
"Ayma bangun sayang. " lirih Exie dengan air mata yang sejak tadi menggenang.
Ernest sontak menoleh dan menuju Exie dan memeluk ayma tercinta nya, rindu memenuhi hati Ernest.
"Sini sayang, peluk ayma. " kata Exie pada dua putri tercintanya juga.
"Ayma." kata mereka bertiga dan kemudian menangis bersama-sama. Ibu dan ketiga anak nya itupun saling meluapkan kerinduan yang luar biasa.
Exie memeluk erat anak-anak nya setelah melewati kegelapan yang sangat panjang, kegelapan pada diri dan hidup nya.
Setelah Felis memberi mereka waktu untuk saling meluapkan rasa masing-masing, Felis memanggil dokter untuk memeriksa kondisi Exie.
"Permisi bu. " sapa dokter saat memasuki kamar dan triplets sudah sedikit tenang dari tangis nya.
"Silahkan dok, anak-anak pulang dulu ya. Ayma akan menyusul kalian pulang. " kata Exie pada triplets.
"Iya ayma, benar-benar pulang ya ayma. Jangan sakit lagi dan jangan tidur di dalam tanah seperti daddy ya ayma. " jawab Ernish dengan polosnya.
"Hah... Iya sayang. " jawab Exie terkejut dengan apa yang Ernish sampaikan.
Kemudian triplets keluar kamar dan dokter mulai mendekat untuk memeriksa kondisi Exie.
"Dok, siapa yang berani menguburkan jenazah suami saya. Saya istrinya dan saya yang paling berhak dok. " teriak Exie mulai dipenuhi amarah karena tau Edward sudah di makam kan dan dia tak melihat Edr untuk yang terakhir kali.
"Tenang dulu bu, saya periksa dulu. " kata dokter itu.
"Jawab dulu dok, jawab! " teriak Exie berusaha duduk walau badan nya terasa keram.
ceklek.
__ADS_1
"Mommy, daddy, Ethan dan Sahira yang memutuskan sayang. Salahkan mommy, mommy tak bisa menunda waktu karena kamu tidak bangun dua minggu penuh sayang. " jawab Felis sambil berjalan mendekat sambil merentangkan tangan nya.
"Dua minggu? " gumam Exie bingung.
"Iya sayang, kau membuat kami semua khawatir. Kau tertidur pulas dalam bawah sadar mu selama dua minggu." jawab Felis sambil memegang kedua bahu Exie.
"Mom, Edward benar-benar sudah pergi? meninggalkan Ex dan anak-anak untuk selamanya? Mom, Ex mimpi kan ini?" racau Exie lagi.
Felis langsung merengkuh tubuh menantu nya dalam-dalam. Sakit nya kehilangan yang Exie rasakan tentu tak pernah Felis bayangkan, tapi Felis tau jika Exie adalah dirinya sudah pasti dia lebih hancur dan mungkin akan bunuh diri juga seperti Exie.
Sakit nya kehilangan memang tidak akan pernah sembuh, tapi Tuhan akan mengganti kesedihan dengan kebahagiaan yang berlipat ganda.
"Dia sudah pulang nak, tugasnya sudah usai. Kini kita harus kuat menjalankan tugas itu agar bisa berkumpul lagi di kehidupan selanjutnya. " jawab Felis pada Exie.
"Aku harus apa mom? Hiks. " tatap Exie lagi.
Exie memeluk erat Felis dengan segenap tenaga nya menyalurkan rasa sakit yang teramat sangat menikam dada nya.
"Exie sungguh tidak sanggup mom, Edward berjanji akan membahagiakan Exie, kita sepakat untuk mempertahankan dan memperjuangkan rumah tangga ini, kenapa dia malah pergi sendirian. " tatap Exie lagi.
"Kamu harus kuat sayang. " jawab Felis.
Huek.... Huek... Huek...
Saat mendengar perkataan Felis, tiba-tiba Exie merasakan mual yang terasa sangat. perut kosong Exie terasa di aduk-aduk.
Segera Felis memanggil dokter dan dokter masuk lagi memeriksa Exie yang sudah berlumur air mutahan nya. Felis pun keluar karena merasa Exie perlu penanganan oleh dokter.
Felis menunggu di luar ruangan sambil menelpon Erza dan Ethan agar segera datang takut terjadi hal yang tidak diinginkan.
__ADS_1
setelah tiga puluh menit Erza dan Ethan bersama istrinya datang bersamaan.
"Bagaimana Exie? " tanya Erza.
"Tadi siuman, dia kembali histeris dan setelah aku peluk dia mutah-mutah mungkin efek obat yang selama ini masuk ke dalam tubuh nya. " jawba Felis menerka-nerka.
ceklek
"Bagaimana dokter? " tanya Ethan cepat saat dokter baru saja membuka pintu nya.
"Bagaimana ya, saya bingung apa ini kabar buruk atau kabar baik tuan-tuan dan nyonya. " jawab dokter itu.
"Cepat dok, jangan bertele-tele. " jawab Erza dengan tegas karena tidak sabar.
"Nyonya Exie hamil tuan, nyonya. Usia kandungan nya sekitar 3 minggu. "
"HAH"
.
.
.
Happy reading semuanya 😊
Nah loh, Edward bener-bener cuma ninggalin benih mulu
Modal benih doang🧐
__ADS_1