
Di sore hari, akhirnya Bintang tersadar juga, tetapi saat itu dia hanya sendirian di dalam ruangan karena semua orang telah kembali, sementara Hoshi sedang berada di dapur membuat jus yang sehat untuk istrinya.
Meski dia belum pernah membuat jus, tetapi pria itu mengandalkan internet untuk menjadi gurunya, hingga akhirnya dia berhasil membuat segelas jus yang terdiri dari beberapa campuran buah yang baik untuk ibu hamil.
Pria itu kemudian menuangkannya ke dalam gelas berbarengan dengan datangnya Bintang ke tempat itu.
"Sayang!" Ucap Hoshi yang begitu terkejut melihat kekasihnya telah berjalan-jalan, padahal perempuan itu baru saja pingsan.
Oleh sebab itu, dia langsung menghampiri Bintang dan menuntun perempuan itu duduk di kursi.
"Bagaimana perasaanmu?" Tanya Hoshi yang merasa sangat khawatir melihat perempuan itu yang masih agak pucat.
"Baik, aku hanya merasa sedikit lemas," jawab Bintang langsung diangguki oleh Hoshi lalu pria itu kembali menuangkan sisa jus di dalam blender dan memberikan jus tersebut untuk diminum oleh Bintang.
"Habiskanlah jus ini, karena setelah itu aku memiliki sebuah hadiah untukmu," ucap Hoshi langsung membuat Bintang tersenyum lalu dia kemudian meminum jus itu dan merasa sangat segar.
__ADS_1
Setelah selesai, keduanya kemudian duduk di sofa dan Hoshi mengambil foto USG yang telah didapatkan dari dokter.
Foto-foto USG itu kemudian diberikan pada Bintang langsung membuat Bintang mengerutkan keningnya karena tidak mengerti melihat foto itu, sebab itu pertama kalinya dia melihatnya.
"Foto apa ini?" Tanya Bintang yang merasa tak heran dengan kejutan Hoshi, sebab dia sama sekali tidak mengerti dengan foto-foto itu.
Mendengar itu, maka Hoshi langsung mengambil salah satu foto dan dia menunjukkan bagian mana yang merupakan anak mereka di dalam foto tersebut.
"Ini adalah jiplakan dari rahimmu, dan yang kecil ini adalah bayi kita," ucap Hoshi langsung mengejutkan Bintang hingga perempuan itu menatap Hoshi dengan tajam seolah dia meminta pria itu benar-benar memperjelas ucapannya.
"Kau sedang hamil, dan pingsan mu tadi karena kau kelelahan, dokter sudah memeriksa dan memastikan bahwa kamu sedang mengandung anak kita," ucap Hoshi sembari tersenyum.
"Kita,, akan punya anak?" Tanya Bintang merasa sangat senang lalu beberapa detik kemudian dia tertawa keras sembari memeluk Hoshi dengan erat.
"Aku hamil,,," ucap perempuan itu penuh rasa bahagia.
__ADS_1
"Iya,, kau sedang mengandung anak kita." Ucap Hoshi pengen bahagia menarik perempuan itu semakin dekat ke arahnya hingga Bintang akhirnya duduk di pangkuannya lalu mereka berpelukan dengan erat.
Setelah beberapa saat berpelukan Bintang kemudian menatap foto-foto hasil USG di tangannya dan dia merasa begitu bahagia sembari kepala perempuan itu bersandar di dada Hoshi.
"Semua keluarga sudah sepakat untuk mempercepat pernikahan kita," ucap Hoshi langsung membuat Bintang menatap pria itu.
"Apakah ibuku juga berkata demikian?" Tanya Bintang.
Hoshi langsung menganggukkan kepalanya, "iya," jawab pria itu membuat Bintang merasa sangat bahagia karena akhirnya pernikahan mereka akan digelar dan ibunya juga sudah sembuh meski masih membutuhkan beberapa waktu untuk menjalani terapi agar bisa berjalan dengan normal.
Maka pada hari-hari berikutnya Bintang tidak lagi bekerja keras menjaga ibunya, dia hanya disuruh untuk duduk sementara segala sesuatu diurus oleh Hoshi.
Perusahaan dalam negeri kini ditangani oleh Wiggle yang sudah kembali ke negara mereka.
Sementara Loren, dia mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan, dia hanya mendapatkan beberapa tema yang sesuai lalu mengirimkannya pada Hoshi dan Bintang agar mereka yang menentukan hasil akhirnya.
__ADS_1
Karena bagaimanapun, kedua orang itulah yang akan menikah, jadi dia hanya membantu mereka tanpa memaksakan kehendaknya mengenai bagaimana pernikahan mereka akan berlangsung.