Bintang Untuk Bintang

Bintang Untuk Bintang
89.


__ADS_3

Dua minggu akhirnya berlalu, dan Bintang merasa sangat senang ketika tiba-tiba saja dia merasakan jari manis ibunya bergerak ketika dia sedang memandangi tangan ibunya yang sudah sangat kurus dan pucat.


Maka ketika melihat hal itu, Bintang langsung berdiri dan menatap ibunya tampak menggoyangkan kelopak matanya, tetapi terlihat jelas bahwa perempuan itu masih belum sadar..


"Ibu,," ucap Bintang dengan perasaan tak karuan langsung menekan bel pada kamar supaya dokter dan perawat segera menghampirinya.


"Apakah ibu bisa mendengarku?" Tanya Bintang dengan jantung yang berdegup amat kencang sampai akhirnya pintu kamar itu terbuka memperlihatkan beberapa orang dokter masuk ke tempat itu.


Dokter yang menangani Ibu Bintang memang tidak hanya satu, tetapi ada 3 dokter yang langsung dibayar pribadi oleh Hoshi demi memberikan yang terbaik pada calon ibu mertuanya.


Bintang yang melihat itu ingin menjelaskan pada mereka, tetapi dia tidak bisa berbahasa dengan mereka jadi dia hanya membiarkan dokter-dokter itu memeriksanya sementara dia menyingkir kem pinggir untuk melihat para dokter itu melakukan tugasnya.


Semua dokter juga tampak melihat harapan saat melihat tampak sepertinya pasien yang terbaring di atas tempat tidur memperlihatkan gejala-gejala bahwa perempuan itu akan bangun.


Dan Bintang yang begitu bersemangat melihat dokter dan kemudian teringat akan Hoshi jadi dia segera keluar dari ruangan untuk menelpon Hoshi dan memberi kabar baik pada pria itu.


Namun betapa terkejutnya dia ketika keluar dari ruangan dan malam mendapati Wiggle bersama dengan Rosa sedang berdiri di sana sepertinya baru datang beberapa saat yang lalu.


"Bintang!" Ucap Rossa langsung memeluk Bintang dengan hangat karena dia merasa sangat senang Akhirnya bisa berjumpa kembali dengan perempuan itu setelah 3 minggu mereka tidak ketemu.

__ADS_1


Wiggle yang melihat itu hanya bisa tersenyum di tempatnya sembari memegang buket bunga yang mereka bawa dan juga beberapa makanan yang bisa dikonsumsi oleh Bintang selama perempuan itu menjaga ibunya.


"Bagaimana kabar ibumu?" Tanya Rossa Ketika mereka selesai berteleponan langsung membuat Bintang tersenyum bahagia.


"Baru saja aku melihat jari Ibuku bergerak dan juga kelopak matanya terlihat seperti bergetar, tapi aku tidak bisa berbicara dengan para dokter itu. Mereka semua sedang memeriksa Ibuku dan saat ini aku ingin menghubungi Hoshi untuk mengatakan kabar baik itu." Ucap Bintang langsung merogo sakunya untuk mendapatkan ponsel dari sana.


Sementara Wiggle, dia langsung berkata, "Kalau begitu, biar aku yang berbicara dengan dokter," ucap pria itu langsung diangguki oleh Bintang dan membiarkan Wiggle masuk ke ruangan ibunya sementara dia hendak menelepon Hoshi.


Sebab, hanya Hoshi yang berbisa berbicara dengan para dokter itu jadi apapun yang terjadi dia terus membutuhkan Hoshi jika ingin mengatakan sesuatu pada dokter.


Sementara Bintang menghubungi Hoshi, maka Rossa berdiri di depan jendela sembari memandangi beberapa dokter yang berbicara dengan Wiggle dan terlihat wajah keceriaan diantara semua orang yang ada di dalam sana.


"Apa kata dokter?" Langsung tanya Bintang sembari menatap Wiggle dengan ponsel yang ia masukkan ke mode pengeras suara supaya mereka juga bisa mendengar suara Hoshi ketika pria itu mengatakan sesuatu.


"Katanya Mereka akan melakukan terapi lanjutan karena ada tanda-tanda ibumu akan segera sadar." Ucapkan sangat membuat Bintang merasa sangat senang.


Maka pria yang ada di seberang telepon kemudian berkata, "berikan ponselnya pada Wiggle biar aku berbicara dengannya."


Maka tanpa basa-basi lagi Bintang memberikan ponselnya pada Wiggle dan perempuan itu saling berpelukan dengan Rossa untuk meluapkan rasa bahagianya.

__ADS_1


Maka setelah beberapa saat Wiggle selesai berbicara dengan Hoshi, Wiggle kembali berbicara dengan dokter lalu terapi kemudian segera dilakukan dan ketiga orang itu menunggu di luar ruang terapi sembari menemani Bintang yang sedang makan.


"Entah kenapa makanan ini tiba-tiba saja jadi sangat enak, Padahal selama beberapa waktu ini aku tidak bisa makan." Ucap Bintang sembari melahap makanannya dengan semangat karena dia merasa bahwa keajaiban akan segera terjadi pada ibunya yang sudah koma dalam waktu yang lama.


"Kalau begitu aku dan Kak Wiggle akan membelikanmu lagi asalkan kau mau makan yang lahap," ucap Rossa dengan wajah yang begitu semangat menatap Bintang.


"Ahh, kalau begitu tolong belikan aku sekotak es krim," ucap Bintang langsung dianguki oleh Rossa jadi kedua orang itu kemudian pergi meninggalkan Bintang untuk mendapatkan es krim yang diminta oleh perempuan itu.


Saat kedua orang itu pergi, Bintang mengikutkan pandangannya pada orang yang berjalan ke lift, lalu dia mengerutkan keningnya saat melihat kedua orang itu berpegangan tangan dan tampak berbicara dengan sangat mesra.


Setelah beberapa detik, Bintang tersenyum, "ternyata kepergian mereka bersama di luar negeri menghasilkan sebuah perasaan di antara mereka." Ucap perempuan itu yang turut bahagia dengan hubungan kedua orang itu.


Karena bagaimanapun, keduanya memang terlihat sangat serasi Dan terlebih butuh mengenal mereka berdua sebagai orang yang baik.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.


__ADS_1


__ADS_2