
Brak!
Brak!
Brak!
Perempuan bernama Jenni Sinaga sangat terkejut ketika melihat Hoshi ternyata membuka satu persatu ruang VIP, sepertinya sedang mencari seseorang.
"Kak Hoshisedang mencari siapa?" Tanya Jenni dengan heran melihat pria yang selalunya bersikap acuh tak acuh pada segala hal, tapi kini pria itu sedang tampak sangat panik dan khawatir.
"Tu,, tuan," ucap salah seorang karyawan salon yang datang menghampiri pria itu dengan rasa gemetar di seluruh tubuhnya.
Karena dia sudah mendengar bahwa pria itu sama sekali tidak suka berhadapan dengan seorang perempuan.
Tetapi sialnya, malah dia yang dipilih untuk menghampiri pria itu dan memberitahukan keberadaan Bintang.
"Dimana dia?!!" Bentak Hoshi yang merasa sangat khawatir bila saja terjadi sesuatu pada Bintang.
__ADS_1
Sementara dia sudah mengecek seluruh ruang VIP dan tidak mendapati satupun ruangan itu dihuni oleh Bintang.
Padahal, perempuan itu seharusnya berada di ruang VIP, bukan di ruangan yang lain apalagi berada di tempat lain selain salon itu!!!
"Itu, Nona Bintang yang datang bersama dengan Tuan ada di ruangan sebelah sana, silakan ikuti saya," ucap sang karyawan dengan tubuh gemetar langsung berjalan cepat mendahului Hoshi karena dia takut kalau dia dekat-dekat dengan pria itu maka pria itu bisa meledak dan marah.
Sementara Jenni yang mendengarkan ucapan sang karyawan, perempuan itu sangat terkejut karena tak menyangka bahwa ternyata Hoshi benar-benar datang ke salon itu bersama dengan seorang perempuan!!!
Jadi, dengan rasa penasarannya dia mengikuti Hoshi untuk melihat perempuan mana yang datang bersama dengan pria itu, bahkan sampai bisa membuat Hoshi berubah menjadi orang yang sangat berbeda daripada yang ia kenal.
"Kak Kim!" Ucap sang karyawan yang datang bersama dengan Hoshi langsung membuat penata rias Kim menatap karyawan itu dan sangat terkejut saat melihat seorang pria muncul di belakang karyawan tersebut.
Melihat perempuan yang tampak tersenyum ke arahnya, maka Hoshi dengan wajah yang masih cemas langsung melangkah ke arah Bintang yang sudah didandani dan hanya siap untuk berganti pakaian.
"Apa yang,," Bintang menghentikan kata-katanya ketika dia terkejut bahwa Hoshi memeluknya dengan sangat erat bahkan lebih erat dari pelukan-pelukan sebelumnya.
Semua orang yang berada di sana berada dalam keterkejutan mereka sampai tak ada satupun yang bisa berbicara karena terkejut dengan situasi tersebut.
__ADS_1
Bahkan Jenny yang melihat itu merasa tubuhnya gemetar dan tak menyangka bahwa Hoshi ternyata benar-benar datang bersama seorang perempuan.
Lebih parahnya lagi, perempuan itu adalah perempuan yang tadi ia temui dan sempat ia singgung.
Bagaimana kalau perempuan itu malah mengadukannya pada Hoshi dan....!
"Apa kau sudah selesai?" Tanya Hoshi sembari melepaskan pelukan mereka dan pria itu terfokus pada Bintang mengabaikan perempuan-perempuan lain yang sedang satu ruangan dengannya.
"Eh,, itu iya. Tapi sekarang hanya perlu ganti baju saja." Ucap Bintang langsung membuat Hoshi mengganggukkan kepalanya.
Pria itu lalu memalingkan wajahnya menatap penata rias Kim yang sudah pucat di tempatnya, karena dia tidak menyangka bahwa dia akan ketahuan telah membawa Bintang ke tempat itu untuk dirias dan bukannya di ruang VIP.
"Aku akan memperhitungkan pelayanan kalian yang sangat buruk hari ini, tapi akan kulakukan besok, Jadi sekarang Cepat selesaikan pekerjaan kalian dengan baik!!!" Tegas Hoshi dengan tatapan tajam dan dingin langsung menusuk hati sang penata rias.
"Ba,, ba,, ba,, baik Tuan," jawab penata rias Kim.
Maka begitu, Hoshi langsung berbalik meninggalkan tempat itu dengan punggung yang terlihat dingin dan marah.
__ADS_1
Jenni bersama karyawan yang berada di ambang pintu langsung menjauh dari pintu agar tidak memancing amarah Hoshi yang akan melewati pintu tersebut.