
Aroma maskulin dan tubuh keras ini begitu terbayang di kepala Exie hingga membuat Exie goyah dan hampir kembali pada Edward karena tidak tahan ingin di peluk oleh Edward.
"Aku sangat merindukanmu. Boleh ya sebentar saja aku nikmati pelukan hangat ini? jangan goyah hati." batin Exie dalam hati dan untuk hatinya sendiri juga.
Exie benar-benar ingin sebentar saja menikmati pelukan hangat yang dulu sangat dia rindukan. Semua tentang Edward seolah selalu terbayang di kepala nya, dan karena itu pula Exie sangat membenci Edward.
Selama enam tahun Exie berperang melawan bayang- bayang Edward yang tidak pernah lepas dari pikiran nya.
"Aku sangat merindukanmu Ex, " gumam Edward lirih sambil mempererat pelukan nya pada Exie.
"Selama enam tahun terakhir ini aku habiskan hidup ku seperti robot tanpa hati, karena hati ku telah ikut bersamamu pergi. " bisik Edward pada Exie yang sudah terbawa suasana mereka.
Mereka berdua hanyut dalam pelukan hangat penuh kerinduan itu, saling menikmati hangat pelukan pasangan masing-masing, hingga suara ponsel Edward menyadarkan mereka dan Exie langsung mendorong Edward dari tubuh nya.
"Shiit, siapa sih? " kesal Edward sambil mengambil ponsel nya di nakas.
"Kurang ajar. " gumam Exie sambil membuang muka dan Edward tersenyum melihat istrinya yang merona membuang muka nya.
"Masih sama seperti enam tahun lalu. " gumam Edward membuat Exie semakin merona.
"Ya, katakanlah. " jawab Edward dengan suara dingin dan kesal nya pada Xion, anak buah nya di dunia gelap nya. Edward memiliki dua asisten pribadi, Alex dan Xion. Alex asisten pribadi di urusan pekerjaan perusahaan dan Xion kaki tangan nya di dunia bawah tanah.
"Maaf bos, Max kabur. " kata Xion.
"BODOH! BAGAIMANA BISA? " pekik Edward dengan suara keras nya hingga membangun kan Ernish.
"Ayma, dadd... " rengek Ernish hampir menangis karena Ernish mengira ayma dan daddy nya sedang bertengkar karena posisi mereka berdekatan di sofa.
Exie langsung berlari dan mendekap putri tercinta nya.
"Dad bukan marah, dad terkejut saat di telpon teman nya. " jawab Exie menenangkan karena Exie tau jika Ernish si cerewet dengan hati nak malaikat. Dia sangat lembut dan sangat perasa sekali.
Kemudian Exie menidurkan Ernish kembali sambil mengelus-elus dan menepuk paham Ernish. Exie melihat ekspresi Edward yang sangat mencekam.
"Apa yang terjadi? " kata Exie mendekat ke arah Edward dengan dari berkerut karena melihat ekspresi Edward yang gelisah.
__ADS_1
"Aku harus pergi sekarang, aku akan mengirim beberapa orang ku untuk menjaga kalian di sini." jawab Edward pelan.
"Tidak perlu! Ada apa? " ulang Exie lagi.
"Max kabur, tadi ketika di jalan mobil anak buah ku di hadang oleh puluhan mobil, mereka membunuh semua orangku dan mengambil Max. " jawab Edward.
"Tidak mungkin, orang Max sudah di amankan di Sisilia oleh orang-orang ku Ed. Bagaiman mungkin? " tanya Exie mulai sedikit gelisah.
Exie berfikir jika Max kabur dan balas dendam lagi, sudah di pastikan Max akan benar-benar membunuh anak-anak nya, ditambah lagi Max tau siapa suami dan juga ayah anak-anak nya.
"Kata orang-orang ku, kemungkinan mereka punya aliansi lain Ex. Karena di tempat mobil dan mayat orang-orang ku ada pin dengan simbol klan Gagak hitam. Mungkin mereka punya aliansi sehingga melindungi Max. " jawab Edward
"Hah." kata Exie terkejut.
"Ini baru dugaan, biar kan aku meretas mereka sekarang. Karena anak buah ku tidak bisa meretas mereka. " jawab Edward sedikit gugup karena takut nyawa Exie dan anak-anak nya terancam.
"Aku akan bantu. " jawab Exie.
"Tidak, kamu jaga anak-anak dan aku yang akan urus tikus got itu. " kata Edward dengan dominan dan kemudian pamit dan pergi dari ruangan anak-anak nya itu dengan telanjang dada. Edward sudah di jemput di bawah sana dan sudah di bawakan baju oleh anak buah nya.
"Ya, Queen. Apa kata keadaan aman? " tanya B yang baru saja mengangkat panggilan Exie.
"Max kabur, kemungkinan ada aliansi dengan Klan Gagak hitam. Cari tau sedetail mungkin B! " jawab Exie.
"Baik Queen. Apa tembakan nya sudah diatasi dengan obat nyeri? " tanya B masih khawatir dengan pimpinan nya karena kabar jika queen tertembak.
"Sudah, Ed yang melakukan. " jawab Exie santai kemudian menutup panggilan telpon nya.
Setelah menaruh ponsel nya di atas nakas, Exie berjalan menuju ketiga bayi gede nya. Exie duduk dan memandang tiga malaikat hidup nya.
"Apa kalian senang memiliki daddy? " gumam Exie sambil membelai rambut Ernish yang berantakan.
"Apa kalian ingin mengenal sosok daddy kalian? " gumam Exie sambil tangan nya beralih pada wajah lembut dan kurus Ernia. "Sebentar lagi kau akan sembuh dan tidak ke rumah sakit lagi sayang. Nia akan gemol gemol lagi habis ini. " gumam Exie sedih melihat tubuh kurus putri nya.
"Tidak akan ditusuk infus sampai biru dan bengkak seperti ini. " gumam Exie sambil mengusap tangan Ernia.
__ADS_1
"Apa kalian senang memiliki hero dalam hidup kalian? " gumam Exie lagi sambil mengusap rambut Ernest.
"Kamu akan punya panutan menjadi laki-laki kuat! " gumam Exie sambil mengusap bahu Ernest.
"Ernest sudah memiliki hero terkuat di bumi ini, Ernest sudah punya panutan agar kuat. Ayam sudah paket komplit untuk itu semua. " jawab Ernest pelan sambil membuka mata nya perlahan.
"Ernest." gumam Exie terkejut karena ternyata anak laki-laki nya mendengar semua racau an nya.
"You're my everything, Ayma.(kamu segalanya, ayma) we love you. " jawab Ernest
"Kamu sudah bangun boy, yuk tidur lagi. " jawab Exie mengganti topik pembicaraan yang akan membuat dirinya yang masih di pertiga itu semakin tak tau arah.
"Aku dengar semua nya ma, Semuanya. Ayma tidak perlu ragu, mari kita lihat seberapa daddy bisa menjaga kita. Ayma ku sangat hebat pasti bisa melindungi kami, tapi daddy ku kurasa dia biasa saja." jawab Ernest sambil mencibir membuat Exie tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha... Jadi kamu tidak membenci daddy mu? " tanya Exie.
"Tidak ma, tapi daddy butuh pelajaran setelah menelantarkan kita semua. Ernest tidak akan menerima jika ayma tidak menerima juga. Ernest selalu di pihak ayma. " jawab Ernest dengan mantap dan tersenyum pada Exie.
Exie yang dipandang sedemikian rupa oleh Ernest pun menjadi terharu dengan putra nya itu.
"Oke, mari kita lihat sampai dimana kemampuan daddy kalian! "
.
.
.
.
Happy reading semuanya
Maaf ya mak othor gak update kemari karena kesehatan nya kurang bagus, jadi off sehari an.
Nah loh giman Max kabur
__ADS_1
Stay tune ya