Bintang Untuk Bintang

Bintang Untuk Bintang
42.


__ADS_3

"Ha ha ha....!!!" Suara tawa keras Bintang mengagetkan Wiggle yang hendak keluar dari ruangannya.


Pria itu menempelkan telinganya ke pintu dan mendengarkan dua orang yang sedang berjalan bersama dan bercakap-cakap.


"Jadi waktu kecil Nona Rossa pernah jatuh ke kolam karena berpikir akan menyelamatkan seekor anjing kecil yang jatuh ke sana, dan dia malah menjadi orang yang ditolong karena anjing kecil itu pandai berenang dan Nona Rossa tidak pandai berenang?" Tanya Bintang sedikit tawa mengiringi ucapannya.


"Benar sekali,, saat itu aku memarahinya karena dia benar-benar membahayakan dirinya sendiri." Jawab Hoshi.


"Ha ha ha.. Nona Rossa benar-benar lucu, kalau aku juga memiliki adik yang seperti dia, pasti akan sangat menggemaskan." Ucap Bintang sembari tertawa kecil dan membukakan pintu bagi Hoshi lalu kedua orang itu menghilang di balik pintu.


Melihat hal itu, Wiggle berdiri terpaku di tempatnya sambil mengerjapkan matanya.


"Apa yang baru saja kulihat?" Ucap pria itu dengan suara yang datar serta raut wajah tak percayanya dengan apa yang baru saja ia lihat.


Bintang sedang tertawa terbahak-bahak bersama dengan Hoshi, dan lebih parahnya lagi mereka sedang menggosipkan Rossa,,, dan yang lebih parah lagi, yang menggosip ternyata adalah Tuan mudanya!!!!


Seseorang yang selama ini selalu irit berbicara, bahkan saat bekerja dengan rekan kerja, dia hanya mengatakan hal-hal yang penting saja.

__ADS_1


Jadi jika ada orang yang irit berbicara dan tiba-tiba berubah menjadi seorang penggosip,,,,,, Bukankah orang itu harus diperiksakan ke rumah sakit??


Wiggle menutup mulutnya dengan satu tangan lalu pria itu masuk ke ruangannya dengan rasa tercengang masih memenuhinya.


"Ini benar-benar gila, aku benar-benar tidak percaya ini, ini benar-benar pemandangan yang sangat langka, ini benar-benar tidak bisa masuk akal." Ucap pria itu yang benar-benar berpikir bahwa dirinya sedang bermimpi saat melihat tuannya yang sangat irit berbicara sedang bergosip bersama dengan Bintang.


Bahkan, pria itu sama sekali tidak terganggu setelah Bintang tertawa terbahak-bahak di depannya.


Sementara di ruang CEO, Bintang duduk dengan santai dan dia merasa lebih rileks dari hari-hari kemarin karena dia sudah mengetahui bahwa atasannya sebenarnya orang yang humoris.


Tak tak tak...


Perempuan itu menyelesaikan tugas yang baru saja dikirim oleh Wiggle ke komputernya. Lalu setelah dia mengerjakannya Dia kemudian memprint hasil pekerjaannya lalu dia bergegas keluar untuk mengantar pekerjaannya pada Wiggle.


Tok tok tok...


Suara ketukan pintu langsung membuat Wiggle mengangkat wajahnya sembari berkata, "masuk."

__ADS_1


"Aku sudah menyelesaikan tug--"


"Ya!!! Apa yang baru saja terjadi?? Cepat jelaskan padaku semuanya,,, dari intinya sampai yang detail-detailnya!!!" Ucap Wiggle yang langsung berdiri lalu menarik Bintang ke arah sofa untuk mendengarkan penjelasan perempuan itu tentang apa yang sudah ia lihat.


Bintang sendiri merasa sangat terkejut, jadi perempuan itu duduk di depan Wiggle sembari menggaruk wajahnya dan tidak mengerti harus menjelaskan apa.


"Apa yang harus ku jelaskan?" Tanya Bintang.


"Tentu saja kau harus menjelaskan apa yang terjadi pada tuan muda sehingga tadi aku mendengarmu tertawa terbahak-bahak bersamanya bahkan kalian menggosip Nona Rossa?!" Dengan sorot mata penuh rasa penasaran.


"Ahh,, itu,," Bintang menggertakan giginya menatap pria di depannya, "sialan!! Kaulah yang harus menjelaskan semuanya!!! Kau berbohong padaku tentang semua yang kau katakan tentang Tuan CEO dan membuatku sangat takut setiap kali bersamanya... Kalau kemarin malam dan tadi pagi kami tidak makan bersama, maka aku tidak akan pernah tahu bahwa dia bukan orang seperti yang kau katakan!!!! Beraninya kau menggosip tuan mudamu deng--"


Clek!


Tiba-tiba pintu terbuka lalu memperlihatkan Hoshi yang masuk ke dalam ruangan itu.


"Siapa yang menggosip?" Tanya pria itu langsung membuat dua orang yang duduk bersama kini sangat terkejut.

__ADS_1


__ADS_2