
Begitu Hoshi masuk ke dalam ruangannya, pria itu menutup pintu dengan keras dan berdiri di belakang pintu dengan kesal.
"Apa yang dia lakukan? Dia lebih memilih membela mereka ketimbang menuruti perkataanku? Dan berduaan dengan Wiggle???" Jadi pria itu berjalan ke meja kerjanya dan menggunakan telepon kantor yang terhubung ke ruang kerja Wiggle.
"Datang ke ruanganku sekarang juga!!!" Perintah pria itu lalu menutup teleponnya sembari mengepal erat tangannya karena masih merasa marah terhadap apa yang telah terjadi.
Tok tok tok....
Tak menunggu waktu lama, pintu ruang kerjanya telah diketuk oleh seseorang dan Hoshi bisa menebak bahwa orang itu adalah Wiggle.
"Masuk!" Ucap pria itu langsung diikuti pintu yang terbuka, lalu seorang pria masuk dengan langkah terburu-buru menghadap pada Hoshi.
"Tuan," ucap Wiggle.
"Sekarang juga kau atur meja kerja Bintang berada di dalam ruang kerjaku!!" Perintah pria itu langsung membuat Wiggle kebingungan.
Tuan mudanya yang tidak pernah mau dekat-dekat dengan perempuan kini berpikir untuk bekerja satu ruangan dengan seorang perempuan!!
__ADS_1
Tetapi dia tidak terlalu lama bingung dan langsung berkata, "baik Tuan!"
Maka Wiggle segera keluar dan mengatur beberapa orang untuk membawa meja, kursi dan beberapa peralatan lainnya yang diperlukan Bintang untuk menjadi asisten Hoshi.
Maka hanya dalam 15 menit seluruh keperluan Bintang di ruangan Hoshi telah disiapkan.
Maka Wiggle menghampiri Bintang yang sedang sibuk bekerja di ruangannya dan berkata, "mulai sekarang kau tidak bekerja di ruanganku lagi, tapi bekerja di ruangan tuan muda."
Ucapan Wiggle mengejutkan Bintang hingga perempuan itu sedikit ternganga menatap Wiggle sembari berkata, "Apa katamu?"
"Pokoknya kau akan bekerja satu ruangan dengan tuan muda. Dan ingat, apapun yang terjadi Kau harus selalu membuat tuan muda berada dalam suasana hati yang baik.
Makanya Hoshi langsung memindahkan Bintang ke ruangannya karena pria itu tidak mau melihat Bintang dekat-dekat dengan pria lain.
"Baik," ucap Bintang yang sebenarnya tidak mau beranjak meninggalkan ruangan Wiggle, sebab Dia merasa senang pada Wiggle yang sangat mengerti dan merupakan orang yang mudah diajak kerjasama.
Tetapi karena itu sudah ada perintah daripada atasan, maka Bintang segera membereskan barang-barang miliknya Lalu dia pergi ke depan ruangan Hoshi.
__ADS_1
Tok tok tok....
"Masuk!" Perintah pria dari dalam ruangan langsung membuat Bintang membuka pintu ruangan dan melihat seorang pria yang sedang sibuk bekerja.
Maka Bintang langsung melihat ke semua tempat dan melihat namanya yang tertera di salah satu meja yang terletak satu ruangan di tempat itu, meski jaraknya agak jauh dari meja kerja Hoshi.
'Itu pasti mejaku,' ucap Bintang dalam hati langsung berjalan ke mejanya dan duduk di sana sambil merapikan berkas yang diberikan oleh Wiggle untuk ia kerjakan.
Beberapa saat bekerja, Bintang teringat akan ucapan Wiggle.
"Kau harus sering-sering melihat ke arah tuan muda."
Maka Bintang mengangkat wajahnya dan melihat ke arah Hoshi selama beberapa detik lalu dia kembali bekerja.
'Katanya dia orang yang tidak suka perempuan, tapi sekarang aku berada di ruang kerjanya dan bekerja bersama dengannya!!! Apakah dia tidak menganggapku sebagai perempuan? Kalau begitu, yang terjadi Minggu lalu itu,,,,' Bintang menggelengkan kepalanya, tidak mau lagi memikirkan masalah minggu lalu.
Sementara Hoshi yang sedang bekerja, pria itu juga sesekali mengangkat wajahnya menatap Bintang, lalu dia tersenyum dan kembali menunduk mengerjakan berkasnya.
__ADS_1
'Sekarang tidak ada lagi yang bisa mengganggunya,' pikir pria itu dalam hati merasa sangat senang karena akhirnya dia sudah berhasil mengamankan perempuan yang sudah membuatnya tidak tenang selama satu minggu lebih.