Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
69. Sakit nya Pengkhianatan


__ADS_3

Edward mengepalkan kedua tangan nya karena sangat marah dan ingin sekali menghabisi orang-orang biadab di ujung sana.


"BANGSAT!! KAU MENIPU KU! " teriak Edward sambil meninju meja yang ada di depan nya.


"Kendalikan emosi mu, kita disini untuk mencegah hal itu terjadi. " kata Erza sinis karena emosi Edward yang sangat meluap-luap.


"Bajingan itu selama ini sangat dekat dengan kita dad. " jawab Edward sambil menatap lurus ke depan.


"Maksud kamu? " tanya Erza.


"Alex, ini jelas suara Alex Dad. " jawab Edward sangat yakin karena hampir setiap hari Edward menelpon Alex untuk urusan perusahaan yang di serahkan pada nya.


Karena Edward ke Italia, perusahaan di Paris di pegang oleh Alex. Dan lagi Edward mempercayakan urusan Bella, Raffa dan kedua orang tuanya di apartemen pada Alex karena sangat percaya.


Edward sangat emosi dan terluka dengan penghianat an itu. Di khianati oleh orang terdekat dan sangat dipercayai nya selama ini sangat membuat Edward meluap-luap karena hati nya terasa sakit.


Asisten pribadi yang sudah sangat dipercaya untuk menghandle segala nya dan juga urusan keluarga nya bisa mengkhianati sedemikian rupa.


Padahal jelas Alex tau bagaiman Edward mencari dan mencintai Exie selama enam tahun ini, bagaimana bisa Alex malah merencanakan hal yang sangat mengerikan ini dan berusaha menangkap Edward untuk menyaksikan istri yang sangat dicintai nya di gilir oleh orang-orang nya.


"BAJINGAN!!!! " teriak Edward sangat keras sambil berdiri dan menuju tembok di sebelah nya. Hati Edward sangat terluka oleh pengkhianatan ini.


"Kendalikan emosi mu, berarti pendengar an daddy masih baik. Daddy takut berasumsi jika ini Alex. " jawab Erza sambil menenangkan putra nya.


"Pantas saja biadab itu tau segala nya dad, dia sangat dekat dan bisa jadi orang-orang nya sudah menyebar di perusahaan kita. " jawab Edward mulai berfikir realistis.


"Bisa jadi, karena kamu menyerahkan segala nya padanya bahkan urusan keluarga mu. " jawab Erza.


"Dia sangat tau jika aku sangat mencintai Exie Dad, kenapa dia begitu kejam nya. Apa salah ku? gaji dan bonus yang aku berikan sangat tinggi. Apa yang dia inginkan dad. " jawab Edward sambil terduduk di kursi nya sambil berfikir.


Edward sangat ingin tau apa alasan di balik tindakan nya ini, apa yang membuat nya melakukan ini pada Edward dan keluarga nya.


"Sadarkan dirimu, pengkhianatan ini emang sakit. Tapi kamu harus menyelamatkan anak dan istri mu agar rencana mereka tidak tercapai. " kata Erza menenangkan putra nya. Karena Erza juga tahu gimana sakit nya di khianati dengan orang kepercayaan nya sendiri.


"Aku akan mengikuti rencana mereka dad, aku akan masuk ke dalam lubang yang mereka ciptakan. " jawab Edward.

__ADS_1


"Maksud kamu! " pekik Erza tidak menyangka dengan ucapan Edward.


"Biarkan mereka merasa menang dan mereka tidak menyadari nya, aku akan masuk ke dalam jebakan mereka dan aku akan menghancurkan nya." jawab Edward sambil tersenyum sinis menatap dady nya.


Erza sampai bergidik dengan senyum menyeramkan putra nya itu.


"Rencana yang bagus, dengan begitu mereka akan meminimalisir tingkat waspada nya dan kita dengan sangat mudah menembus pertahanan mereka dan menghabisi mereka. " jawab Erza membalas tatapan aneh putra nya itu.


"Yah, Smart bukan putra mu ini Dad! " jawab Edward.


"Akan tetapi resiko nya juga besar, bagaimana jika mereka benar-benar akan membunuh cucu daddy! " jawab Erza sedikit keberatan.


"Untuk memancing Exie, mereka tidak akan membunuh anak-anak ku dad. Setelah sampai lokasi aku dan Exie, dady lah yang harus menyelamatkan anak, menantu dan para cucu mu itu. " jawab Edward sambil tersenyum.


"Anak kurang ajar!!! kau membuat seluruh nya beban ada di bahu daddy, Ed! " pekik Erza kesal dengan putra nya itu.


"Lalu apa ada rencana lain? menyerang? dengan begitu ratusan nyawa anak buah akan hilang. Dengan begini kita meminimalisir nyawa yang tumbang dari klan macan hitam maupun singa. " jawab Edward dan Erza pun akhirnya menyetujui nya.


Kemudian mereka berkumpul dengan semua anak buah nya dan sebagian dengan HT agar tidak di curigai. Mereka mulai menyusun rencana demi rencana. Orang yang mengawal Exie dan Anak-anak nya di persedikit.


Karena Edward dan klan singa yang lainnya sudah memiliki tugas dan mengetahui strategi kecuali Exie dan memberitahu Exie adalah tugas Edward agar tidak murka dengan anggota nya sendiri.


Sesampainya di rumah Exie, Edward turun dan kondisi rumah dalam keadaan gelap.


"Apa mereka sudah tidur, masih jam 19.00 rasanya tidak mungkin. " gumam Edward sambil mengetuk pintu rumah Exie.


Namun, rumah tak kunjung dk buka, dan Edward menelpon nomer Exie.


"Hallo Ex, kamu dimana? " tanya Edward saat panggilan nya terhubung.


"Jika kamu ingin Exie dan anak-anak mu selamat, segera datang ke sini. " jawab pria di ujung sana.


"BANGSAT!!KU BUNUH KAU! " teriak Edward sangat emosi karena Edward tidak berfikir akan secepat ini penculikan nya.


Edward sambil menyalakan alat komunikasi nya dengan seluruh tim.

__ADS_1


"Istri dan anak mu yang akan aku bunuh. " jawab laki-laki itu langsung memutuskan panggilan dan SMS masuk menunjukkan posisi mereka.


Edward menuju mobil nya dan memacu mobil nya dengan kecepatan lumayan tinggi sambil menekan sinyal bahaya untuk para anggota dan menyalakan chip pelacak di tubuh nya dengan dengan yang sudah Edward siapkan dari pagi sampai siang.


Edward mulai memacu sambil berkomunikasi dengan daddy nya yang sudah bersiap dengan semua rencana mereka.


Tak butuh waktu lama Edward sampai di kawasan tengah hutan dengan markas besar yang mirip dengan mansion besar.


Edward masuk ke dalam gerbang dan memarkirkan mobil nya kemudian masuk ke dalam mansion itu dengan hati- hati.


Seperti yang di dengan nya, jika eksekusi akan ada di markas besar klan gagal hitam.


"Black king sialan, macan yang selama ini tidur sudah bangun. Aku akan MENCABIK-CABIK mu karena berani menyentuh keluarga ku. " batin Edward bertekad akan menghukum Alex dengan hukuman yang tidak akan pernah Alex lupakan.


Edward masuk dengan tingkat waspada yang tinggi, karena Edward tidak ingin tumbang dalam operasi penyelamatan istri dan anak nya ini.


Setelah membuka pintu, Edward melihat ruangan gelap itu sepi sekali, sambil menoleh Edward melihat bayangan hitam dengan gerak cepat melompat ke arah nya dan menyerang.


Edward pun mulai menghajar orang itu hingga orang itu sudah mulai melemah dan karena Edward fokus menghajar orang itu, Ed tidak menyadari ada orang di belakang nya memukul tengkuk Edward dengan balok kayu.


"BBRUKK! " Edward pun tumbang.


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya.


semoga suka dengan cerita ini. hehe

__ADS_1


like komen dong biar othor tau mau crazy up apa gak ini😁


__ADS_2