
Deg!
Deg!
Deg!
Jantung Bintang berdegup amat kencang ketika jam pulang kantor telah tiba dan kedua orang itu keluar dari kantor menaiki mobil milik Hoshi yang akan mereka gunakan untuk meninggalkan tempat itu.
'Astaga, Apakah aku layak untuk pergi makan malam di kediaman keluarga Bhaltazar? Aku pasti akan menjadi satu-satunya orang yang berasal dari keluarga kelas bawah.' ucap Bintang dalam hati yang merasa bahwa dia seharusnya tidak mengiyakan ucapan Hoshi, tetapi perempuan itu juga tahu bahwa jika dia mengatakan dia sudah memiliki janji, maka Hoshi pasti akan menanyakan tentang janji itu.
Oleh sebab itu Bintang hanya bisa duduk dengan gelisah di tempatnya sampai mobil mereka tiba di sebuah salon kenamaan di ibukota.
"Selamat datang," ucap sang resepsionis yang menyambut dua orang yang memasuki calon mereka.
"Aku ingin kalian mengubah stylenya sesuai dengan keinginannya. Karena hari ini kami ada makan malam keluarga." Hoshi pada sang resepsionis langsung diakui perempuan itu lalu dia segera mendaftar Bintang.
Sementara Hoshi, pria itu memutuskan untuk duduk di ruang tunggu VIP yang disediakan untuk para pelanggan VIP di tempat itu.
"Silakan ikuti saya Nona," kata salah seorang penata rias ketika dia selesai berbincang-bincang dengan Bintang tentang gaya seperti apa yang disukai oleh perempuan itu.
Deg!
__ADS_1
Deg!
Jantung Bintang masih belum berhenti berdetak kencang karena dia terlalu gugup memikirkan untuk makan malam bersama seluruh keluarga Bhaltazar.
'Bagaimana ini? Jangan sampai nanti aku mempermalukan Hoshi di depan keluarganya.' uca perempuan itu dalam hati sembari mengikuti sang penata rias yang berjalan di depannya untuk menunjukkan jalan.
Setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di sebuah tempat di mana di tempat itu ialah tempat yang merupakan tempat untuk memilih gaun yang akan dikenakan.
"Karena Nona mengatakan menyukai gaya yang santai dan ingin menggunakan gaun yang tetap nyaman dipakai, maka saya pikir gaun ini akan sangat cocok untuk makan malam Nona Hari ini." Ucap sang penata rias sembari menunjukkan sebuah gaun berwarna hitam dengan motif bunga-bunga yang terlihat begitu cantik.
Bintang yang tidak bisa berpikir dengan jernih dan dia juga merasa bahwa gaun di depannya amatlah cantik langsung menganggukkan kepalanya.
Ilustrasi gaun
"Tunggu!" Tiba-tiba salah seorang perempuan mendekat ke arah pelayan yang baru saja berbicara membuat pelayan itu menatap perempuan cantik yang ada di depannya dengan raut wajah yang bingung.
"Ya nona?" Ucap sang penata rias.
"Berikan gaun itu padaku!" Ucap Jenny yang merasa bahwa gaun yang ada di tangan pelayan itu sangat cocok untuknya.
__ADS_1
"Eh? Tapi Nona, gaun ini telah lebih dulu diambil oleh Nona Bintang jadi saya rasa--"
"Apa?!! Jangan bilang perempuan inilah yang akan mengambil gaun itu?!" Tanya Jenni sembari menunjuk Bintang dengan tatapan perempuan itu memperhatikan penampilan Bintang.
Kemeja yang tampak kusam, rok pensil yang tampak berasal dari merk tidak terkenal, sepertinya dibeli di pasar, dan terlebih sebuah jam tangan yang dikenakan oleh Bintang sama sekali tidak mencerminkan bahwa perempuan itu layak bersaing dengannya untuk mendapatkan sebuah gaun.
"Iya, hari ini dia adalah salah satu tamu VIP kami di sini. Jadi mohon nona un--"
"Sial!! Beraninya kamu menyinggungku demi perempuan seperti dia?! Lihat saja penampilannya, dia mana sanggup untuk membayar gaun itu? Dan lagi, kamu harus tahu kalau aku berasal dari keluarga Sinaga yang artinya bahwa aku bersepupu dengan keluarga Bhaltazar!!
"Apakah kau menginginkan salon ini ditutup hanya karena kau menyinggung salah satu anggota keluarga Bhaltazar?!!" Tegas Jenny sembari menatap pelayan yang kini tampak bingung di tempatnya.
Di sisi lain adalah seorang perempuan yang memiliki hubungan dengan keluarga Bhaltazar sementara di sisi yang lain ialah Perempuan yang datang bersama Tuan Muda baltazar.
Meskipun Bintang terlihat seperti perempuan yang tidak mungkin dekat dengan tuan muda Bhaltazar, tetapi itu pertama kalinya dia melihat Tuan Muda Bhaltazar datang ke tempat mereka.
Bahkan pria itu datang khusus untuk mengantar Bintang, padahal, biasanya ketika dia memerlukan bantuan dari salon mereka, maka pria itu hanya akan menyuruh seorang stylish untuk datang ke tempatnya.
Dan hari ini, tuan muda Bhaltazar datang mengantar seorang perempuan ke salon!!!
Itu artinya bahwa perempuan yang bersamanya juga perempuan yang tak kalah penting, tak bisa diabaikan begitu saja.
__ADS_1
Jadi,, bagaimana dia harus memilih???