
Setelah keluar dari ruangan kakaknya, Rossa langsung pergi ke ruangan Wiggle dan duduk dengan kesal sembari berpikir tentang apa yang sudah terjadi di ruangan kakaknya.
"Mengapa Kakak bisa berbicara panjang lebar seperti itu? Dan mengapa dia berteriak padaku karena orang asing? Maksudku adalah,,, kakak tidak pernah melakukan semua itu tidak pernah berbicara lebih dari 3 kata, tidak pernah membentakku sekali pun.
"Tapi,,, Kenapa tadi dia melakukannya? Padahal aku hanya bilang akan menghabiskan waktu sebentar dengan Bintang tetapi kenapa dia sangat sensitif???" Ucap Rossa pada dirinya sendiri yang merasa bingung dan sekaligus terkejut akan sikap kakaknya yang baru saja ia lihat.
Sementara Wiggle yang sedang bekerja,, pria itu menghentikan pekerjaannya sesaat dan mendengarkan ucapan Rossa yang terus berbicara pada dirinya sendiri.
'Hah,, kalau apa yang dikatakan oleh Nona Rosa itu benar, maka sudah dipastikan bahwa Tuan benar-benar dan sudah benar-benar jatuh cinta pada Bintang. Itu artinya, apapun yang terjadi pada Bintang akan selalu diperhatikannya.' ucap Wiggle dalam hati lalu pria itu segera berdiri dan pergi ke dapur membuatkan segelas jus untuk Rossa.
Pria itu meletakkan jus di depan Rossa lalu melihat perempuan itu langsung mengambil jusnya dan menyerutnya sampai setengah dari jus tersebut telah dihabiskan olehnya.
"Apa yang baru saja terjadi? Kenapa Nona marah-marah setelah keluar dari ruangan tuan muda?" Tanya Wiggle yang masih ingin memastikan segala sesuatu yang telah terjadi.
__ADS_1
Maka Rossa yang sudah disogok dengan segelas jus dan juga perlu tempat untuk mengeluarkan seluruh isi hatinya dan unek-uneknya langsung menceritakan semuanya pada Wiggle.
Sampai jam makan siang barulah Rossa meninggalkan kantor dengan hati yang masih kesal memikirkan kelakuan kakaknya yang sudah membuatnya sakit hati.
Sementara di ruangan Hoshi, Bintang juga telah mengatur makan siang di atas meja dan memanggil Hoshi untuk makan siang bersamanya.
Tidak ada lagi makanan yang berasal dari restoran, tetapi yang mereka berdua makan ialah makanan yang dibuat sendiri oleh Bintang di rumahnya.
Sebab pikir perempuan itu bahwa dia tidak akan mendapatkan gaji lagi dari perusahaan karena seluruh biaya rumah sakit orang tuanya telah ditanggung oleh Rossa.
Jadi perempuan itu berkata, "tapi, apakah saya masih pantas mendapatkan gaji dari perusahaan ini? Itu,,"
"Tentu saja! Kau bekerja dengan sangat baik jadi tentu saja kau akan mendapat gaji. Tapi jangan bilang kau belum menandatangani kontrak bekerja di perusahaan ini?!" Tanya Hoshi kini menatap Bintang dengan tajam.
__ADS_1
Karena seharusnya saat penandatanganan kontrak maka perempuan itu sudah diberitahu berapa nominal gajinya dan bagaimana pekerjaannya serta apa saja tunjangan yang ia dapatkan.
Bintang yang mendengar itu kebingungan di dalam hatinya karena dia Sudah menandatangani perjanjian kontrak dengan Rossa, yaitu menjadi asisten selama 1 tahun dan biaya rumah sakit orang tuanya akan ditanggung oleh Rossa.
Jadi perempuan itu tidak kepikiran bahwa dia masih harus menandatangani kontrak dengan perusahaan.
"Itu,,, kalau begitu saya akan menanyakannya nanti Ketika saya pergi ke bagian HRD untuk mendapatkan kartu tanda pengenal saya." Ucap Bintang yang kemarin belum sempat mengurus kartu tanda pengenalnya karena ada banyak pekerjaan yang diberikan oleh Wiggle.
Maka begitu, ketika jam makan siang selesai Bintang langsung pergi ke bagian HRD untuk mengurus surat kontrakannya dan juga membuat kartu tanda pengenalnya.
Begitu dia melewati beberapa ruangan, dan bertemu dengan beberapa karyawan pria, semua orang terkejut melihat Bintang karena mereka tidak menyangka seorang perempuan malah bebas berkeliaran di tempat itu.
'Kenapa semua orang melihatku?' ucap Bintang dalam hati yang merasa begitu risih karena ditatap oleh setiap orang yang bertemu dengannya.
__ADS_1