
"Bukan hanya anak-anak kita. Tapi banyak laki-laki yang membeli tubuhku pun juga m e n y u s u dan m e r e m a s aset ku! " kata Exie sambil memasang ekspresi seolah dirinya b e r g a i r a h sambil m e r e m a s satu aset berharga nya.
"Ex, jangan memancing ku. " kata Edward penuh dengan emosi karena ucapan Exie yang memanasi nya. Edward sangat tidak suka jika Exie menyindir nya dengan merendahkan harga diri nya.
"Kenapa kalau aku memancing. " tantang Exie.
"Kamu akan menyesal. Karena aku berhak atas dirimu Ex. Aku tidak suka kamu merendahkan harga diri mu sendiri dengan kata-kata mu itu! " kata Edward terdengar jengkel.
"Bukankah dulu kamu yang menghina dan menghancurkan harga diriku dengan senang hati? kenapa sekarang marah. " jawab Exie sengit.
"Stop Ex, aku tidak bermaksud menghancurkan harga diri mu. " jawab Edward kesal.
"Dengan membawa Bella kamu telah menghancurkan harga diri ku, oh iya dua kali m e n e l a n j a n g i aku dan membuatku m e n d e s a h terbuai dengan k e n i k m a t a n yang kamu tawarkan, namun selalu berujung kamu tinggalkan seperti j a l a n g! " kata Exie dengan senyum dan terus m e r e m a s aset nya di depan Edward.
"STOP." kata Edward dengan suara meninggi dan memegang tangan Exie yang terus m e r e m a s kedua aset nya untuk menghentikan tingkah liat Exie.
__ADS_1
Hati Edward tercabik-cabik mendengar perkataan Exie juga tindakan Exie yang sudah jauh dari kepribadian Exie dulu.
Melihat tingkah Exie yang menyerupai j a l a n g membuat hatinya begitu sakit, penyesalan itu semakin menjadi ketiak mendengar luapan hati Exie dan juga perilaku nya.
Betapa Edward dulu sangat menyakiti Exie dengan semua tindakan dan juga ucapan nya. Betapa Edward sekarang tahu sedalam apa luka yang dia torehkan.
Dibawanya tangan Exie ke samping tubuh nya dan dipeluk erat-erat tubuh Exie yang naik turun. Edward tahu jika Exie sudah mulai emosi. Edward menyesal membahas tentang menyusui anak-anak nya tau tidak dan juga membahas bentuk sekaligus ukuran aset Exie.
"Aku rupanya tidak laku jika dengan pria konglomerat seperti mu, aku hanya laku di tangan pria rendahan. " kata Exie lagi dengan nada yang menyedihkan.
Dada Exie naik turu penuh emosi saat membahas masa lalu bersama Edward.
"Bahkan kamu dengan gratis memeluk j a l a n g ini, aku benar-benar tidak ada harga nya. " kata Exie meracau dalam pelukan Edward.
Pelukan yang sangat sangat sangat Exie rindukan, sangat Exie inginkan hingga menangis saat hamil triplets. Aroma maskulin dan tubuh keras ini begitu terbayang di kepala Exie hingga membuat Exie goyah dan hampir kembali pada Edward karena tidak tahan ingin di peluk oleh Edward.
__ADS_1
"Aku sangat merindukanmu. "
.
.
.
.
.
Happy Reading semuanya
Kita sudahi crazy up hari ini ya
__ADS_1
kita lanjut besok okeyš¤¤
stay tune semua