar baltase menginginkan tuan muda untuk kembali ke kediaman bersama dengan Nona Bintang." Ucap Wiggle langsung membuat Hoshi dan juga Bintang mengangkat wajah mereka menatap pria itu.
'Kenapa aku juga dipanggil kekediaman keluarga Bhaltazar?' ucap Bintang dalam hati yang tak menyangka bahwa dirinya akan bertemu dengan sepasang suami istri yang sudah melegenda di negara mereka bahkan dikenal di seluruh dunia.
🐾🐾🐾
Sementara Hoshi yang mendengar ucapan asistennya, pria itu menyipitkan matanya menatap Wiggle.
"Apa kau yakin itu perintah dari ayah dan ibuku dan bukannya karang-karangan dari Rossa?" Tanya Hoshi yang sudah curiga pada adiknya sebab terakhir kali ketika perempuan itu menyuruhnya pergi ke rumah dia malah mendapati bahwa perempuan itu sedang menagihnya mobil mewah yang ia miliki.
Dia tidak mau waktu berharganya yang akan ia habiskan Bersama Bintang pada malam hari itu malah diganggu oleh adiknya yang hanya meminta sesuatu darinya.
"Ah,, kalau itu saya tidak tahu pasti, tapi terdengar dari suara Nona Rosa, Saya yakin kalau dia tidak berbohong." Ucap Wiggle yang sebenarnya bingung juga dengan Tuan mudanya yang sama sekali tidak harus menyukai apapun yang berkaitan dengan Rossa.
Apalagi jika Rossa menyuruhnya kembali ke rumah entah kenapa tidak pernah mau melakukannya.
__ADS_1
"Baiklah, kau boleh pergi," ucap Hoshi sembari pria itu mengambil ponselnya untuk menghubungi ibunya secara pribadi.
Sementara Bintang yang memperhatikan pria yang sedang menelpon itu, dia langsung tertunduk dan pura-pura mengerjakan sesuatu di buku catatannya.
'Kenapa perasaanku tidak enak? Dan aku harap Hoshi tidak benar-benar akan membawaku pergi ke kediaman orang tuanya, karena pekerjaan paruh waktuku tidak mungkin ku tinggalkan begitu saja.' ucap Bintang dalam hati yang kini merasa cemas Jika dia harus membuat pemilik toko tempat dia bekerja paruh waktu menjadi kesulitan karena dia tidak datang lagi bekerja.
Padahal, bosnya sangatlah baik terhadapnya dan perempuan itu juga seringkali membantunya serta menghiburnya Jika dia sedang dalam kesusahan jadi dia benar-benar tidak tega untuk mengecewakan hati perempuan itu.
Sementara Hoshi yang sedang menelpon ibunya, akhirnya panggilan itu segera terhubung dan terdengar suara lembut ibunya dari seberang telepon.
"Sayang, akhirnya kau menelpon ibu. Apakah Rossa sudah memberitahumu tentang makan malam keluarga yang akan diadakan untuk menyambut calon menantu ibu?" Tanya Loren dari seberang telepon, yang mana suara perempuan itu terdengar begitu bahagia.
"Ah,, Apa maksudmu? Jelas-jelas yang Ibu maksud itu ialah perempuan yang bekerja satu ruangan denganmu. Bukankah kalian sepasang kekasih dan akan menikah? Jadi Cepat bawa dia ke hadapan Ibu karena Ibu mau menjamu calon menantu ibu.
"Ingat ya, setelah pulang kerja kalian harus langsung kemari karena saat ini Ibu dan para pelayan sudah mulai memasak." Ucap Loren langsung membuat Hoshi tersenyum.
__ADS_1
Pria itu merasa sangat senang karena ternyata calon menantu yang dimaksud ibunya adalah Bintang.
"Baiklah Bu, kalau begitu kami akan datang untuk makan malam." Ucap Hoshi sembari menuntut teleponnya dan pria itu menoleh ke arah Bintang yang sedang duduk dengan gugup.
Tentu saja dia gugup karena dia merasa khawatir untuk mendengar hasil pembicaraan Hoshi dengan ibunya.
"Bintang, kita akan makan malam di rumah keluargaku. Jadi nanti kita akan pulang lebih awal supaya kita masih bisa singgah di salah satu tempat yang ingin ku datangi." Ucap Hoshi langsung membuat Bintang mengangkat wajahnya dan menatap pria itu sembari menelan air liurnya yang terasa pahit.
Bagaimana dia akan menolak ajakan pria itu? Lebih tepatnya, itu sepertinya bukan ajakan pria itu tetapi ajakan dari tuan dan nyonya Bhaltazar.
"Maaf Tuan, tapi saya tidak bisa kalau nanti malam, karena saya sudah ada janji." Ucap Bintang dengan gugup langsung membuat Hoshi mengerutkan keningnya menatap perempuan itu.
"Kau ada janji? Janji apa itu?" Tanya Hoshi langsung membuat Bintang tertegun di tempatnya.
Karena dia sudah membaca kontrak yang telah Ia tanda tangani tadi siang dan dikatakan dikontrak itu bahwa selama bekerja di perusahaan CB, maka dia tidak boleh mendapatkan pekerjaan lain dalam bentuk apapun.
__ADS_1
"Itu,,," Bintang merasa sangat kebingungan harus menjawab apa, tetapi karena dia tidak bisa mendapatkan alasan maka akhirnya perempuan itu mengubah keputusannya dengan berkata, "kalau begitu kita akan makan malam di rumah Tuan."
"Bagus!!!" Ucap Hoshi merasa sangat senang, lalu pria itu segera menelpon Wiggle agar mereservasi salon langganannya untuk Bintang.