Bintang Untuk Bintang

Bintang Untuk Bintang
29. Ada yang salah dengan Hoshi


__ADS_3

Keesokan paginya, ponsel Bintang yang diletakkan di atas meja terus berdering dari subuh.


Tetapi Bintang tidak mengetahuinya karena ponsel itu disetel dalam mode senyap jadi perempuan itu sibuk di dapur membuat bekal untuk makan siang.


Perempuan itu sengaja membuat lebih banyak supaya bisa dimakan olehnya dan juga Hoshi.


Setelah selesai membuat bekal, dia mandi berganti pakaian dan memberikan sedikit riasan di wajahnya lalu perempuan itu mengambil ponselnya dan melihat 30 panggilan tak terjawab dari sebuah nomor baru.


"Siapa yang menelpon sebanyak ini di ponselku?" Ucap perempuan itu merasa sangat aneh dengan sebuah nomor baru yang tak gentar menghubunginya.


Jadi dia kemudian menekan nomor itu dan melakukan panggilan telepon.


"Akhirnya kau menelponku juga, aku sudah berada di depan cafe tempat kau turun kemarin." Terdengar suara Hoshi dari seberang telepon langsung membuat Bintang menganga lalu perempuan itu dengan cepat mengambil tasnya dan berlari keluar.


"Aku segera ke situ, tunggu sebentar lagi!!!" Ucap Bintang dengan nafas tersengal karena perempuan itu berlari amat kencang ke arah cafe yang tak jauh dari gudang tempat ia tinggal.


Hosh hosh hosh.....

__ADS_1


Bintang akhirnya tiba di depan cafe namun dia tidak melihat mobil milik Hoshi.


Jadi perempuan itu berdiri sambil mengatur nafasnya dengan pandangan dikelilingkan di tempat itu untuk mencari sebuah mobil sport berwarna putih.


Srrrr......


Tiba-tiba kaca sebuah mobil berwarna hitam yang ada di depan Bintang diturunkan.


"Mengapa tidak cepat naik?" Tanya seorang pria yang berada di dalam mobil.


Bintang tercengang menatap pria yang duduk di dalam sebuah mobil kelas menengah ke bawah.


Hoshi tersenyum, "Kau bilang kau tidak suka naik mobil mewah, jadi aku membeli mobil ini agar kau mau pulang pergi bersamaku." Ucap Hoshi sembari menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu.


Sementara Bintang yang mendengarnya, perempuan itu tak mampu berkata apa-apa.


'Hah? Demi pulang pergi bersamaku pria ini mengganti mobilnya?? Tidak!! Lebih tepatnya, pria ini menyiksa dirinya dengan membeli sebuah mobil yang tak sekelas dengan selera pria itu???' ucap Bintang dalam hati dengan rasa tak percayanya.

__ADS_1


Sementara di tempat lain, Rossa sedang bersorak kegirangan.


"Muah muah muah!!!!" Perempuan itu menciumi setir mobil miliknya dengan rasa bahagia melingkupi ujung kepalanya sampai ujung kakinya.


"Huh,,, tidak menyangka, ternyata setelah aku membawa Bintang ke kantor Kakak, Dia malah memberiku mobil sportnya yang super mahal ini!!" Ucap Rossa yang hendak menangis karena mobil yang ia impikan yang direbut oleh kakaknya akhirnya menjadi miliknya.


Tetapi tiba-tiba saja sebuah telepon masuk ke ponselnya langsung membuat perempuan itu menggertakan giginya karena kesenangannya terganggu.


"Ada apa lagi?!!" Teriak Rossa pada Wiggle yang berada di seberang telepon.


"Anu,, Nona,, sepertinya terjadi sesuatu pada tuan muda!!" Ucap pria yang sedang berdiri di area parkiran melihat Tuan mudanya yang datang menggunakan sebuah mobil kelas rendah Han.


"Apa katamu?!! Apa yang terjadi pada kakakku?!!" Tanya Rossa dengan rasa cemasnya.


"Ini,, tuan muda tiba-tiba saja datang ke kantor menggunakan sebuah mobil lexus LM 350!!!" Ucap Wiggle langsung membuat perempuan di seberang telepon berteriak kaget.


"Apa?!!! Bagaimana bisa Kakakku mengendarai mobil semurah itu?!!" Tanya Rossa dengan raut wajah tak percayanya.

__ADS_1


"Iya,,,, saya juga bingung Jadi saya berpikir ada sesuatu yang terjadi pada otaknya. Sebaiknya Nona datang ke kantor dan bertanyalah padanya mungkin saja dia sedang sakit tapi tidak mau mengatakannya pada siapapun." Ucap Wiggle langsung di iyakan oleh Rossa lalu panggilan mereka akhirnya terselesaikan.


__ADS_2