Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
39. Kemarahan Felis


__ADS_3

Hingga hampir setahun Bella bersama dengan Alex dan Edward, Bella lebih puas bertarung dengan Alex karena Edward hanya mau bermain sekali saja dan tentu Bella belum puas dengan itu, dan Alex datang menawarkan batang nya untuk Bella nikmati.


Alasan Bella tidak ketahuan bermain dengan pria selain Edward karena bermain di apartemen dan jadwal Edward semua di pegang oleh Alex, sang musuh dalam selimut.


Tentu Edward tidak akan curiga, karena semua kebutuhan Bella dan Exie diatur oleh Alex.


"Oke, oke anak Edward. Tapi akan menjadi pundi pundi dolar untuk kita! " kata Alex sambil memeluk Bella.


"Haha, untung saja aku tidak jadi menggugurkan bayi ini! " kata Bella.


"Kami cerdas sayang! " puji Alex pada Bella.


Alex dan Bella sama biadab nya, bahkan tega membunuh bayi mereka dan mempertahankan hanya demi uang dan terus mengelabuhi Edward.


Disaat mereka tengah menikmati moment setelah pelepasan dengan bermesra an, ponsel Alex berbunyi.


"Hallo tuan besar! " jawab Alex saat mengangkat panggilan nya.


"Bawa Bella kemari! " jawab Erza tegas dan langsung mematuhi perintah nya.


Kemudian Alex memandang Bella dan memberitahu agar segera ke atas menemui tuan besar. Dan Bella pun langsung bergegas mandi membersihkan sisa pertarungan nya bersama Alex.


Alex juga bersiap membersihkan diri selesai bertarung dan menelpon petugas kebersihan apartemen untuk membersihkan apartemen Bella.


Dan mereka berdua naik ke lantai atas.


ceklek


Bella melihat Edward, Daddy dan mommy nya di sofa itu. Bella dan Alex masuk dan Bella duduk di sofa depan Edward dan Alex menundukkan kepala langsung keluar dari apartemen itu.


Sejujurnya karena Erza kecolongan dia sebisa mungkin mencari informasi kemana Bella selama setahun ini atau lebih tepat nya dalam bulan akir akir ini. Dan Bella hanya di apartemen atau ke agensi model nya dan sekolah modeling nya.

__ADS_1


Erza sangat ingin percaya jika bayi yang di kandung Bella adalah cucu nya, tapi sangat susah rasa nya walaupun Bella memang tidak keluar dari apartemen ini untuk bermain dengan pria lain.


"Maaf sebelum nya nak, bukan kami meragukan anak itu. Akan tetapi karena riwayat kamu yang sebelum nya kami jadi sanksi! " kata mom Felis lembut.


"Mom jangan berbasa basi, keputusan Ed tetap sama. Bella lahirkan bayi itu dulu, jika terbukti dia anak ku, aku akan menerima dan merawat anak itu tapi jika tidak bawalah anak mu itu pergi jauh dariku sampai tidak terlihat pandangan mata ku! " kata Edward dia arah dan tegas dengan penuh penekanan.


"Edward! kamu tega sekali! " pekik Bella.


"Kamu tidak bisa merasakan ikatan ayah dan anak? kamu mau membuang ku setelah melahirkan keturunan mu. Bagaimana bisa kamu sekejam itu! " kata Bella dengan derai air mata nya, ya tentu saja air mata buaya nya.


"Kamu keterlaluan Bel, apa harus aku jawab kenapa aku tidak sudi lagi dengan mu! " kata Edward tajam beserta ucapan nya yang tajam pula.


"Ed, aku melakukan itu karena aku mencintaimu. Exie tidak mencintai mu. Nyata nya setahun ini kita melakukan nya di depan Exie, dia cuek dan tidak bereaksi apapun! " kata Bella memelas dengan derai air mata.


Felis memejamkan mata saat Bella mengatakan melakukan di depan Exie dan Exie hanya diem, bisa Felis rasakan sakit hati Exie.


"Tutup mulut mu! " desis Felis dengan memejam kan mata sambil mengatur nafas nya, kemudian membuka mata nya pelan dengan mata berair dan merah.


"Di balik diam nya menantu ku, ada luka menganga yang ada di hati nya karena ulah mu. JALA*NG! " teriak Felis dengan nafas memburu.


"Lihat lah, menantu ku yang dipertahankan oleh putra ku. Karena menantu ku jauh di atas mu. Sangat jauhh!" pekik Felis sambil berdiri dan pergi menuju kamar nya. Jika Felis terus disini, bisa Felis pastikan dia akan menangis dan dia tidak ingin menangis di depan jala*ng itu. Emosi nya membara karena ucapan sarkas Bella.


Bella hanya tertegun melihat Felis masuk ke dalam kamar dan dua laki laki beda usia di depan nya hanya terdiam seribu bahasa. Niat hati ingin mencari simpati mommy dan daddy Edward malah nyatanya gagal total.


Tentu saja, dua laki-laki itu terdiam karena tidak berani membantah kemarahan Felis. Bisa di hhitung jari jika ini kemarahan kedua nya setelah kemarahan pada Ed saat tidak berkunjung dan ikut fitting baju pengantin dengan Exie.


Mereka mengerti kemarahan Felis dan mereka yang laki laki saja juga sakit mendengar ucapan Bella, terlebih Edward yang kini di hantui rasa bersalah dan selalu diingatkan tentang rasa bersalah itu.


"Keputusan ku final, pergilah! " kata Edward sinis dan berdiri untuk pergi ke kamar mom nya, karena Edward tau pasti mom nya akan menangis.


Edward membuat dua wanita menangis dan sakit, Edward masuk ke dalam kamar dan mendapati mom nya tengah duduk di ujung kasur menatap nya dengan tajam.

__ADS_1


"Keluar! " kata Felis dengan suara tajam dan tatapan tajam seolah tidak ingin di ganggu.


"Sorry mom! " gumam Edward pelan dan berbalik karena tidak ingin membuat Felis semakin marah.


Kemarahan sang nyonya besar sangat berimbas pada seluruh tatanan rumah tangga keluarga Robinson. Dan pencarian Exie di perbanyak menuju seluruh penjuru wilayah tanpa berhenti sebelum di temukan. Dan selama itu Felis memutuskan untuk pindah ke Paris dan Erza membawa pekerjaan nya dari jarak jauh, sesekali datang untuk rapat bulanan atau urusan yang tidak bisa di wakilkan, untung saja hanya butuh 5 jam perjalanan dengan pesawat pribadi nya dari Paris menuju Washington.


...######...


1 Tahun kemudian


Suasana apartemen itu sangat mencekam karena kemarahan dari nyonya besar nya. Tidak ada yang berani menyenggol macan yang mengamuk melindungi putri nya itu.


Keluarga harmonis itu kini menjadi keluarga yang dingin dan jarang berkomunikasi. Entah kemana hilang nya susunan huruf di kepala Felis hingga hanya kata "hmmm" atau "no" yang keluar dari mulut nya.


Tak ada lagi Felis yang hangat untuk Edward, tak ada lagi Felis yang menjadi peredam kegelisahan Edward. Felis seolah senang menonton penderitaan Edward karena kehilangan cinta nya, istri nya dan hidup nya.


Erza hanya diam karena tidak berani menegur sang istri untuk sikap acuh dan cuek nya, karena Erza tau Felis sangat menyayangi Edward. Hanya semua ini terjadi karena Edward tidak mengindahkan peringatan mommy nya, hingga mommy nya murka.


.


.


.


.


.


Happy reading semua.


Ahhhh sudah di tahap ini. senangnyaaaa

__ADS_1


mau tau tidak bagaimana keadaan Edward? Bagaimana kabar Bella? dan Bagaimana bayi nya?


stay tune ya😊


__ADS_2